Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.790.000
Beli Rp2.665.000
IHSG 6.127,381
LQ45 611,168
Srikehati 300,000
JII 381,954
USD/IDR 17.878

Kupas Grey Area Pekerja Gig hingga Etika dalam Pasar Ketenagakerjaan di Global Summer Week 2023

Iman Firmansyah

Jum'at, 14 Juli 2023 | 12:30 WIB
Kupas Grey Area Pekerja Gig hingga Etika dalam Pasar Ketenagakerjaan di Global Summer Week 2023
Caption: Ramavito Mountaino, Chief Financial Officer EdenFarm memaparkan tema “Ethics on Labour Market” dalam acara Global Summer Week yang diselenggarakan oleh Fakultas Ekonomi Bisnis Universitas Gadjah Mada, Rabu (12/7/2023). (Istimewa)

Suara.com - Kinerja perekonomian yang baik tentu identik dengan perkembangan pasar tenaga kerja yang juga membaik.

Dilansir dari Badan Pusat Statistik Indonesia, Tingkat Pengangguran Terbuka (TPT) per Februari 2023 kembali menurun menjadi 5,45% dari sebelumnya 5,83% pada Agustus 2022.

Seiring dengan perkembangan pasar kerja, menurut data World Bank tahun 2021, Indonesia memiliki 1,2 juta digital gig workers, atau mereka yang bekerja berdasarkan proyek tertentu dalam waktu singkat, tanpa hubungan kerja dengan pemberi kerja.

Dimana dari jumlah tersebut, 49% bekerja di bidang creative dan multimedia, 21% clerical dan data entry, dan 14% jasa penulisan dan penerjemah.

Dalam salah satu topik pada Global Summer Week, yang diselenggarakan oleh Fakultas Ekonomi Bisnis Universitas Gadjah Mada, Rabu (12/7/2023), Ramavito Mountaino, Co-Founder dan Chief Financial Officer EdenFarm; berbagi ilmu dengan para peserta workshop mengenai Ethics on Labor Market, atau etika dalam pasar ketenagakerjaan di Indonesia, termasuk wilayah abu-abu bagi para gig worker.

Dijelaskan oleh Ramavito, bahwa terdapat pro dan kontra dalam gig economy. Bagi perusahaan, gig economy mendukung fleksibilitas dalam cost sehingga perusahaan dapat bertumbuh dengan lebih cepat, dan bagi pekerja gig economy dapat menjadi sumber pendapatan dengan jam kerja yang lebih fleksibel.

“Namun masih ada grey area atau wilayah abu-abu yang menyebabkan pekerja gig rentan akan terminasi sepihak, tidak terlindungi oleh asuransi kesehatan, upah tidak mengacu pada regulasi dan hanya ditentukan berdasarkan kesepakatan antara pekerja gig dan pencari kerja, serta jam kerja yang biasanya lebih panjang dari pekerja tetap pada umumnya,” paparnya.

EdenFarm, startup food-service yang berfokus pada pasar B2B, saat ini merupakan lapangan pekerjaan bagi lebih dari 600 karyawan tetap. Selain karyawan tetap, EdenFarm juga didukung oleh pekerja harian untuk kegiatan operasional perusahaan seperti pengelolaan Eden Collection Facilities (ECF) & Eden Fulfillment Center (EFC).

“Kami juga bermitra dengan outsource company untuk pemenuhan kurir logistik produk segar, dan tentunya dengan para petani. Hingga pertengahan tahun ini kami telah memiliki 5.000 mitra tani yang tersebar di pulau Jawa,” ujar Ramavito.

Ramavito menekankan bahwa secara etika ada berbagai hal yang perlu menjadi pokok kesepakatan antara pekerja dengan pemberi kerja, antara lain gaji pokok, BPJS, dan cuti tahunan. Dengan perkembangan era yang semakin modern, saat ini EdenFarm juga memberikan berbagai tunjangan tambahan, seperti tunjangan akomodasi dan komunikasi, cuti ulang tahun, asuransi kesehatan untuk keluarga dan reward program sebagai wujud apresiasi kepada karyawan dengan performa terbaik.

Dalam hal pengembangan kompetensi, EdenFarm memiliki Eden Learning Center yang secara rutin mengadakan webinar bulanan dengan berbagai topik menarik, hingga pelatihan-pelatihan bagi karyawan yang didukung oleh perusahaan.

“Kami percaya karyawan memainkan peranan penting dalam pertumbuhan bisnis. EdenFarm berupaya untuk menyediakan lingkungan kerja yang aman bagi seluruh karyawan dan menetapkan kode etik perusahaan atau code of conduct guna memastikan lingkungan kerja yang aman dan kondusif bagi seluruh karyawan,” tutup Vito.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Usia ke-5, OrderOnline.id Berkomitmen untuk Membangun Ekosistem Bisnis Online di Indonesia

Usia ke-5, OrderOnline.id Berkomitmen untuk Membangun Ekosistem Bisnis Online di Indonesia

Press Release | Kamis, 13 Juli 2023 | 18:35 WIB

Kegiatan Bisnis Mulai Bangkit di Kuartal II, BI Ungkap Datanya

Kegiatan Bisnis Mulai Bangkit di Kuartal II, BI Ungkap Datanya

Bisnis | Jum'at, 14 Juli 2023 | 11:33 WIB

Gurita Bisnis Indra Priawan, Terancam Disomasi Terkait Saham Keluarga

Gurita Bisnis Indra Priawan, Terancam Disomasi Terkait Saham Keluarga

Entertainment | Kamis, 13 Juli 2023 | 14:05 WIB

Suami Nikita Willy Terancam Disomasi Tante Sendiri, Dituntut Kembalikan Uang Puluhan Miliar

Suami Nikita Willy Terancam Disomasi Tante Sendiri, Dituntut Kembalikan Uang Puluhan Miliar

| Kamis, 13 Juli 2023 | 12:45 WIB

Valuasi Dinilai Jadi Tantangan Bisnis Startup Ke Depan

Valuasi Dinilai Jadi Tantangan Bisnis Startup Ke Depan

Bisnis | Kamis, 13 Juli 2023 | 11:35 WIB

Mahalnya Tas Sekolah Gala Sky, Setara Paket Bisnis Franchise Makanan

Mahalnya Tas Sekolah Gala Sky, Setara Paket Bisnis Franchise Makanan

Bisnis | Kamis, 13 Juli 2023 | 11:12 WIB

Terkini

Kemenperin Minta Kaji Ulang Kemasan Polos Produk Tembakau

Kemenperin Minta Kaji Ulang Kemasan Polos Produk Tembakau

Bisnis | Senin, 01 Juni 2026 | 07:53 WIB

Bisnis Logistik Ikut Kecipratan Berkah Pariwisata Bali

Bisnis Logistik Ikut Kecipratan Berkah Pariwisata Bali

Bisnis | Senin, 01 Juni 2026 | 07:41 WIB

LPS Pertahankan Tingkat Bunga Penjaminan hingga September 2026, Apa Efeknya?

LPS Pertahankan Tingkat Bunga Penjaminan hingga September 2026, Apa Efeknya?

Bisnis | Senin, 01 Juni 2026 | 07:36 WIB

Pertamax Turbo Naik, Harga BBM Pertamax Tetap Dibanderol Rp 12.300

Pertamax Turbo Naik, Harga BBM Pertamax Tetap Dibanderol Rp 12.300

Bisnis | Senin, 01 Juni 2026 | 07:33 WIB

Airlangga Klaim Kebijakan Ekspor Satu Pintu Tak Ganggu Ambisi RI Jadi Raja Kendaraan Listrik

Airlangga Klaim Kebijakan Ekspor Satu Pintu Tak Ganggu Ambisi RI Jadi Raja Kendaraan Listrik

Bisnis | Senin, 01 Juni 2026 | 07:16 WIB

Tak Cuma AS, Pemerintah RI Siapkan 'Karpet Merah' DHE SDA Eksportir Asing

Tak Cuma AS, Pemerintah RI Siapkan 'Karpet Merah' DHE SDA Eksportir Asing

Bisnis | Minggu, 31 Mei 2026 | 19:20 WIB

Perkuat GCG dan Efisiensi, Pengamat Apresiasi Tata Kelola BUMN

Perkuat GCG dan Efisiensi, Pengamat Apresiasi Tata Kelola BUMN

Bisnis | Minggu, 31 Mei 2026 | 16:54 WIB

Danantara Sumberdaya Indonesia Beroperasi, Pemerintah Masih "Buta" Soal Target Kinerja

Danantara Sumberdaya Indonesia Beroperasi, Pemerintah Masih "Buta" Soal Target Kinerja

Bisnis | Minggu, 31 Mei 2026 | 16:47 WIB

DSI Resmi Kelola Ekspor Mulai 1 Juni, Ada Bocoran Peran Dirjen Bea Cukai

DSI Resmi Kelola Ekspor Mulai 1 Juni, Ada Bocoran Peran Dirjen Bea Cukai

Bisnis | Minggu, 31 Mei 2026 | 16:19 WIB

Belajar dari 'TikTok', Rugi di Pasar Modal: Bahaya Investasi Berbasis Tren Media Sosial

Belajar dari 'TikTok', Rugi di Pasar Modal: Bahaya Investasi Berbasis Tren Media Sosial

Bisnis | Minggu, 31 Mei 2026 | 15:25 WIB