Jaga Ekologi Kawasan Pesisir, OMG Jatim Gelar Program Tanam Pohon Cemara Udang di Tuban

Iwan Supriyatna

Senin, 03 Juli 2023 | 07:54 WIB
Jaga Ekologi Kawasan Pesisir, OMG Jatim Gelar Program Tanam Pohon Cemara Udang di Tuban
OMG Jawa Timur mengadakan kegiatan tanam pohon cemara udang bersama Kelompok Sadar Wisata (Pokdarwis) di Pantai Panduri Tasikharjo, Kabupaten Tuban, Jawa Timur.

Suara.com - Dalam rangka meningkatkan kesadaran masyarakat dalam mejaga ekologi serta membangun masyarakat sadar wisata, Relawan Orang Muda Ganjar (OMG) Jawa Timur mengadakan kegiatan tanam pohon cemara udang bersama Kelompok Sadar Wisata (Pokdarwis) di Pantai Panduri Tasikharjo, Kabupaten Tuban, Jawa Timur.

"Sebagai negara maritim yang penduduknya 60 persen hidup di pesisir kita harus punya kesadaran dan wawasan bersama dalam menjaga ekologi di kawasan pantai," kata Koordinator Daerah (Korda) OMG Kabupaten Tuban, Andrean Ervianto ditulis Senin (3/7/2023).

Menurut Andrean, kegiatan tersebut dilakukan untuk meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap pengembanga. potensi wisata di kawasan tersebut.

"Ini sebagai wujud pembinaan generasi muda dalam mengelola kawasan Tasikharjo sebagai destinasi wisata di Kabupaten Tuban untuk meningkatkan perekonomian di level UMKM yang berdampak pada kesejahteraan rumah tangga," tutur Andrean.

Mengawali kegiatan di Pantai Panduri ini, Andrean berkomitmen untuk senantiasa melakukan pendampingan bersama pokdarwis untuk membuat tata kelola kawasan wisata secara profesional guna meningkankan pertumbuhan ekonomi masyarakat setempat.

"Kami akan melakukan pendampingan tata kelola tempat wisata secara professional dengan prinsip business as usual dalam membangun sistem yang terintegrasi dan berkelanjutan, misalnya alur tiketing, pengelolaan kebersihan dan lain sebagainya," tuturnya.

Ke depan, OMG Tuban akan melanjutkan agendanya dalam melanjutkan programnya di kawasan pesisir utara lainnya yang memiliki potensi cukup besar untuk dikembangkan.

Selain itu, Andrean mengaku masih terdapat sektor yang bisa diberdayakan oleh OMG Tuban, seperti pada industri pertanian dan peternakan yang dinilainya memiliki potensi sama besarnya dengan kawasan pesisir.

"Selain kawasan pesisir, kita akan memberdayakan masyarakat khususnya pemuda pada sektor pertanian dan peternakan karena di Tuban ini peluangnya masih cukup banyak sebagai penopang ketahanan pangan, tentu kami yakin program kita bisa menstimulus pertumbuhan ekonomi masyarakat Tuban," ungkap Andrean.

baca juga

Sementara, Ketua Pokdarwis Tasikharjo Sumarji merespons positif komitmen yang dilakukan OMG dalam melestarikan kawasan pesisir di Tuban.

"Luar biasa komitmen Orang Muda Ganjar dalam hal penanaman untuk menjaga ekosistem di Pantai Panduri. Ini merupakan kawasan wisata alam berbasis lingkungan yang memiliki kepentingan untuk melestarikan alam sebagai bentuk keberlangsungan makhluk hidup di sekitarnya," ungkap Sumarji.

Sumaji menjelaskan bagaimana pantai tersebut bisa dibuka untuk umum pada Oktober 2022, atas kontribusi dan kerjasama dari berbagai pihak.

"2011 kami mengawali program konservasi dengan menanam pohon cemara di sepanjang 65 kilometer pantai utara Tuban. Namun, diantara sekian banyak yang ditanami, salah satu yang memiliki potensi wisata ada di kawasan Tasikharjo, akhirnya kami pada saat itu bersama karang taruna dan bekerjasama dengan berbagai pihak akhirnya bisa membuka tempat wisata pada Oktober 2022 lalu," lanjut Sumarji.

Dirinya berpesan untuk senantiasa bersama-sama merawat apa yang sudah dibangunnya selama ini, serta berharap Pokdarwis dan OMG bisa terus berdampingan dalam menjaga pantai tersebut untuk tetap lestari dan diminati semakin banyak wisatawan.

"Mari kita lestarikan alam, jangan hanya menanam, mari kita bersihkan dan kelola kawasan ini secara bersamaan. Semoga bisa bermanfaat untuk masyarakat dalam memberdayakan ekonomi yang semakin sejahtera," pungkas Sumaji.

Rangkaian acara ditutup dengan pertunjukkan seni budaya Phak-Phakan yang merupakan ke bentuk kesenian khas Tuban yang belum lama ini diresmikan sebagai kekayaan budaya masyarakat Tuban oleh Kementerian Hukum dan HAM.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Lima Pelajar Terseret Arus Pantai Bangsal Korleko Lombok, Satu Korban Meregang Nyawa

Lima Pelajar Terseret Arus Pantai Bangsal Korleko Lombok, Satu Korban Meregang Nyawa

Ntb | Senin, 03 Juli 2023 | 07:48 WIB

Waspada, BMKG Perkirakan 24 Pantai di Bali Terancam Banjir Rob

Waspada, BMKG Perkirakan 24 Pantai di Bali Terancam Banjir Rob

Denpasar | Senin, 03 Juli 2023 | 07:37 WIB

3 Kecamatan Terluas di Garut, Urutan Pertama Punya Pantai yang Indah

3 Kecamatan Terluas di Garut, Urutan Pertama Punya Pantai yang Indah

Garut | Minggu, 02 Juli 2023 | 12:20 WIB

Terkini

Greenpeace Pertanyakan SK Pencabutan IUP 4 Perusahaan Tambang Nikel di Raja Ampat

Greenpeace Pertanyakan SK Pencabutan IUP 4 Perusahaan Tambang Nikel di Raja Ampat

News | Senin, 14 September 2026 | 17:31 WIB

BMKG Rilis Imbauan Gelombang Tinggi Hingga 4 Meter di Perairan Indonesia, Berlaku 14-17 September

BMKG Rilis Imbauan Gelombang Tinggi Hingga 4 Meter di Perairan Indonesia, Berlaku 14-17 September

Jabar | Senin, 14 September 2026 | 17:31 WIB

Cara Memilih Ukuran Helm yang Pas dan Aman, Berkendara Makin Nyaman

Cara Memilih Ukuran Helm yang Pas dan Aman, Berkendara Makin Nyaman

Otomotif | Senin, 14 September 2026 | 17:29 WIB

Mirip Ritual Satanic, Atraksi Pentagram dan Kostum Iblis di Pekalongan Dikecam MUI

Mirip Ritual Satanic, Atraksi Pentagram dan Kostum Iblis di Pekalongan Dikecam MUI

News | Senin, 14 September 2026 | 17:29 WIB

DPR Nilai Suahasil Sosok Tepat Jadi Menkeu Baru, Bisa Selesaikan PR Purbaya

DPR Nilai Suahasil Sosok Tepat Jadi Menkeu Baru, Bisa Selesaikan PR Purbaya

News | Senin, 14 September 2026 | 17:26 WIB

Warga Protes MBG di Kudus, SPPG Minim Libatkan UMKM Lokal

Warga Protes MBG di Kudus, SPPG Minim Libatkan UMKM Lokal

News | Senin, 14 September 2026 | 17:23 WIB

Menangkis Label Generasi Sial, Gen Z Impact Fest Bedah Ketahanan Finansial

Menangkis Label Generasi Sial, Gen Z Impact Fest Bedah Ketahanan Finansial

Your Say | Senin, 14 September 2026 | 17:15 WIB

3 Skincare Buah Merah Papua Maudy Ayunda untuk Mengatasi Penuaan Dini Wanita

3 Skincare Buah Merah Papua Maudy Ayunda untuk Mengatasi Penuaan Dini Wanita

Lifestyle | Senin, 14 September 2026 | 17:15 WIB

Karhutla Jambi Capai 2.975 Hektare, Gubernur Sebut 80 Persen Diduga Sengaja Dibakar

Karhutla Jambi Capai 2.975 Hektare, Gubernur Sebut 80 Persen Diduga Sengaja Dibakar

News | Senin, 14 September 2026 | 17:14 WIB

Dicecar 23 Pertanyaan, Korban Dugaan Kekerasan Seksual Betrand Peto Rampung Diperiksa Polisi

Dicecar 23 Pertanyaan, Korban Dugaan Kekerasan Seksual Betrand Peto Rampung Diperiksa Polisi

News | Senin, 14 September 2026 | 17:14 WIB

×