Pemprov Bali Tindak Tegas Wisatawan yang Gunakan Kripto Sebagai Alat Pembayaran

M Nurhadi

Minggu, 28 Mei 2023 | 14:34 WIB
Pemprov Bali Tindak Tegas Wisatawan yang Gunakan Kripto Sebagai Alat Pembayaran

Suara.com - Pemerintah Provinsi Bali bekerja sama dengan pihak terkait akan mengambil langkah-langkah tegas sesuai dengan peraturan perundang-undangan terhadap wisatawan mancanegara yang menggunakan mata uang kripto sebagai alat pembayaran di hotel, restoran, destinasi wisata, pusat perbelanjaan, dan tempat lainnya.

Dalam sebuah Konferensi Pers mengenai Perkembangan Pariwisata Bali, Gubernur Bali, Wayan Koster, menegaskan bahwa wisatawan mancanegara yang berperilaku tidak pantas, melanggar izin visa, menggunakan mata uang kripto sebagai alat pembayaran, atau melanggar ketentuan lainnya, akan dikenai tindakan tegas sesuai peraturan yang berlaku.

Koster menjelaskan bahwa tindakan tegas yang mungkin diambil termasuk deportasi, sanksi administratif, hukuman pidana, penutupan tempat usaha, dan sanksi lainnya sesuai dengan peraturan perundang-undangan.

Ia juga menekankan larangan penggunaan mata uang selain Rupiah sebagai alat pembayaran, sesuai dengan Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 7 Tahun 2011 Tentang Mata Uang. Pelanggaran tersebut dapat berakibat pada hukuman pidana berupa kurungan maksimal satu tahun dan denda maksimal Rp200 juta.

Selain itu, undang-undang lain yang mengatur sektor keuangan, yaitu Undang-Undang Nomor 4 Tahun 2023 Tentang Pengembangan dan Penguatan Sektor Keuangan, juga mengatur sanksi pidana bagi mereka yang melakukan kegiatan penukaran valuta asing tanpa izin, dengan hukuman penjara paling singkat satu tahun dan denda minimal Rp50 juta hingga maksimal Rp22 miliar.

Kewajiban penggunaan Rupiah juga diatur dalam Peraturan Bank Indonesia Nomor 17/3/PBI/2015 Tentang Kewajiban Penggunaan Uang Rupiah di Wilayah Negara Kesatuan Republik Indonesia. Pelanggaran kewajiban tersebut dapat berakibat pada sanksi administratif berupa teguran tertulis, denda, dan larangan ikut dalam lalu lintas pembayaran.

Gubernur Bali juga mengungkapkan bahwa di Bali telah tersedia Kegiatan Usaha Penukaran Valuta Asing Bukan Bank (KUPVA BB) atau money changer dengan izin dari Bank Indonesia. Sehingga, wisatawan dapat menukarkan uang Rupiah dengan aman di tempat-tempat tersebut.

Ia menegaskan bahwa penggunaan mata uang selain Rupiah sebagai alat pembayaran dilarang di Indonesia, meskipun penggunaan aset kripto sebagai bentuk investasi diawasi oleh Bappebti dan dapat diperdagangkan melalui platform seperti Indodax. Namun, penggunaan aset kripto sebagai alat pembayaran tetap dilarang.

Pihak terkait, termasuk Kepolisian Daerah Bali dan Bank Indonesia, akan terus berkoordinasi untuk mengatasi dugaan penggunaan mata uang kripto sebagai alat pembayaran di tempat-tempat wisata di Bali. Masyarakat juga diminta untuk melaporkan jika ada praktik transaksi pembayaran yang melanggar undang-undang, dan pihak berwenang akan terus melakukan pemantauan dan pengawasan.

baca juga

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Usai Bule Bugil di Pentas Tari, Bule Pamer Alat Kelamin Kembali Gegerkan Masyarakat Bali

Usai Bule Bugil di Pentas Tari, Bule Pamer Alat Kelamin Kembali Gegerkan Masyarakat Bali

Joglo | Minggu, 28 Mei 2023 | 14:30 WIB

Viral Bule Pamer Kelamin Di Seminyak Bali, Sepasang WNA Denmark Diciduk Polisi

Viral Bule Pamer Kelamin Di Seminyak Bali, Sepasang WNA Denmark Diciduk Polisi

Deli | Minggu, 28 Mei 2023 | 14:18 WIB

Parah! Bule Begituan di Fasilitas Umum di Bali, Ga Bahaya Tah?

Parah! Bule Begituan di Fasilitas Umum di Bali, Ga Bahaya Tah?

Denpasar | Minggu, 28 Mei 2023 | 13:33 WIB

Berawal Ditegur, 4 Fakta Bule Denmark di Bali Pamer Kemaluan dari Atas Motor

Berawal Ditegur, 4 Fakta Bule Denmark di Bali Pamer Kemaluan dari Atas Motor

News | Minggu, 28 Mei 2023 | 12:57 WIB

Polandia Akan Bangun Taman Bernuansa Bali di Dolina Charlotty Resort

Polandia Akan Bangun Taman Bernuansa Bali di Dolina Charlotty Resort

Bisnis | Minggu, 28 Mei 2023 | 08:56 WIB

Inikah Alasan Shin Tae Yong Tak Lirik Kiper Langganan Timnas Indonesia Nadeo Argawinata dan Pilih Sosok Ini Hadapi Palestina dan Argentina?

Inikah Alasan Shin Tae Yong Tak Lirik Kiper Langganan Timnas Indonesia Nadeo Argawinata dan Pilih Sosok Ini Hadapi Palestina dan Argentina?

Denpasar | Minggu, 28 Mei 2023 | 08:44 WIB

Terkini

Dua Pulau Baru Muncul di Dekat Anak Krakatau, Apakah Ini Pusat Erupsi Baru?

Dua Pulau Baru Muncul di Dekat Anak Krakatau, Apakah Ini Pusat Erupsi Baru?

Sumsel | Kamis, 24 September 2026 | 23:37 WIB

28 PPKS di Karawang Jalani Asesmen untuk Penanganan Lanjutan

28 PPKS di Karawang Jalani Asesmen untuk Penanganan Lanjutan

Jabar | Kamis, 24 September 2026 | 23:31 WIB

Dua Yoni Situs Pocangan Jember Hilang, DPRD Desak Perlindungan Cagar Budaya Diperkuat

Dua Yoni Situs Pocangan Jember Hilang, DPRD Desak Perlindungan Cagar Budaya Diperkuat

Jatim | Kamis, 24 September 2026 | 23:11 WIB

Pemerintahan Prabowo Dorong Investasi Hijau dan Ketahanan Energi di PBB

Pemerintahan Prabowo Dorong Investasi Hijau dan Ketahanan Energi di PBB

Bisnis | Kamis, 24 September 2026 | 22:57 WIB

Bikin Tenang! Tren Baru Transaksi QRIS Biar Penjual Enggak Kena Tipu

Bikin Tenang! Tren Baru Transaksi QRIS Biar Penjual Enggak Kena Tipu

Lifestyle | Kamis, 24 September 2026 | 22:45 WIB

Presiden dan DPR Tak Siap Beri Keterangan, Sidang Gugatan UU Cipta Kerja Ditunda

Presiden dan DPR Tak Siap Beri Keterangan, Sidang Gugatan UU Cipta Kerja Ditunda

News | Kamis, 24 September 2026 | 22:08 WIB

Rapat BI-Kemenkeu Alot, Bahas Likuiditas hingga Aliran Modal Asing

Rapat BI-Kemenkeu Alot, Bahas Likuiditas hingga Aliran Modal Asing

Bisnis | Kamis, 24 September 2026 | 22:01 WIB

Karhutla Sumsel Tak Kunjung Padam, Bisakah Perusahaan yang Diduga Lalai Digugat?

Karhutla Sumsel Tak Kunjung Padam, Bisakah Perusahaan yang Diduga Lalai Digugat?

Sumsel | Kamis, 24 September 2026 | 21:59 WIB

Punya Kayu Melimpah, Ekspor Furnitur Indonesia Kalah dari Vietnam

Punya Kayu Melimpah, Ekspor Furnitur Indonesia Kalah dari Vietnam

Bisnis | Kamis, 24 September 2026 | 21:56 WIB

Keracunan MBG Terulang, Mantan Bupati Batang Desak BGN Perketat Pengawasan SPPG

Keracunan MBG Terulang, Mantan Bupati Batang Desak BGN Perketat Pengawasan SPPG

Jawa Tengah | Kamis, 24 September 2026 | 21:55 WIB

×