Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.790.000
Beli Rp2.665.000
IHSG 6.127,381
LQ45 611,168
Srikehati 300,000
JII 381,954
USD/IDR 17.878

Pelaku UKM Harus Tahu, 6 Tips Membungkus Barang yang Efektif untuk Hindari Kerusakan Produk

Vania Rossa

Sabtu, 08 Juli 2023 | 13:49 WIB
Pelaku UKM Harus Tahu, 6 Tips Membungkus Barang yang Efektif untuk Hindari Kerusakan Produk
Ilustrasi membungkus barang. (Dok. Ninja Xpress)

Suara.com - Berdasarkan data aduan konsumen yang ada di Kementerian Perdagangan, ada 3.692 pengaduan konsumen yang dilayani pada semester pertama 2022. Di mana sebanyak 86,1 persen atau 3.181 pengaduan berasal dari sektor e-commerce. Adapun salah satu jenis aduan yang paling banyak dikeluhkan adalah pembelian barang yang tidak sesuai dengan perjanjian atau rusak karena packaging yang tidak aman.

Bila Anda pernah berbelanja online di e-commerce, mungkin pernah menemukan barang yang dikemas dengan asal, seperti hanya dibungkus sekadarnya memakai kantung plastik, atau kemasan produk penyok ketika sampai di tujuan.

Sebagai penyedia jasa pengiriman barang, paket dengan kemasan rusak juga kerap ditemui oleh Ninja Xpress. Dan jika hal tersebut terjadi, maka barang tersebut akan ditangani sesuai SOP (Standar Operasional Prosedur) Ninja Xpress sebelum dikirim ke alamat tujuan.

Di antaranya pemeriksaan oleh tim Recovery Ninja Xpress untuk dicarikan solusi penanganan yang tepat, seperti melakukan pengemasan ulang dan melanjutkan pengiriman, atau membuat ticket assignment untuk investigasi lebih lanjut.

Nah, untuk membantu UKM melindungi barang mereka dari kerusakan selama proses pengiriman, Ninja Xpress membagikan enam tips membungkus barang yang efektif untuk memastikan barang terkirim dengan aman ke konsumen. Ini dia:

1. Perhatikan Jenis Barang yang akan Dikirim

Sebelum membungkus barang, penting untuk memperhatikan jenis barang yang akan dikirim. Terdapat beberapa barang yang membutuhkan perlakuan ekstra karena karakteristik barang akan mempengaruhi cara membungkusnya.

Misalnya, untuk membungkus barang pecah belah, maka perlu bantalan ekstra berupa tambahan bubble wrap atau carton corrugated (karton bentuk bergelombang), serta jika dibutuhkan bisa juga menggunakan packing kayu agar lebih aman.

2. Gunakan Material Kemasan yang Tepat

Beberapa material yang biasa digunakan untuk membungkus barang adalah kardus, styrofoam, box carton, bubble wrap, amplop, karung, hingga box kayu. Dalam hal ini, tidak semua material cocok dan dibutuhkan untuk suatu barang. Untuk itu, penggunaan material kemasan harus disesuaikan dengan kebutuhan.

Sebagai contoh, saat akan mengirim barang yang mengandung cairan, maka semua sisi harus terbungkus bubble wrap dan lakban, serta pastikan tidak ada ruang kosong jika dibungkus menggunakan kardus agar barang tidak bergeser, sehingga bisa membuatnya pecah atau bocor.

3. Bungkus Barang dengan Berlapis

Membungkus barang dengan berlapis bertujuan agar dapat meredam benturan dan meminimalisir kerusakan pada suatu barang, sehingga memberikan keamanan yang ekstra. Dalam hal ini, barang yang akan dibungkus terdiri dari lapisan utama, lapisan terluar, dan lapisan tambahan dengan menggunakan material pembungkus yang dikombinasikan sesuai dengan jenis barang.

4. Pastikan Barang Dibungkus dengan Rapi dan Rapat

Selain menerapkan langkah-langkah di atas, pastikan juga barang dibungkus dengan rapi dan rapat. Selain itu, untuk menghindari paket terbuka saat dalam perjalanan, bisa gunakan lakban dan selotip. Supaya lebih aman, sebaiknya seluruh paket dilapisi dengan lakban sehingga membuat permukaan paket menjadi lebih kuat dan tidak mudah sobek.

5. Pakai Label Peringatan

Memberikan label sebagai peringatan penting dilakukan untuk memberi tanda bahwa paket berisi barang yang rawan rusak. Label peringatan ini umumnya bertuliskan, misalnya "Jangan dibanting" , "Fragile", maupun "Handle with care". Memakai label peringatan berguna untuk memberitahu pegawai pengiriman agar menjaga barang dengan lebih hati-hati.

6. Tulis Data Pengiriman Selengkap Mungkin

Pengemasan barang yang baik harus mencantumkan data pengiriman selengkap mungkin. Dengan mencantumkan data secara lengkap akan memudahkan proses pengiriman dan pihak penerima bisa dengan mudah mengecek apakah detail paket sudah akurat.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Project S TikTok Shop Dinilai Ancam UMKM Indonesia

Project S TikTok Shop Dinilai Ancam UMKM Indonesia

Bisnis | Jum'at, 07 Juli 2023 | 06:29 WIB

Pemerintah Larang Hubungan Keluarga di Antara Pengawas dan Pengurus Koperasi

Pemerintah Larang Hubungan Keluarga di Antara Pengawas dan Pengurus Koperasi

Bisnis | Rabu, 05 Juli 2023 | 16:39 WIB

Smeru Institute: UKM Indonesia Masih Hadapi Tantangan dan Hambatan di Era Digital

Smeru Institute: UKM Indonesia Masih Hadapi Tantangan dan Hambatan di Era Digital

Bisnis | Kamis, 29 Juni 2023 | 12:48 WIB

Terkini

Ikuti Tren Global, Harga Avtur Pertamina Turun hingga 10 Persen

Ikuti Tren Global, Harga Avtur Pertamina Turun hingga 10 Persen

Bisnis | Senin, 01 Juni 2026 | 09:36 WIB

Harga BBM di SPBU Swasta hingga Pertamina per 1 Juni 2026

Harga BBM di SPBU Swasta hingga Pertamina per 1 Juni 2026

Bisnis | Senin, 01 Juni 2026 | 09:10 WIB

Harga BBM Pertamax Turbo Naik Jadi Rp 20.750/liter

Harga BBM Pertamax Turbo Naik Jadi Rp 20.750/liter

Bisnis | Senin, 01 Juni 2026 | 08:35 WIB

Didukung Kemenhub, Agung Sedayu Siapkan Terminal Terpadu di PIK 2, Hubungkan MRT hingga Bandara

Didukung Kemenhub, Agung Sedayu Siapkan Terminal Terpadu di PIK 2, Hubungkan MRT hingga Bandara

Bisnis | Senin, 01 Juni 2026 | 08:26 WIB

Canggihnya Ambulans Universitas Sanata Dharma, Multifungsi dan Bisa untuk Operasi Ringan

Canggihnya Ambulans Universitas Sanata Dharma, Multifungsi dan Bisa untuk Operasi Ringan

Bisnis | Senin, 01 Juni 2026 | 08:05 WIB

Harga Avtur Turun 10 Persen Mulai 1 Juni

Harga Avtur Turun 10 Persen Mulai 1 Juni

Bisnis | Senin, 01 Juni 2026 | 08:03 WIB

Bank Indonesia Bongkar Penyebab Rupiah Terus Tertekan

Bank Indonesia Bongkar Penyebab Rupiah Terus Tertekan

Bisnis | Senin, 01 Juni 2026 | 08:02 WIB

Kemenperin Minta Kaji Ulang Kemasan Polos Produk Tembakau

Kemenperin Minta Kaji Ulang Kemasan Polos Produk Tembakau

Bisnis | Senin, 01 Juni 2026 | 07:53 WIB

Bisnis Logistik Ikut Kecipratan Berkah Pariwisata Bali

Bisnis Logistik Ikut Kecipratan Berkah Pariwisata Bali

Bisnis | Senin, 01 Juni 2026 | 07:41 WIB

LPS Pertahankan Tingkat Bunga Penjaminan hingga September 2026, Apa Efeknya?

LPS Pertahankan Tingkat Bunga Penjaminan hingga September 2026, Apa Efeknya?

Bisnis | Senin, 01 Juni 2026 | 07:36 WIB