Karhutla Jambi Capai 2.975 Hektare, Gubernur Sebut 80 Persen Diduga Sengaja Dibakar

Vania Rossa

Senin, 14 September 2026 | 17:14 WIB
Karhutla Jambi Capai 2.975 Hektare, Gubernur Sebut 80 Persen Diduga Sengaja Dibakar
Gubernur Jambi Al Haris saat memberikan keterangan di Jambi, Senin (14/9/2026). ANTARA/Agus Suprayitno.
baca 10 detik
  • Gubernur Jambi Al Haris menyatakan delapan puluh persen kasus kebakaran lahan di Jambi diduga sengaja dilakukan oleh oknum tertentu.
  • Satgas Karhutla mencatat luas lahan terbakar mencapai 2.975,97 hektare dan kepolisian telah menetapkan delapan belas tersangka dari puluhan perkara.
  • Pemerintah mengerahkan 7.302 personel gabungan, helikopter water bombing, serta operasi modifikasi cuaca untuk memadamkan kebakaran di berbagai lokasi.

Suara.com - Kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Provinsi Jambi tak seluruhnya dipicu kondisi cuaca. Pemerintah daerah menyebut sebagian besar kasus yang ditangani kepolisian justru mengarah pada dugaan pembakaran yang dilakukan secara sengaja.

Gubernur Jambi Al Haris mengatakan, berdasarkan laporan penegakan hukum, sekitar 80 persen lahan yang terbakar diduga sengaja dibakar oleh oknum. Sementara sekitar 20 persen lainnya dipicu faktor lain, termasuk kondisi cuaca panas ekstrem.

"Berdasarkan laporan Gakkum, sebanyak 80 persen lahan yang terbakar itu sengaja dibakar oleh oknum, sedangkan 20 persen sisanya akibat faktor pemicu lain seperti cuaca panas ekstrem," kata Al Haris di Jambi, Senin (14/9/2026), mengutip dari ANTARA.

Dugaan tersebut kini ditindaklanjuti melalui proses hukum. Dari 75 perkara karhutla yang ditangani kepolisian, sebanyak 50 kasus masih berada pada tahap penyelidikan dan 15 kasus telah naik ke tahap penyidikan.

Dalam penanganan perkara tersebut, polisi telah menetapkan 18 orang sebagai tersangka.

Sementara itu, luas lahan yang terbakar di Jambi terus bertambah. Berdasarkan data Satuan Tugas (Satgas) Karhutla, sepanjang 1 Januari hingga 13 September 2026, total lahan yang terbakar mencapai 2.975,97 hektare.

Pemantauan terbaru juga menunjukkan masih terdapat titik panas di sejumlah wilayah. Sebanyak 134 titik panas atau hotspot terdeteksi, dengan empat titik api atau fire spot utama yang menjadi fokus pemadaman.

Keempat lokasi tersebut berada di Desa Sungai Aur, Kecamatan Kumpeh; Desa Mingkung Jaya, Kecamatan Sungai Gelam; Desa Ladang Peris, Kecamatan Bajubang; serta kawasan Taman Nasional Berbak dan Sembilang (TNBS) di sisi Desa Tanah Pilih, Kecamatan Banyuasin II, Kabupaten Banyuasin, Sumatera Selatan.

Untuk mengatasi kebakaran, Satgas Karhutla melakukan pemadaman melalui jalur darat dan udara. Empat unit helikopter water bombing dikerahkan untuk menjangkau titik api yang sulit dipadamkan dari darat.

baca juga

Selain pemadaman, pemerintah juga terus menjalankan operasi modifikasi cuaca (OMC) untuk meningkatkan peluang terjadinya hujan di wilayah terdampak.

Selama pelaksanaan OMC, tim udara telah melakukan penaburan bahan semai sebanyak 41 sortie. Penyemaian terakhir dilakukan pada 10 September dan akan dilanjutkan dengan mempertimbangkan potensi awan hujan berdasarkan pemantauan BMKG.

Al Haris mengatakan penanganan karhutla juga diperkuat dengan pendirian 81 posko. Sebanyak 7.302 personel gabungan dari TNI, Polri, Manggala Agni, Masyarakat Peduli Api (MPA), relawan, dan BPBD dilibatkan dalam operasi tersebut.

Menurutnya, upaya penanganan karhutla tidak hanya dilakukan dengan memadamkan api, tetapi juga melalui penegakan hukum terhadap pihak yang diduga sengaja menyebabkan kebakaran.

Dengan hampir 3.000 hektare lahan terbakar dan puluhan perkara telah masuk proses hukum, dugaan pembakaran sengaja menjadi salah satu persoalan yang kini mendapat perhatian dalam penanganan karhutla di Jambi.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Usai Gibran Tengok Orangutan, Aktivis Minta Langkah Konkret Lindungi Habitat Satwa dari Karhutla

Usai Gibran Tengok Orangutan, Aktivis Minta Langkah Konkret Lindungi Habitat Satwa dari Karhutla

News | Senin, 14 September 2026 | 16:22 WIB

Kabut Asap Karhutla Lintas Negara, Seberapa Siap ASEAN Mengatasinya?

Kabut Asap Karhutla Lintas Negara, Seberapa Siap ASEAN Mengatasinya?

News | Senin, 14 September 2026 | 13:30 WIB

Karhutla Jadi Sorotan Dunia, Mengapa Respons Pemerintah Masih Santai?

Karhutla Jadi Sorotan Dunia, Mengapa Respons Pemerintah Masih Santai?

Your Say | Senin, 14 September 2026 | 16:10 WIB

Terkini

Tiket Traveling Lebih Murah, BRI Debit Virtual Tebar Diskon Hingga 8% di Hotels.com

Tiket Traveling Lebih Murah, BRI Debit Virtual Tebar Diskon Hingga 8% di Hotels.com

Bri | Rabu, 14 Oktober 2026 | 15:49 WIB

Timur Tengah Sedang Genting! John Herdman Bersikeras Ingin Laga Tandang Saat FIFA Matchday November

Timur Tengah Sedang Genting! John Herdman Bersikeras Ingin Laga Tandang Saat FIFA Matchday November

Bola | Rabu, 14 Oktober 2026 | 15:48 WIB

Sidang Sengketa Tanah di PN Cibinong, PT SIR Soalkan Penguasaan Fisik Lahan oleh PT Natura City

Sidang Sengketa Tanah di PN Cibinong, PT SIR Soalkan Penguasaan Fisik Lahan oleh PT Natura City

News | Rabu, 14 Oktober 2026 | 15:46 WIB

10 Sepatu Trail Running Terbaik untuk Lari Lintas Alam dari Brand Lokal dan Global

10 Sepatu Trail Running Terbaik untuk Lari Lintas Alam dari Brand Lokal dan Global

Lifestyle | Rabu, 14 Oktober 2026 | 15:46 WIB

Belanja Harian di Astro Sekarang Bisa Lebih Murah Pakai BRI

Belanja Harian di Astro Sekarang Bisa Lebih Murah Pakai BRI

Bri | Rabu, 14 Oktober 2026 | 15:45 WIB

Era Saham Konglo Berakhir? Dulu Angkat IHSG, Kini Jadi Beban Pasar

Era Saham Konglo Berakhir? Dulu Angkat IHSG, Kini Jadi Beban Pasar

Bisnis | Rabu, 14 Oktober 2026 | 15:45 WIB

DPR Minta Pemerintah Tak Sungkan Terima Bantuan Asing Atasi Karhutla: Ini Juga Tanggung Jawab Mereka

DPR Minta Pemerintah Tak Sungkan Terima Bantuan Asing Atasi Karhutla: Ini Juga Tanggung Jawab Mereka

News | Rabu, 14 Oktober 2026 | 15:43 WIB

BRI Tebar Diskon Rp50 Ribu di Jaringan Supermarket Premium SBL 2027

BRI Tebar Diskon Rp50 Ribu di Jaringan Supermarket Premium SBL 2027

Bri | Rabu, 14 Oktober 2026 | 15:41 WIB

Bukan Wajib Militer, Negara Justru Lebih Butuh Hacker dan Praktisi IT Buat Jadi 'Komcad'

Bukan Wajib Militer, Negara Justru Lebih Butuh Hacker dan Praktisi IT Buat Jadi 'Komcad'

Your Say | Rabu, 14 Oktober 2026 | 15:35 WIB

Cara Cek Keaslian SK ASN BKN Resmi Lewat Scan QR Code di HP, Ini Langkahnya

Cara Cek Keaslian SK ASN BKN Resmi Lewat Scan QR Code di HP, Ini Langkahnya

Lifestyle | Rabu, 14 Oktober 2026 | 15:34 WIB

×