Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp0
Beli Rp0
IHSG ...
LQ45 ...
Srikehati
JII ...

Menko Luhut Wanti-wanti Jangan Ada Politik Indentitas Yang Timbulkan Pertikaian

Iwan Supriyatna, Achmad Fauzi

Jum'at, 16 Juni 2023 | 10:38 WIB
Menko Luhut Wanti-wanti Jangan Ada Politik Indentitas Yang Timbulkan Pertikaian
Menko Marves Luhut Binsar Pandjaitan usai mengikuti sidang di Pengadilan Negeri Jakarta Timur pada Kamis (8/6/2023). [Suara.com/Rakha]

Suara.com - Menko Bidang Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan mengingatkan masyarakat tidak melakukan politik indentitas yang membuat pertikaian di masyarakat. Hal ini dikatakan dalam menyambut tahun politik di tahun 2024.

"Ya jangan berpolitik-politik kampungan lah. Karena gini, kita itu harus fokus membangun. Kan itu kepentingan generasimu. Jadi itu berpolitik-politik jangan politik yang identitas, yang membuat pertikaian, permusuhan, jangan," ujar Luhut di Jakarta yang dikutip, Jumat (16/6/2023).

Menurut Menko Luhut, yang dibutuhkan Indonesia saat ini adalah politik yang bisa membangun menjadi negara maju dengan melanjutkan program-program di masa pemerintahan Joko Widodo (Jokowi).

"Politik yang berbicara bagaimana program yang dibuat Pak Jokowi ini bisa dipercepat, lebih fokus, lebih efisien. Kan kita ndak harus paling baik," kata dia.

Menko Luhut menegaskan, program-program di masa pemerintahan Joko Widodo (Jokowi) tidak bisa berhenti. Maka itu, dirinya meminta Presiden berikutnya untuk melanjutkan progrom yang sudah ada.

Dia menjelaskan, program yang telah dijalankan Pemerintah Jokowi telah menciptakan ketahanan ekonomi ke depannya. Justru, sebut dia, jika program berhenti, maka berdampak pada generasi ke depan.

"Program yang masih dibuat Pak Jokowi sekarang program yang nggak bisa dianu, disetop. Karena kalau disetop ya dampaknya pada generasimu," imbuh dia.

Menko Luhut memaparkan, ketahanan ekonomi pada program di pemerintahan Jokowi dibuktikan dari berhasil lepasnya indonesia dari jeratan pandemi Covid-19.

Apalagi, tambah dia, kekinian pemerintah Jokowi selalu mengedepankan hilirisasi industri di berbagai sektor untuk mendapat nilai tambah.

"Jadi kalau pola ini kita lakukan terus, dengan tentu presiden yang akan datang modifikasi sana sini, ya silahkan saja," pungkas dia.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Menko Luhut ke TikTok: Boleh Berbisnis di Indonesia, Tapi Jangan Mengarah Politik

Menko Luhut ke TikTok: Boleh Berbisnis di Indonesia, Tapi Jangan Mengarah Politik

Bisnis | Kamis, 15 Juni 2023 | 17:29 WIB

Menko Luhut Marah Besar Soal Mandor Asing Awasi Proyek IKN

Menko Luhut Marah Besar Soal Mandor Asing Awasi Proyek IKN

Bisnis | Selasa, 13 Juni 2023 | 12:13 WIB

Menko Luhut Jawab Pihak Yang Kritik IKN Gunakan Mandor Bule

Menko Luhut Jawab Pihak Yang Kritik IKN Gunakan Mandor Bule

Bisnis | Selasa, 13 Juni 2023 | 09:13 WIB

Terkini

Dolar 'Cekik' UMKM: Harga Kedelai Tembus Rp545 Ribu, Perajin Tahu Tempe Terpaksa 'Sunat' Ukuran

Dolar 'Cekik' UMKM: Harga Kedelai Tembus Rp545 Ribu, Perajin Tahu Tempe Terpaksa 'Sunat' Ukuran

Bisnis | Sabtu, 30 Mei 2026 | 20:00 WIB

Putra SBY Jadi Bos Komite Kereta Cepat, Purbaya, Rosan hingga Nusron Wahid Jadi Anak Buah

Putra SBY Jadi Bos Komite Kereta Cepat, Purbaya, Rosan hingga Nusron Wahid Jadi Anak Buah

Bisnis | Sabtu, 30 Mei 2026 | 17:45 WIB

Influencer hingga Selebgram Tak Bisa Lagi Nikmati Pajak UMKM 0,5%

Influencer hingga Selebgram Tak Bisa Lagi Nikmati Pajak UMKM 0,5%

Bisnis | Sabtu, 30 Mei 2026 | 17:18 WIB

Aturan Pajak Purbaya Makin Ketat, PP Baru Siap Kuras Kantong UMKM Beromzet Miliaran

Aturan Pajak Purbaya Makin Ketat, PP Baru Siap Kuras Kantong UMKM Beromzet Miliaran

Bisnis | Sabtu, 30 Mei 2026 | 16:49 WIB

Tok! Pemerintah Coret Influencer dan Selebgram dari Daftar PPh Final UMKM 0,5 Persen

Tok! Pemerintah Coret Influencer dan Selebgram dari Daftar PPh Final UMKM 0,5 Persen

Bisnis | Sabtu, 30 Mei 2026 | 16:15 WIB

Rupiah Terus Terpuruk, Djarot PDIP: Rakyat Desa Tak Pakai Dolar tapi Harga Sembako Melambung Tinggi!

Rupiah Terus Terpuruk, Djarot PDIP: Rakyat Desa Tak Pakai Dolar tapi Harga Sembako Melambung Tinggi!

Bisnis | Sabtu, 30 Mei 2026 | 14:28 WIB

BTN Kucurkan Kredit Rp1,5 Triliun ke Pindad, Sokong Produksi Maung MV3 Hingga Amunisi

BTN Kucurkan Kredit Rp1,5 Triliun ke Pindad, Sokong Produksi Maung MV3 Hingga Amunisi

Bisnis | Sabtu, 30 Mei 2026 | 12:55 WIB

Rupiah Sekarat Menuju Rp18.000: Kebijakan BI Dinilai Terlambat Jinakkan Bom Waktu Fiskal dan Global

Rupiah Sekarat Menuju Rp18.000: Kebijakan BI Dinilai Terlambat Jinakkan Bom Waktu Fiskal dan Global

Bisnis | Sabtu, 30 Mei 2026 | 12:54 WIB

Sindir Jakarta Sibuk Urus IHSG, Andi Widjajanto: Di Jogja Kami Mikir Republik!

Sindir Jakarta Sibuk Urus IHSG, Andi Widjajanto: Di Jogja Kami Mikir Republik!

Bisnis | Sabtu, 30 Mei 2026 | 12:38 WIB

Harga Kakao Melonjak Tajam Efek Selat Hormuz Ditutup, Kemendag Rilis Patokan Baru

Harga Kakao Melonjak Tajam Efek Selat Hormuz Ditutup, Kemendag Rilis Patokan Baru

Bisnis | Sabtu, 30 Mei 2026 | 12:16 WIB