Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.845.000
Beli Rp2.715.000
IHSG 7.129,490
LQ45 690,764
Srikehati 337,455
JII 482,445
USD/IDR 17.273

Emil Salim Sampaikan Deklarasi Satu Bumi untuk Semua Generasi

Iwan Supriyatna | Suara.com

Sabtu, 10 Juni 2023 | 07:30 WIB
Emil Salim Sampaikan Deklarasi Satu Bumi untuk Semua Generasi
Pakar lingkungan hidup yang juga ekonom dan politisi, Prof H Emil Salim, M.A. Ph.D, menyampaikan Deklarasi tentang Satu Bumi untuk Semua Generasi.

Suara.com - Pakar lingkungan hidup yang juga ekonom dan politisi, Prof H Emil Salim, M.A. Ph.D, menyampaikan Deklarasi tentang Satu Bumi untuk Semua Generasi yang dirangkum dalam sebuah buku berjudul sama, tepat pada perayaan ulang tahunnya yang ke-93 tahun pada 8 Juni 2023.

Mantan Menteri Lingkungan Hidup di era Presiden Soeharto itu merangkum gagasan dan pemikirannya dalam sebuah buku yang didedikasikan bagi Indonesia 2045.

“Indonesia harus dapat memastikan pada usia emas Indonesia Merdeka pada 2045 lingkungan di Indonesia masih berkualitas untuk dihuni generasi mendatang meskipun terjadi perubahan iklim,” kata Emil Salim dalam acara Deklarasi Emil Salim Institut dan Perayaan Ulang Tahun ke-93 Prof Emil Salim ditulis Sabtu (10/6/2023)

Dengan demikian generasi saat ini harus sepenuh hati mewujudkan tekad untuk bergerak mencegah dan beradaptasi dengan perubahan iklim melalui kolaborasi dengan berbagai bidang keahlian dan sektor kegiatan.

Pada kesempatan yang sama pula, dideklarasikan komitmen oleh lembaga Emil Salim Institute yang dimotori oleh pakar dan generasi milenial yang memiliki perhatian besar pada upaya mewujudkan gagasan besar Emil Salim untuk Indonesia Emas 2045.

“Pada tahun 2045 tepat 100 tahun Kemerdekaan Republik Indonesia bisa kita rayakan dalam keadaan berdiri tegaknya nusantara Indonesia. Mengapa hal itu ingin kita minta karena laporan-laporan yang saya baca semua sepakat bekerja sama mengembangkan pembangunan yang bersifat suistanable berwawasan lingkungan, memberantas kemiskinan dan melestarikan alam lingkungan,” ujar Emil Salim.

Presiden Director Emil Salim Institute E. Kurniawan Padma, S.Si MT mengatakan Emil Salim Institute berupaya meneruskan legacy pemikiran Prof. Emil Salim sebagai pegiat lingkungan di Indonesia yang diakui dunia internasional untuk menjaga keberlanjutan Indonesia pada 2045 dan seterusnya.

“Emil Salim Institute tergerak untuk berkontribusi signifikan dalam komitmen Indonesia menjalankan program mitigasi dan adaptasi dengan berkolaborasi bersama pemerintah, dunia usaha, pendidikan dan civil society lainnya,” kata E. Kurniawan.

Ia mengatakan, Emil Salim Institute terpanggil untuk memastikan kesiapan sumber daya manusia Indonesia dalam melakukan mitigasi dan adaptasi di tengah perubahan iklim di 2045 dan seterusnya dengan visi besar mewujudkan “Satu Bumi Untuk Semua Generasi: Membangun Generasi Emas Indonesia 2045”.

Terlebih hal itu juga mempertimbangkan besarnya potensi SDA dan SDM, yang semakin membuat Indonesia memiliki peran penting dalam pengendalian iklim global. Di saat yang bersamaan Indonesia juga rentan secara geografis terhadap bencana alam yang diperparah oleh perubahan iklim sehingga perlu memperkuat ketahanan iklim karena juga berkaitan erat dengan ketahanan tanah sebagai penopang ketahanan pangan, ketahanan air, dan ketahanan energi.

Sejumlah rangkaian aktivitas dan program pun disiapkan secara khusus untuk menyambut dan mewujudkan gagasan Satu Bumi untuk Semua Generasi sebagai visi Emil Salim untuk Indonesia Emas 2045.

Sejumlah program strategis yang dilakakukan di antaranya Program Penguatan Software, meliputi program penyusunan panduan dan pedoman dalam mengatasi Perubahan Iklim berupa program mitigasi dan program adaptasi.

Kemudian Program Penguatan Hardware, meliputi program transformasi teknologi dari teknologi konvensional beralih menjadi Green Technology; dan Program Penguatan Brainware, meliputi program penguatan Sumber Daya Manusia sebagai motor penggerak terwujudnya Sumber Daya Manusia Tangguh dalam menghadapi Perubahan Iklim.

“Kami juga telah menetapkan kerangka waktu untuk literasi, peningkatan kapasitas, manajemen, penerapan teknologi,dan strategi agar pada 2030 mulai tercapai target-target awal menuju Indonesia Emas 2045,” kata E. Kurniawan.

Pada 2030 ditargetkan terjadi pencapaian di antaranya terwujudnya resilience ekonomi melalui transformasi ekonomi rendah karbon dan sistem yang tangguh menopang ketahanan pangan, air, dan energi.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Kolaborasi Peduli Lingkungan dengan Sediakan Dropbox Sampah Kemasan

Kolaborasi Peduli Lingkungan dengan Sediakan Dropbox Sampah Kemasan

Lifestyle | Jum'at, 09 Juni 2023 | 16:30 WIB

Kembangkan Ban Ramah Lingkungan, Hankook Tire dan Kumho Petrochemical Tandatangani MOU

Kembangkan Ban Ramah Lingkungan, Hankook Tire dan Kumho Petrochemical Tandatangani MOU

Otomotif | Jum'at, 09 Juni 2023 | 18:53 WIB

Hari Lingkungan Hidup, Mahasiswa Universitas Budi Luhur Tolak Penggunaan Kemasan Plastik Sekali Pakai

Hari Lingkungan Hidup, Mahasiswa Universitas Budi Luhur Tolak Penggunaan Kemasan Plastik Sekali Pakai

Press Release | Kamis, 08 Juni 2023 | 19:15 WIB

Terkini

Purbaya Ngotot Kejar Perusahaan Baja China Pengemplang Pajak

Purbaya Ngotot Kejar Perusahaan Baja China Pengemplang Pajak

Bisnis | Minggu, 26 April 2026 | 15:00 WIB

Syarat Subsidi PPN Tiket Pesawat saat Harga Avtur Naik Gila-gilaan

Syarat Subsidi PPN Tiket Pesawat saat Harga Avtur Naik Gila-gilaan

Bisnis | Minggu, 26 April 2026 | 14:41 WIB

Pemerintah Batasi Pembelian Beras SPHP, Ini Alasannya

Pemerintah Batasi Pembelian Beras SPHP, Ini Alasannya

Bisnis | Minggu, 26 April 2026 | 14:30 WIB

Emas Jadi Primadona Saat Dunia Bergejolak, Minat Investasi Melonjak

Emas Jadi Primadona Saat Dunia Bergejolak, Minat Investasi Melonjak

Bisnis | Minggu, 26 April 2026 | 13:02 WIB

Perusahaan Ritel China Gencar Ekspansi Buka Toko Fisik di RI

Perusahaan Ritel China Gencar Ekspansi Buka Toko Fisik di RI

Bisnis | Minggu, 26 April 2026 | 12:55 WIB

Perhatian Emak-emak! Beli Beras SPHP Dijatah Hanya 5 Buah

Perhatian Emak-emak! Beli Beras SPHP Dijatah Hanya 5 Buah

Bisnis | Minggu, 26 April 2026 | 12:34 WIB

Heboh PPN Jalan Tol dan Tarik Pajak Orang Kaya, Purbaya: Itu Masih Rezim Lama

Heboh PPN Jalan Tol dan Tarik Pajak Orang Kaya, Purbaya: Itu Masih Rezim Lama

Bisnis | Minggu, 26 April 2026 | 12:09 WIB

Ber-Qurban bersama BRImo: Cukup dalam Genggaman, Kebaikan jadi Nyata

Ber-Qurban bersama BRImo: Cukup dalam Genggaman, Kebaikan jadi Nyata

Bisnis | Minggu, 26 April 2026 | 12:03 WIB

Concept Store Kopi Premium Dikenalkan ke Surabaya

Concept Store Kopi Premium Dikenalkan ke Surabaya

Bisnis | Minggu, 26 April 2026 | 11:52 WIB

Gerai Smart Home dengan Konsep Experiential Retail Space Resmi Dikenalkan

Gerai Smart Home dengan Konsep Experiential Retail Space Resmi Dikenalkan

Bisnis | Minggu, 26 April 2026 | 11:37 WIB