Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.860.000
Beli Rp2.735.000
IHSG 7.458,496
LQ45 746,470
Srikehati 349,085
JII 516,664

Waspada Jual Beli Video Gay Anak di Bawah Umur di Medsos, Ini Motifnya

M Nurhadi | Suara.com

Jum'at, 28 Juli 2023 | 16:31 WIB
Waspada Jual Beli Video Gay Anak di Bawah Umur di Medsos, Ini Motifnya
Ilustrasi Kekerasan Berbasis Gender Online pada anak. [Foto : Rochmat/Suara.com]

Suara.com - Praktik jual-beli video gay anak di bawah umur bisa terjadi di media sosial. Orang dewasa perlu waspada sehingga anak-anak mereka terhindar menjadi korban. Video gay anak atau biasa disebut sebagai video gay kid (VGK) biasanya menampilkan aktivitas menyimpang anak-anak, berusia mulai 7 – 15 tahun dengan orang dewasa.

Video ini pun diperjualbelikan secara bebas di dunia maya. Target konsumennya adalah orang-orang dengan orientasi seksual menyimpang. 

Penyebaran video gay anak banyak terjadi di kanal media sosial. Di Instagram, ketika mengetikkan kata video gay kids, banyak akun-akun dengan nama sama muncul.

Akun yang terkunci itu menawarkan jasa jual-beli video gay anak. Harganya pun cukup murah, yakni mulai Rp30.000 dan bisa dibayar hanya dengan sekali transfer. Lebih berbahaya lagi lantaran dalam video tersebut ada kemungkinan pelaku jual-beli juga membongkar identitas pribadi sang anak. 

Bukan Kasus Baru

Kasus jual-beli video gay anak di bawah umur di media sosial sebenarnya bukan bentuk kejahatan baru. Sebelumnya, kasus serupa pernah terjadi sekitar 2017 silam.

Saat itu, Polda Metro Jaya berhasil mengungkap jaringan penyebar video gay kid (VGK) yang menjual konten pornografi anak laki-laki di bawah umur lewat akun Twitter Asian Boys. Jaringan perdagangan konten tersebut telah menjangkau 49 negara antara lain Indonesia, Malaysia, Arab Saudi, dan Amerika Serikat.

Jaringan Asian Boys membentuk grup-grup di Whatsapp dan Telegram. Para pembeli konten pornografi bisa menjadi member dari grup-grup tersebut untuk kemudian mengkonsumsi konten pornografi anak secara bebas.

Atas kejadian tersebut, aparat bersama Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kominfo) melakukan pelacakan terhadap akun-akun penjualan VGK untuk kemudian melakukan take down atau penghapusan dari internet. 

Banyak motif yang melatarbelakangi maraknya kasus penjualan VGK. Dalam kasus yang sama, tiga orang yang ditetapkan sebagai tersangka mengaku motif mereka bukanlah uang atau keuntungan materi. Kelompok penjual video adegan porno anak-anak dengan lelaki dewasa sejenis itu dulu ternyata pernah menjadi korban pencabulan.

Dengan demikian, ada motif mencari kepuasan atas tindakan asusila tersebut. Kejadian ini membuat polisi bekerja sama dengan Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA) serta pihak swasta untuk mencegah kasus-kasus pornografi yang melibatkan anak-anak.

Kontributor : Nadia Lutfiana Mawarni

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

5 Fakta Baru Mahasiswa UMY Korban Mutilasi: Ternyata Sedang Teliti LGBT, Dibunuh Responden?

5 Fakta Baru Mahasiswa UMY Korban Mutilasi: Ternyata Sedang Teliti LGBT, Dibunuh Responden?

News | Jum'at, 28 Juli 2023 | 13:28 WIB

Diduga Sarang LGBT, Rektor UKI Bantah Hutan Kota Cawang di Wilayah Mereka

Diduga Sarang LGBT, Rektor UKI Bantah Hutan Kota Cawang di Wilayah Mereka

News | Kamis, 27 Juli 2023 | 21:32 WIB

Jadi 'Sarang' Aktivitas LGBT, Pemprov DKI Perketat Keamanan di Hutan Kota Cawang

Jadi 'Sarang' Aktivitas LGBT, Pemprov DKI Perketat Keamanan di Hutan Kota Cawang

Jakarta | Kamis, 27 Juli 2023 | 20:22 WIB

Jebak Korban Tawarkan Pinjaman Uang, Puluhan Perempuan dan Anak di Bawah Umur Dijadikan LC

Jebak Korban Tawarkan Pinjaman Uang, Puluhan Perempuan dan Anak di Bawah Umur Dijadikan LC

Jogja | Kamis, 27 Juli 2023 | 18:10 WIB

Heboh Oknum Satpol PP Dharmasraya LGBT, Foto dan Video Bermesraan Sesama Cewek Beredar di Medsos

Heboh Oknum Satpol PP Dharmasraya LGBT, Foto dan Video Bermesraan Sesama Cewek Beredar di Medsos

Sumbar | Kamis, 27 Juli 2023 | 11:20 WIB

Anggap Pria Cosplay Pakai Hijab Lecehkan Agama, Ragil Mahardika Kena Skakmat: Lu Juga Makin ke Sini Makin ke Sana!

Anggap Pria Cosplay Pakai Hijab Lecehkan Agama, Ragil Mahardika Kena Skakmat: Lu Juga Makin ke Sini Makin ke Sana!

Entertainment | Kamis, 27 Juli 2023 | 07:15 WIB

Terkini

Ekspor IKM Surabaya Tembus 2,73 Juta Dolar AS, SIL Festival 2026 Serap Ribuan Tenaga Kerja Lokal

Ekspor IKM Surabaya Tembus 2,73 Juta Dolar AS, SIL Festival 2026 Serap Ribuan Tenaga Kerja Lokal

Bisnis | Sabtu, 11 April 2026 | 17:59 WIB

Mengapa WFH di Jumat Akan Kurang Efektif Tekan Konsumsi BBM?

Mengapa WFH di Jumat Akan Kurang Efektif Tekan Konsumsi BBM?

Bisnis | Sabtu, 11 April 2026 | 17:30 WIB

Apindo dan KSPSI Bahas RUU Ketenagakerjaan Bersama-sama

Apindo dan KSPSI Bahas RUU Ketenagakerjaan Bersama-sama

Bisnis | Sabtu, 11 April 2026 | 16:05 WIB

Negosiasi AS - Iran Hari Ini Tentukan Harga Minyak Dunia, Bisa Tembus 100 Dolar per Barel

Negosiasi AS - Iran Hari Ini Tentukan Harga Minyak Dunia, Bisa Tembus 100 Dolar per Barel

Bisnis | Sabtu, 11 April 2026 | 15:20 WIB

Pasokan Gas Jawa TimurJateng Stabil, BPH Migas Pastikan Energi Industri Aman dan Optimal

Pasokan Gas Jawa TimurJateng Stabil, BPH Migas Pastikan Energi Industri Aman dan Optimal

Bisnis | Sabtu, 11 April 2026 | 14:10 WIB

Isu Penggeledahan Kejati, Menteri Dody Tegaskan Transparansi APBN di Kementerian PU

Isu Penggeledahan Kejati, Menteri Dody Tegaskan Transparansi APBN di Kementerian PU

Bisnis | Sabtu, 11 April 2026 | 13:34 WIB

Ketahanan Energi RI Naik Jadi Hampir 30 Hari, Bahlil: Target 1 Bulan Segera Tercapai

Ketahanan Energi RI Naik Jadi Hampir 30 Hari, Bahlil: Target 1 Bulan Segera Tercapai

Bisnis | Sabtu, 11 April 2026 | 12:34 WIB

Pasar Global Makin Ketat, KKP Dorong Transparansi Rantai Pasok Ikan

Pasar Global Makin Ketat, KKP Dorong Transparansi Rantai Pasok Ikan

Bisnis | Sabtu, 11 April 2026 | 11:56 WIB

JK Ngotot Harga BBM Naik, Wihadi DPR: Jangan Bikin Pemerintah dan Rakyat Jadi Sulit

JK Ngotot Harga BBM Naik, Wihadi DPR: Jangan Bikin Pemerintah dan Rakyat Jadi Sulit

Bisnis | Sabtu, 11 April 2026 | 11:55 WIB

Selat Hormuz Masih Tertutup, Ranjau Laut Iran Ganggu Pasokan Energi Global

Selat Hormuz Masih Tertutup, Ranjau Laut Iran Ganggu Pasokan Energi Global

Bisnis | Sabtu, 11 April 2026 | 11:14 WIB