Hajatan IPO di Indonesia Paling Semarak di Dunia, Kalahkan AS dan Hong Kong

Iwan Supriyatna, Mohammad Fadil Djailani

Senin, 29 Mei 2023 | 11:57 WIB
Hajatan IPO di Indonesia Paling Semarak di Dunia, Kalahkan AS dan Hong Kong
Indonesia mengalahkan Amerika Serikat (AS) dan Hong Kong sebagai negara di dunia yang berhasil membawa hajatan Initial Public Offering (IPO) paling semarak di dunia.

Pemerintah Indonesia memiliki andil besar dalam menarik investor, dengan mempercepat privatisasi perusahaan milik negara melalui IPO dan mendorong produsen baterai asing untuk berinvestasi di negara tersebut.

Itu juga telah membuat tawaran jangka panjang untuk menciptakan kartel negara-negara pengekspor nikel, mirip dengan Organisasi Negara Pengekspor Minyak (OPEC), yang memiliki pengaruh besar atas harga minyak dunia.

“Sebagian besar IPO Indonesia tahun ini berasal dari pencatatan sejumlah perusahaan milik negara," kata Roderick Snell, seorang manajer investasi di pasar negara berkembang di Baillie Gifford, kepada CNN.

“Membuat mereka terdaftar akan mengarah pada peningkatan efisiensi [perusahaan] dari waktu ke waktu menghasilkan investasi yang signifikan di negara yang belum pernah kita lihat sebelumnya,” tambahnya.

Sejak pemilu 2014, Presiden Joko Widodo telah memberlakukan beberapa larangan ekspor komoditas mentah sebagai cara untuk memaksa perusahaan asing memproses bahan di dalam negeri, menarik investasi dari luar negeri, dan meningkatkan nilai produk akhir.

Baru-baru ini, pada tahun 2020, pemerintah melarang ekspor bijih nikel. Juga berencana untuk memperkenalkan larangan pengiriman tembaga, dan bijih besi dan aluminium.

Rencana Widodo tampaknya berhasil: Pada tahun 2022, total investasi asing langsung (FDI) ke Indonesia mencapai $44 miliar, tertinggi tahunan sepanjang masa dan meningkat 44% dari tahun sebelumnya, menurut data dari Badan Koordinasi Penanaman Modal Indonesia. Sebagian besar investasi itu masuk ke sektor logam negara itu.

Hingga saat ini, kebijakan perdagangan komoditas Widodo saja telah menghasilkan FDI sebesar $25 miliar, tulis Snell dalam sebuah catatan di bulan April.

“Keyakinan kami yang meningkat pada [perusahaan Indonesia] berasal dari bagaimana pemerintahnya memaksimalkan potensi bahan bakunya yang melimpah,” tulisnya.

baca juga

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Sosok Han Willhoft-King, Pemain Keturunan Indonesia Bermain di Tottenham

Sosok Han Willhoft-King, Pemain Keturunan Indonesia Bermain di Tottenham

Bola | Senin, 29 Mei 2023 | 11:30 WIB

4 Pelatih Cocok Gantikan Shin Tae-yong di Timnas Indonesia, Tapi Lebih Bagus Nggak?

4 Pelatih Cocok Gantikan Shin Tae-yong di Timnas Indonesia, Tapi Lebih Bagus Nggak?

Bola | Senin, 29 Mei 2023 | 11:23 WIB

Perlindungan Jurnalis Makin Mendesak Jelang Pemilu 2024

Perlindungan Jurnalis Makin Mendesak Jelang Pemilu 2024

Purwokerto | Senin, 29 Mei 2023 | 11:20 WIB

Terkini

Bukan Sekadar Mendampingi, Ini Peran Perawat dalam Perawatan Pasien Kanker

Bukan Sekadar Mendampingi, Ini Peran Perawat dalam Perawatan Pasien Kanker

Health | Senin, 21 September 2026 | 23:37 WIB

Dari Pesantren ke Layar Lebar, Syakir Daulay Ingin Santri Kuasai Dunia Film

Dari Pesantren ke Layar Lebar, Syakir Daulay Ingin Santri Kuasai Dunia Film

Lifestyle | Senin, 21 September 2026 | 23:31 WIB

4 Kreasi Minuman Unik, Dipadukan Serai, Jahe hingga Cabai

4 Kreasi Minuman Unik, Dipadukan Serai, Jahe hingga Cabai

Lifestyle | Senin, 21 September 2026 | 23:16 WIB

Erick Thohir Semangati Atlet Indonesia, Emas Asian Games Diganjar Rp3 Miliar

Erick Thohir Semangati Atlet Indonesia, Emas Asian Games Diganjar Rp3 Miliar

Video | Senin, 21 September 2026 | 23:10 WIB

vivo X500 Bikin Pangling, Modul Kamera Kini Lebih Kecil dan Bodi Bisa Berkilau

vivo X500 Bikin Pangling, Modul Kamera Kini Lebih Kecil dan Bodi Bisa Berkilau

Tekno | Senin, 21 September 2026 | 23:02 WIB

FIS Unimed Jadi Tuan Rumah Rapat Tahunan HISPISI 2026 di Danau Toba

FIS Unimed Jadi Tuan Rumah Rapat Tahunan HISPISI 2026 di Danau Toba

Sumut | Senin, 21 September 2026 | 22:53 WIB

Kasus Video Asusila Viral di Bogor Terbongkar: 2 Tersangka Bikin 20 Konten, Positif HIV

Kasus Video Asusila Viral di Bogor Terbongkar: 2 Tersangka Bikin 20 Konten, Positif HIV

Bogor | Senin, 21 September 2026 | 22:52 WIB

Gandeng PPM Manajemen, AAJI Dirikan 'Pusat Keunggulan' Asuransi Jiwa

Gandeng PPM Manajemen, AAJI Dirikan 'Pusat Keunggulan' Asuransi Jiwa

Bisnis | Senin, 21 September 2026 | 22:45 WIB

Bukan Ultra Lagi, vivo X500 Pro Max Jadi Flagship Tertinggi dengan Kamera 200MP

Bukan Ultra Lagi, vivo X500 Pro Max Jadi Flagship Tertinggi dengan Kamera 200MP

Tekno | Senin, 21 September 2026 | 22:44 WIB

Soeharto Jadi Pahlawan Nasional, Korban Tragedi 65: Sangat-Sangat Tidak Layak

Soeharto Jadi Pahlawan Nasional, Korban Tragedi 65: Sangat-Sangat Tidak Layak

News | Senin, 21 September 2026 | 22:42 WIB

×