Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.685.000
Beli Rp2.530.000
IHSG 5.886,032
LQ45 586,842
Srikehati 288,489
JII 347,233
USD/IDR 17.977

Wapres Ingatkan BSI Jaga Sistem Keamanan Supaya Tak Terulang

Iwan Supriyatna, Achmad Fauzi

Selasa, 23 Mei 2023 | 14:29 WIB
Wapres Ingatkan BSI Jaga Sistem Keamanan Supaya Tak Terulang
Wapres Meninjau relokasi korban gempa Cianjut/KIP-Wapres

Suara.com - Wakil Presiden Maruf Amin kembali mengingatkan manajemen Bank Syariah Indonesia (BSI) untuk memperbaiki sistem keamanan. Hal ini dilakukan agar tidak kembali terjadi gangguan layanan perbankan akibat serangan siber ransomware.

"Penyelesaiannya tentu memperbaiki sistem dari bank syariah itu sendiri," ujarnya yang dikutip, Selasa (23/5/2023).

Menurut Wapres, perbaikan sistem keamanan merupakan hal yang vital. Sebab, serangan serupa juga pernah terjadi dilayanan perbankan konvensional.

"Sebelumnya juga pernah, di bank konvensional juga pernah mengalami (serangan siber)," kata dia.

Di sisi lain, terkait masyarakat Aceh yang ingin mengembalikan sistem bank konvensional dalam transaksi sehari-hari akibat terjadinya serangan siber pada BSI, Wapres pun mengungkapkan bahwa masih terdapat alternatif-alternatif lain terkait layanan perbankan.

"Kan juga bank syariah bukan hanya BSI," imbuh dia.

Dalam hal ini, Wapres menyerahkan keputusan sepenuhnya kepada warga Aceh dan pemerintah setempat.

"Jadi mungkin saya kira tidak akan ada kesulitan untuk menghadapi hal yang kemungkinan terjadi dari salah satu bank ini, karena banyak alternatif. Saya kira Pemerintah Aceh akan sangat tahu bagaimana cara mengatasinya," kata dia.

Sempat Gangguan

Layanan Bank Syariah Indonesia (BSI) Mobile sempat alami eror dan tidak bisa digunakan oleh nasabah. Akibatnya, nasabah tidak bisa melakukan transaksi perbankan apapun.

Lewat akun instagram resminya @banksyariahindonesia, manajeman menyebut, errornya BSI Mobile ini karena tengah dilakukannya perawatan sistem. Atas gangguan ini, pihak manajemen BSI meminta maaf kepada nasabah.

"Saat ini BSI tengah melakukan maintenance sistem sehingga tidak dapat diakses sementara waktu dan akan kembali ke kondisi normal secepatnya," tulis manajemen BSI yang dikutip pada Selasa (9/5/2023).

Namun demikian, manajemen BSI memastikan bahwa dana nasabah tetap aman. BSI juga mengimbau nasabah untuk selalu waspada dan berhati-hati terhadap segala bentuk penipuan atau tindakan kejahatan digital yang mengatasnamakan bank.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Layanan Bank Syariah di Aceh Belum Optimal

Layanan Bank Syariah di Aceh Belum Optimal

Bisnis | Selasa, 23 Mei 2023 | 13:56 WIB

Pemprov Aceh Izinkan Bank Konvensional Kembali Beroperasi Gara-gara Peretasan BSI

Pemprov Aceh Izinkan Bank Konvensional Kembali Beroperasi Gara-gara Peretasan BSI

Bisnis | Selasa, 23 Mei 2023 | 13:43 WIB

Penjelasan Erick Thohir Setelah Copot Direksi IT BSI Imbas Serangan Siber

Penjelasan Erick Thohir Setelah Copot Direksi IT BSI Imbas Serangan Siber

Bisnis | Selasa, 23 Mei 2023 | 08:44 WIB

Terkini

Prabowo Mau Borong Rudal BrahMos dari India, Ekonom Ingatkan Risiko Utang Rp7 Triliun

Prabowo Mau Borong Rudal BrahMos dari India, Ekonom Ingatkan Risiko Utang Rp7 Triliun

Bisnis | Jum'at, 12 Juni 2026 | 11:19 WIB

Rupiah Melemah Jadi Alasan Tarif Pesawat Naik, Alvin Lie ke Menhub Dudy: Dia Melanggar Undang-undang

Rupiah Melemah Jadi Alasan Tarif Pesawat Naik, Alvin Lie ke Menhub Dudy: Dia Melanggar Undang-undang

Bisnis | Jum'at, 12 Juni 2026 | 11:10 WIB

BI Sebut Obat Kuat Ini Bikin Rupiah Mulai Menguat Lawan Dolar AS

BI Sebut Obat Kuat Ini Bikin Rupiah Mulai Menguat Lawan Dolar AS

Bisnis | Jum'at, 12 Juni 2026 | 11:02 WIB

Program 3 Juta Rumah, Kredit Perumahan Rp500 Miliar Dapat Penguatan Mitigasi Risiko

Program 3 Juta Rumah, Kredit Perumahan Rp500 Miliar Dapat Penguatan Mitigasi Risiko

Bisnis | Jum'at, 12 Juni 2026 | 10:54 WIB

Pengamat Sentil Menhub soal Wacana Kenaikan Tarif Pesawat: Mau Langgar Aturan?

Pengamat Sentil Menhub soal Wacana Kenaikan Tarif Pesawat: Mau Langgar Aturan?

Bisnis | Jum'at, 12 Juni 2026 | 10:52 WIB

Jaga Daya Beli Rakyat, Pemerintah Kaji Insentif setelah Harga Pertamax Naik

Jaga Daya Beli Rakyat, Pemerintah Kaji Insentif setelah Harga Pertamax Naik

Bisnis | Jum'at, 12 Juni 2026 | 10:39 WIB

Resmi Meluncur, JAM Coin Bidik 21 Juta Investor Kripto dan Garap Ekonomi Desa

Resmi Meluncur, JAM Coin Bidik 21 Juta Investor Kripto dan Garap Ekonomi Desa

Bisnis | Jum'at, 12 Juni 2026 | 10:37 WIB

Harga Minyak Dunia Lesu Setelah Trump Batalkan Rencana Serangan ke Iran

Harga Minyak Dunia Lesu Setelah Trump Batalkan Rencana Serangan ke Iran

Bisnis | Jum'at, 12 Juni 2026 | 10:28 WIB

Harga Pangan Hari : Cabai hingga Daging Ayam Turun Tajam, Bawang Merah dan Gula Premium Justru Naik

Harga Pangan Hari : Cabai hingga Daging Ayam Turun Tajam, Bawang Merah dan Gula Premium Justru Naik

Bisnis | Jum'at, 12 Juni 2026 | 10:13 WIB

Rupiah Mulai Bangkit, Dolar AS Merosot ke Level Rp17.928

Rupiah Mulai Bangkit, Dolar AS Merosot ke Level Rp17.928

Bisnis | Jum'at, 12 Juni 2026 | 09:34 WIB