Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.551.000
Beli Rp2.425.000
IHSG 6.501,585
LQ45 638,736
Srikehati 310,420
JII 390,270
USD/IDR 17.774

KNP Sulsel Edukasi Alat Tangkap Ramah Lingkungan Kepada Nelayan di Makassar

Iwan Supriyatna

Senin, 17 Juli 2023 | 08:28 WIB
KNP Sulsel Edukasi Alat Tangkap Ramah Lingkungan Kepada Nelayan di Makassar
Edukasi kepada para nelayan di Pulau Barrang Lompo, Kelurahan Ujung Tanah, Kecamatan Kepulauan Sangkarrang, Kota Makassar.

Suara.com - Sukarelawan Ganjar Pranowo dari Komunitas Nelayan Pesisir (KNP) Sulawesi Selatan mengajak para pelaut untuk ikut menjaga kelestarian ekosistem lingkungan laut.

Untuk itu, mereka menggelar edukasi kepada para nelayan di Pulau Barrang Lompo, Kelurahan Ujung Tanah, Kecamatan Kepulauan Sangkarrang, Kota Makassar.

"Kegiatan ini merupakan kegiatan edukasi buat masyarakat kepulauan Barrang Lompo untuk lebih menggunakan alat tangkap secara ramah lingkungan," kata Koordinator Wilayah (Korwil) KNP Sulawesi Selatan, Indra Gunawan ditulis Senin (17/7/2023).

Di dalam laut, ikan-ikan itu membutuhkan lingkungan yang sehat dari mulai air hingga terumbu karangnya. Ekosistem laut itu pun dinilai rentan mengalami kerusakan akibat penanganan ikan yang salah.

Beberapa cara menangkap ikan yang merusak lingkungan di antaranya seperti menggunakan pukat hingga bahan peledak. Sayangnya, praktek tersebut diakui masih banyak dilakukan oleh oknum nelayan di daerahnya.

Oleh karena itu, para sukarelawan Ganjar Pranowo merasa tergerak untuk menyadarkan para nelayan yang masih menggunakan teknik dan alat tangkap ikan yang merusak lingkungan.

"Jadi, tujuan dari kegiatan ini merupakan kegiatan edukatif yang mana kami berusaha untuk lebih mendekatkan diri ke masyarakat dan memberikan gambaran umum terkait bagaimana penggunaan alat tangkap yang lebih ramah lingkungan," tuturnya.

Para peserta diajak untuk tidak hanya mengejar hasil tangkapan ikan yang banyak tetapi juga ikut memikirkan dampaknya terhadap ekosistem laut dengan memilih alat yang ramah lingkungan.

"Alat tangkap yang ramah lingkungan itu alat tangkap yang tidak merusak ekosistem yang lain. Karena, ada beberapa alat tangkap itu yang bisa merusak terumbu karang dan hewan-hewan lain yang ada di laut," kata Indra.

baca juga

Bersamaan dengan itu, para sukarelawan KNP Sulawesi Selatan juga mengenalkan Ganjar Pranowo sebagai Calon Presiden 2024 melalui keberhasilannya menjadi Gubernur Jawa Tengah.

Indra mengakui kegiatan-kegiatan KNP selama ini memang terinspirasi dari program kerja Ganjar yang telah berkontribusi dalam pelestarian lingkungan laut di wilayah Jawa Tengah.

"Masyarakat hari ini yang ikut kegiatan itu sangat antusias dan tertarik mengikuti kegiatan dikarenakan kegiatan ini secara pribadi saya mengikuti dari figur Pak Ganjar yang lebih menjaga lingkungan," ujarnya.

Kegiatan-kegiatan serupa dipastikan akan terus digelar di berbagai wilayah untuk menyosialisasikan komitmen Ganjar Pranowo menjaga kelestarian lingkungan di Indonesia.

Di Pulau Barrang Lompo sendiri, terdapat lebih dari 5.000 orang penduduk di mana ada sekitar 80-90 persen di antaranya yang berprofesi sebagai nelayan seperti diakui salah seorang nelayan muda bernama Muh Adnan.

Menurutnya, jenis ikan yang banyak diburu para nelayan di sana salah satunya adalah cumi-cumi. Setelah mengikuti kegiatan kali ini, ia berjanji untuk menggunakan alat pancing manual yang lebih ramah lingkungan.

"Kegiatan ini sangat positif karena dengan adanya kegiatan ini para nelayan di sini terbantu, lebih mengetahui tentang alat tangkap yang ramah lingkungan dan tidak merusak ekosistem laut seperti merusak terumbu karang dan lain sebagainya," tutur Adnan.

Tak hanya memberikan edukasi, para sukarelawan Ganjar juga memberikan bantuan beberapa alat tangkap ramah lingkungan hingga bahan bakar minyak bagi para nelayan yang mengikuti kegiatan kali ini.

Adnan pun mengapresiasi inisiatif para sukarelawan KNP Sulawesi Selatan dan menitipkan harapannya untuk Ganjar apabila terpilih menjadi Presiden 2024 mendatang.

"Harapan saya untuk ke depannya semoga Pak Ganjar lebih memperhatikan perhatian nelayan yang ada di sini, nelayan-nelayan di sini," kata Adnan mendukung Ganjar menjadi Presiden 2024.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Peringati Hari Nelayan Tegal Buleud, Relawan Sandiaga Uno Berikan Bantuan Sembako Murah di Kabupaten Sukabumi

Peringati Hari Nelayan Tegal Buleud, Relawan Sandiaga Uno Berikan Bantuan Sembako Murah di Kabupaten Sukabumi

Bisnis | Senin, 17 Juli 2023 | 08:07 WIB

Ribuan Amunisi Perang Dunia II Ditemukan di Cilacap

Ribuan Amunisi Perang Dunia II Ditemukan di Cilacap

Pekanbaru | Minggu, 16 Juli 2023 | 15:25 WIB

KNP Lampung Berikan Bantuan untuk Korban Banjir Bandang di Tanggamus

KNP Lampung Berikan Bantuan untuk Korban Banjir Bandang di Tanggamus

Bisnis | Kamis, 13 Juli 2023 | 08:27 WIB

Terkini

Fenomena Slow Dating: Saat Gen Z Tidak Lagi Terburu-buru Menjalin Hubungan

Fenomena Slow Dating: Saat Gen Z Tidak Lagi Terburu-buru Menjalin Hubungan

Your Say | Jum'at, 21 Agustus 2026 | 08:20 WIB

Buron ke Singapura, Ini Tampang Bos THM Planet Batam yang Jadi Buruan Bareskrim dan Interpol

Buron ke Singapura, Ini Tampang Bos THM Planet Batam yang Jadi Buruan Bareskrim dan Interpol

News | Jum'at, 21 Agustus 2026 | 08:16 WIB

Rp660 Juta Digelontorkan Untuk Bangun Huntap Bencana Aceh

Rp660 Juta Digelontorkan Untuk Bangun Huntap Bencana Aceh

Bisnis | Jum'at, 21 Agustus 2026 | 08:15 WIB

Tak Perlu ke Toko, Begini Cara Menjajal Galaxy Z Series dari Smartphone

Tak Perlu ke Toko, Begini Cara Menjajal Galaxy Z Series dari Smartphone

Tekno | Jum'at, 21 Agustus 2026 | 08:09 WIB

KPK Diam-diam Periksa Pejabat Unsoed dan Pihak Swasta di Banyumas

KPK Diam-diam Periksa Pejabat Unsoed dan Pihak Swasta di Banyumas

Jawa Tengah | Jum'at, 21 Agustus 2026 | 08:01 WIB

Setelah 13 Hari Ditutup, Wisata Bromo Kembali Dibuka untuk Pengunjung

Setelah 13 Hari Ditutup, Wisata Bromo Kembali Dibuka untuk Pengunjung

Foto | Jum'at, 21 Agustus 2026 | 08:00 WIB

Emiten WSKT Selesaikan Bangunan Gedung Siti Baroroh Baried FIB UGM Rampung yang Bernilai Rp131 M

Emiten WSKT Selesaikan Bangunan Gedung Siti Baroroh Baried FIB UGM Rampung yang Bernilai Rp131 M

Bisnis | Jum'at, 21 Agustus 2026 | 07:54 WIB

Mendagri 5 Hari Hadir di NTT: Pemerintah Pusat Enggak Akan Tinggal Diam, Kita 'Keroyok' Semua!

Mendagri 5 Hari Hadir di NTT: Pemerintah Pusat Enggak Akan Tinggal Diam, Kita 'Keroyok' Semua!

News | Jum'at, 21 Agustus 2026 | 07:52 WIB

AI Ubah Cara Konsumen Cari Brand, Bisnis Dituntut Makin Adaptif

AI Ubah Cara Konsumen Cari Brand, Bisnis Dituntut Makin Adaptif

Tekno | Jum'at, 21 Agustus 2026 | 07:45 WIB

Mobil Patroli Terbakar di Markas Polsek Tambaksari: Satu Terduga Pelaku Diciduk

Mobil Patroli Terbakar di Markas Polsek Tambaksari: Satu Terduga Pelaku Diciduk

Jatim | Jum'at, 21 Agustus 2026 | 07:43 WIB

×