NTB.Suara.com - Ponpes Al Zaytun sedang banyak dibicarakan karena ajarannya yang dianggap menyimpang oleh banyak kalangan.
Dikutip dari YouTube HERRI PRAS, Senin (8/5/2023), disebutkan biaya pendaftaran masuk Pondok Pesantren Al Zaytun ternyata juga tidak murah, bahkan biaya masuk jenjang Madrasah Tsanawiyahnya menggunakan mata uang Dolar.
Biaya pendaftaran awal untuk masuk level Madrasah Ibtidaiyah (MI) sejumlah Rp1 juta, sementara untuk jenjang Madrasah Tsanawiyah (MTs) senilai Rp1,5 juta.
Pada jenjang MI dikenakan rincian biaya sebagai berikut:
1. Biaya pendidikan perbulan sebesar Rp650 ribu, sementara pada awal masuk dikenakan Rp3.900.000
2. Biaya seragam Rp550.000 untuk kelas 1-3, untuk kelas 4-6 biayanya Rp625.000
3. Biaya kursi dan jemuran handuk Rp400.000
4. Biaya buku izin tinggal Rp40.000
5. Biaya listrik Rp25.000 perbulan
Baca Juga: Parah! Panji Gumilang Menyanyikan Salam Yahudi, Lucky Hakim Sampai Melongo
Sehingga total perkiraan biaya MI untuk pendidikan selama 6 tahun sejumlah Rp54.240.000
Sementara rincian biaya pendidikan untuk jenjang MTs sebagai berikut. Biaya pendidikan USD 3500 untuk pendidikan selama 6 tahun. Biaya tersebut disesuaikan dengan kurs Dollar saat transaksi.
Biaya tersebut bisa dibayar tunai saat pendaftaran, atau dicicil per tahun, per semester atau per bulan dengan skema bunga 5 persen.
Dengan tambahan rincian biaya yang kurang lebih sama dengan jenjang MI, maka total perkiraan biaya pendidikan MTs hingga MA di pondok AL Zaytun senilai Rp68.240.000.
Itulah informasi biaya pendidikan di pondok kontroversial Al Zaytun. (Riadin Asy/*)