Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp0
Beli Rp0
IHSG ...
LQ45 ...
Srikehati
JII ...

Emiten Tambang Ini Siap Bagikan Dividen Rp1,4 Triliun, Catat Tanggalnya!

M Nurhadi | Suara.com

Rabu, 05 Juli 2023 | 14:00 WIB
Emiten Tambang Ini Siap Bagikan Dividen Rp1,4 Triliun, Catat Tanggalnya!
Bursa Efek Indonesia (Shutterstock)

Suara.com - Emiten tambang nikel, PT Trimegah Bangun Persada Tbk. (NCKL) atau TBP bersiap membagikan dividen tunai sebesar Rp1,4 triliun atau Rp22,189 per saham kepada pemegang saham.

Kesepakatan ini diperoleh usai Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) yang diadakan pada 28 Juni 2023. Rapat ini dihadiri oleh pemegang saham dan/atau kuasa pemegang saham yang mewakili 57.307.026.300 saham atau 90,82% dari total saham NCKL.

Nantinya, dividen ini akan dibagikan kepada 63,09 saham NCKL. Dividen tunai tersebut merupakan 30% dari laba bersih TBP pada tahun buku 2022, yang mencapai Rp4,66 triliun. Selain itu, TBP juga menetapkan Rp8 miliar atau 0,17% dari laba bersih sebagai dana cadangan wajib.

Berikut adalah jadwal lengkap pembagian dividen TBP:

  • Pengumuman Jadwal Pelaksanaan Pembagian Dividen Tunai di situs web BEI: 4 Juli 2023
  • Tanggal Pencatatan (recording date): 12 Juli 2023
  • Cum Dividen untuk Perdagangan Pasar Reguler dan Pasar Negosiasi: 10 Juli 2023
  • Ex Dividen untuk Perdagangan Pasar Reguler dan Pasar Negosiasi: 11 Juli 2023
  • Cum Dividen untuk Perdagangan Pasar Tunai: 12 Juli 2023
  • Ex Dividen di Pasar Tunai: 13 Juli 2023
  • Pembayaran dividen: 3 Agustus 2023

Sebagaimana dilaporkan sebelumnya, PT Trimegah Bangun Persada Tbk. dan anak perusahaannya mencatat laba bersih sebesar Rp4,7 triliun pada tahun 2022, meningkat 137,1% dari Rp2,0 triliun pada tahun sebelumnya. Kenaikan ini didorong oleh laba bersih entitas induk yang mencapai Rp2,91 triliun, naik 307,7% dibanding tahun sebelumnya yang sebesar Rp715 miliar.

Pendapatan usaha perusahaan juga mengalami kenaikan menjadi Rp9,6 triliun pada tahun 2022, naik 16,3% dari Rp8,2 triliun pada tahun 2021.

Peningkatan pendapatan ini terutama disebabkan oleh peningkatan volume penjualan di perusahaan dan anak perusahaannya, seperti yang dijelaskan dalam keterangan tertulis dari Trimegah Bangun Persada.

Berdasarkan laporan keuangan perusahaan, beban pokok penjualan sedikit meningkat menjadi Rp4,89 triliun pada tahun 2022 dibandingkan dengan Rp4,51 triliun pada tahun sebelumnya.

Sedangkan, beban penjualan, umum, dan administrasi mengalami penurunan menjadi Rp889,91 miliar dari Rp948,49 miliar pada tahun sebelumnya. Pendapatan dari sumber lain juga meningkat menjadi Rp198,55 miliar dari Rp72,40 miliar pada tahun sebelumnya.

Pada tahun 2022, perusahaan tidak mengalami kerugian penghentian produksi. Hal ini berbeda dengan tahun 2021, di mana NCKL mengalami kerugian sebesar Rp11,92 miliar akibat penghentian produksi.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Indonesia Jadi Penguasa Nikel Dunia, Begini Datanya

Indonesia Jadi Penguasa Nikel Dunia, Begini Datanya

Bisnis | Selasa, 04 Juli 2023 | 15:25 WIB

IDSurvey Cetak Dividen Tinggi untuk Pemegang Saham

IDSurvey Cetak Dividen Tinggi untuk Pemegang Saham

Bisnis | Selasa, 04 Juli 2023 | 07:38 WIB

IMF Pernah 'Cawe-cawe' Ekonomi Indonesia, Bikin Proyek Strategis Era Soeharto Mangkrak

IMF Pernah 'Cawe-cawe' Ekonomi Indonesia, Bikin Proyek Strategis Era Soeharto Mangkrak

Bisnis | Minggu, 02 Juli 2023 | 17:33 WIB

ASDP Setor Dividen ke Negara Sebesar Rp101 Miliar

ASDP Setor Dividen ke Negara Sebesar Rp101 Miliar

Bisnis | Minggu, 02 Juli 2023 | 15:46 WIB

IMF Minta Jokowi Hentikan Hilirisasi Ekspor Nikel, Bahlil: Tidak Perlu Ikut Campur!

IMF Minta Jokowi Hentikan Hilirisasi Ekspor Nikel, Bahlil: Tidak Perlu Ikut Campur!

Bisnis | Minggu, 02 Juli 2023 | 11:07 WIB

5 juta Ton Biji Nikel Diekspor Secara Ilegal, Sultan: Program Hilirisasi Perlu Dievaluasi

5 juta Ton Biji Nikel Diekspor Secara Ilegal, Sultan: Program Hilirisasi Perlu Dievaluasi

Jakarta | Rabu, 28 Juni 2023 | 11:48 WIB

Terkini

Program DIB Harita Group Ubah Nasib Istri Nelayan, Kini Bisa Hasilkan Cuan Sendiri

Program DIB Harita Group Ubah Nasib Istri Nelayan, Kini Bisa Hasilkan Cuan Sendiri

Bisnis | Rabu, 22 April 2026 | 22:03 WIB

Komisaris Pertamina Cek Distribusi BBM dan LPG di Sorong, Pastikan Pasokan Terjaga

Komisaris Pertamina Cek Distribusi BBM dan LPG di Sorong, Pastikan Pasokan Terjaga

Bisnis | Rabu, 22 April 2026 | 21:06 WIB

BI Longgarkan Transaksi NDF Offshore untuk Perkuat Rupiah

BI Longgarkan Transaksi NDF Offshore untuk Perkuat Rupiah

Bisnis | Rabu, 22 April 2026 | 19:25 WIB

Harga Kondom Naik Gara-gara Perang AS-Iran, Kok Bisa?

Harga Kondom Naik Gara-gara Perang AS-Iran, Kok Bisa?

Bisnis | Rabu, 22 April 2026 | 19:04 WIB

Mantan Gubernur BI: Rupiah Melemah Karena Pemerintah Tahan Subsidi BBM

Mantan Gubernur BI: Rupiah Melemah Karena Pemerintah Tahan Subsidi BBM

Bisnis | Rabu, 22 April 2026 | 18:54 WIB

Investor RI Masih Tertinggal? Dunia Sudah Pakai AI untuk Trading Saham

Investor RI Masih Tertinggal? Dunia Sudah Pakai AI untuk Trading Saham

Bisnis | Rabu, 22 April 2026 | 18:49 WIB

Harga BBM Nonsubsidi Kerek Inflasi? Begini Jawaban BI

Harga BBM Nonsubsidi Kerek Inflasi? Begini Jawaban BI

Bisnis | Rabu, 22 April 2026 | 18:36 WIB

Sudah 3 Tahun Tak Naik! Jadi Alasan Pemerintah Kerek HET Minyakita

Sudah 3 Tahun Tak Naik! Jadi Alasan Pemerintah Kerek HET Minyakita

Bisnis | Rabu, 22 April 2026 | 18:14 WIB

India Mau Borong Pupuk RI, Mentan Amran: Dubesnya Telepon Langsung!

India Mau Borong Pupuk RI, Mentan Amran: Dubesnya Telepon Langsung!

Bisnis | Rabu, 22 April 2026 | 18:07 WIB

Purbaya Tak Tahu Isu PPN Jalan Tol: Janji Saya Sama, Tak Akan Terapkan Pajak Baru

Purbaya Tak Tahu Isu PPN Jalan Tol: Janji Saya Sama, Tak Akan Terapkan Pajak Baru

Bisnis | Rabu, 22 April 2026 | 17:58 WIB