Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.551.000
Beli Rp2.425.000
IHSG 6.351,139
LQ45 633,989
Srikehati 307,930
JII 383,125
USD/IDR 17.932

Saham-saham di Wall Street Rontok, Gagal Bayar Utang AS Jadi Ancaman Nyata

M Nurhadi

Rabu, 24 Mei 2023 | 08:58 WIB
Saham-saham di Wall Street Rontok, Gagal Bayar Utang AS Jadi Ancaman Nyata
Ilustrasi: Para pialang sedang bekerja memperhatikan layar monitor pergerakan saham di Bursa Efek New York, Wall Street, Amerika Serikat. REUTERS/Brendan McDermid/aa.

Suara.com - Saham-saham di Wall Street rontok pada akhir perdagangan Selasa (Rabu pagi WIB) karena investor semakin khawatir dengan pembicaraan tentang plafon utang yang tampaknya tidak membuat kemajuan signifikan menjelang tenggat waktu 1 Juni untuk menghindari gagal bayar AS.

Indeks Dow Jones Industrial Average turun 231,07 poin atau 0,69 persen, dan ditutup pada 33.055,51 poin. Indeks S&P 500 mengalami penurunan sebesar 47,05 poin atau 1,12 persen, berakhir pada 4.145,58 poin. Indeks Komposit Nasdaq terpangkas sebesar 160,53 poin atau 1,26 persen, ditutup pada 12.560,25 poin.

Dari 11 sektor utama S&P 500, sepuluh di antaranya berakhir di zona merah, dengan sektor material dan teknologi menjadi yang terdepan dengan penurunan masing-masing sebesar 1,54 persen dan 1,50 persen. Sementara itu, sektor energi melawan tren dengan kenaikan sebesar 1,04 persen.

Pada Selasa (23/5/2023), saham-saham AS jatuh setelah Ketua DPR AS, Kevin McCarthy, mengatakan kepada sesama anggota Partai Republik bahwa negosiasi tentang plafon utang masih jauh, dengan pemotongan belanja pemerintah tetap menjadi hambatan utama antara kedua belah pihak, seperti dilaporkan oleh Bloomberg.

Investor dengan cermat memperhatikan kebuntuan mengenai batas utang yang terjadi minggu ini. Presiden AS, Joe Biden, dan McCarthy gagal mencapai kesepakatan untuk meningkatkan batas utang dalam pertemuan pada Senin (22/5/2023), yang McCarthy gambarkan sebagai "produktif", sementara Menteri Keuangan, Janet Yellen, kembali memperingatkan bahwa Amerika Serikat bisa gagal memenuhi kewajibannya paling lambat pada 1 Juni.

"Hari ini masih ada kekhawatiran di pasar, meskipun ada beberapa berita utama. Kami masih menunggu untuk melihat bagaimana resolusi mengenai plafon utang, yang pasti akan datang, setelah adanya pembicaraan yang lebih positif antara Presiden Biden dan Ketua DPR McCarthy," kata Craig Erlam, analis pasar senior di OANDA.

Sementara itu, investor juga memperhatikan beberapa indikator yang menunjukkan ketahanan ekonomi AS, meskipun kekhawatiran mengenai plafon utang semakin meningkat.

Pada Selasa, S&P Global melaporkan bahwa indeks manajer pembelian komposit AS meningkat menjadi 54,5 pada bulan Mei, naik dari 53,4 pada bulan April. Ini merupakan level tertinggi dalam 13 bulan untuk indeks tersebut.

Secara khusus, indeks aktivitas bisnis jasa-jasa AS meningkat menjadi 55,1 pada bulan Mei dari 53,6 pada bulan April, juga mencapai level tertinggi dalam 13 bulan. Namun, indeks produksi manufaktur AS melemah menjadi 51,0 pada bulan Mei dari 52,4 pada bulan April, mencapai level terendah dalam dua bulan, menurut S&P Global.

baca juga

"Ekspansi ekonomi terus menguat pada bulan Mei, tetapi ada perbedaan yang jelas. Sementara perusahaan di sektor jasa-jasa mengalami peningkatan permintaan setelah pandemi, terutama di sektor perjalanan dan liburan, produsen menghadapi kesulitan dengan persediaan yang berlebihan dan kurangnya pesanan baru karena pengeluaran beralih dari barang ke jasa-jasa," kata Chris Williamson, kepala ekonom bisnis di S&P Global Market Intelligence.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Joe Biden dan Kevin McCarthy Tak Sepakat Pagu Utang AS, IHSG Hari Ini Diprediksi Variatif

Joe Biden dan Kevin McCarthy Tak Sepakat Pagu Utang AS, IHSG Hari Ini Diprediksi Variatif

Bisnis | Selasa, 23 Mei 2023 | 09:53 WIB

IHSG Dibuka Menguat Pagi Ini, 208 Saham Langsung Hijau

IHSG Dibuka Menguat Pagi Ini, 208 Saham Langsung Hijau

Bisnis | Selasa, 23 Mei 2023 | 10:17 WIB

Harga Saham Anjlok Padahal Baru Sebulan IPO, PIPA Kena Pantau BEI

Harga Saham Anjlok Padahal Baru Sebulan IPO, PIPA Kena Pantau BEI

Bisnis | Senin, 22 Mei 2023 | 14:53 WIB

Jeda Siang IHSG Menguat 0,40 Persen, Saham BBRI, BBCA dan GOTO Paling Ramai Ditransaksikan

Jeda Siang IHSG Menguat 0,40 Persen, Saham BBRI, BBCA dan GOTO Paling Ramai Ditransaksikan

Bisnis | Senin, 22 Mei 2023 | 12:42 WIB

Sambut Awal Pekan, IHSG Dibuka Lesu di Level 6.700

Sambut Awal Pekan, IHSG Dibuka Lesu di Level 6.700

Bisnis | Senin, 22 Mei 2023 | 10:03 WIB

Frekuensi Transaksi Harian Bursa Anjlok 7,52% Pekan Ini

Frekuensi Transaksi Harian Bursa Anjlok 7,52% Pekan Ini

Bisnis | Minggu, 21 Mei 2023 | 09:25 WIB

Terkini

Rakyat Akan Marah! 470 Kepala Daerah Tak Mampu Bayar PPPK Tapi Minta Naik Gaji

Rakyat Akan Marah! 470 Kepala Daerah Tak Mampu Bayar PPPK Tapi Minta Naik Gaji

News | Kamis, 06 Agustus 2026 | 22:31 WIB

Gunakan Uang Hasil Sikat Korupsi, Prabowo Janji Investasi Besar di Sektor Pendidikan dan Riset

Gunakan Uang Hasil Sikat Korupsi, Prabowo Janji Investasi Besar di Sektor Pendidikan dan Riset

News | Kamis, 06 Agustus 2026 | 22:24 WIB

John Herdman Blak-blakan Akui Timnas Indonesia Sedang Terluka Jelang Melawan Singapura

John Herdman Blak-blakan Akui Timnas Indonesia Sedang Terluka Jelang Melawan Singapura

Bola | Kamis, 06 Agustus 2026 | 22:15 WIB

Pemerintah Dorong Produk Indonesia Masuk Rantai Pasok Haji Arab Saudi

Pemerintah Dorong Produk Indonesia Masuk Rantai Pasok Haji Arab Saudi

News | Kamis, 06 Agustus 2026 | 22:12 WIB

Catut Nama Prabowo, Istana Bantah Makalah Nobel Soal Program MBG

Catut Nama Prabowo, Istana Bantah Makalah Nobel Soal Program MBG

News | Kamis, 06 Agustus 2026 | 22:11 WIB

Lulur Keraton Kembali Jadi Sorotan, Warisan Kecantikan Nusantara yang Tetap Relevan hingga Kini

Lulur Keraton Kembali Jadi Sorotan, Warisan Kecantikan Nusantara yang Tetap Relevan hingga Kini

Lifestyle | Kamis, 06 Agustus 2026 | 22:09 WIB

Calon Hakim Agung Usul RUU Perampasan Diganti Jadi Pemulihan Aset, Menkum Tunggu Langkah DPR

Calon Hakim Agung Usul RUU Perampasan Diganti Jadi Pemulihan Aset, Menkum Tunggu Langkah DPR

News | Kamis, 06 Agustus 2026 | 22:01 WIB

Dinilai Keliru, Mahasiswa Layangkan Nota Keberatan atas Inpres Koperasi Merah Putih

Dinilai Keliru, Mahasiswa Layangkan Nota Keberatan atas Inpres Koperasi Merah Putih

News | Kamis, 06 Agustus 2026 | 21:43 WIB

Kopdes Merah Putih Berpotensi Jadi 'Hambalang Kecil', Masa Depan Desa Digadaikan

Kopdes Merah Putih Berpotensi Jadi 'Hambalang Kecil', Masa Depan Desa Digadaikan

News | Kamis, 06 Agustus 2026 | 21:36 WIB

Norman Joesoef Jadi Wamenhan? Pakar: Rawan Konflik Kepentingan dan Pengalaman Birokrasi Nol

Norman Joesoef Jadi Wamenhan? Pakar: Rawan Konflik Kepentingan dan Pengalaman Birokrasi Nol

News | Kamis, 06 Agustus 2026 | 21:30 WIB

×