Dolar AS Melemah Efek Inflasi, Harga Emas Rebound

M Nurhadi | Suara.com

Sabtu, 29 Juli 2023 | 06:49 WIB
Dolar AS Melemah Efek Inflasi, Harga Emas Rebound
Ilustrasi emas (freepik)

Suara.com - Harga emas naik pada akhir perdagangan Jumat (Sabtu pagi WIB) setelah mengalami penurunan tajam sehari sebelumnya. Kenaikan ini terjadi karena dolar Amerika Serikat (AS) melemah menyusul keputusan Bank Sentral Jepang untuk menyesuaikan kebijakan moneternya, serta inflasi AS yang menunjukkan pelambatan.

Kontrak emas paling aktif untuk pengiriman Agustus di Divisi Comex New York Exchange mengalami lonjakan sebesar 14,70 dolar AS atau 0,75 persen menjadi menetap pada 1.960,40 dolar AS per ons. Emas mencapai harga tertinggi sesi di 1.962,20 dolar AS dan harga terendah di 1.944,20 dolar AS.

Sehari sebelumnya, pada Kamis (27/7), harga emas berjangka mengalami penurunan sebesar 24,40 dolar AS atau 1,24 persen menjadi 1.945,70 dolar AS. Namun, pada Rabu (26/7), harga naik sebesar 6,40 dolar AS atau 0,33 persen menjadi 1.970,10 dolar AS, dan pada Selasa (25/7), naik tipis sebesar 1,5 dolar AS atau 0,08 persen menjadi 1.963,70 dolar AS.

Melansir dari Antara, penurunan dolar AS disebabkan oleh data inflasi AS pada bulan Juni yang naik pada tingkat paling lambat dalam lebih dari dua tahun. Hal ini bisa membuat Federal Reserve lebih dekat untuk mengakhiri siklus kenaikan suku bunga.

Indeks dolar, yang mengukur kekuatan dolar AS terhadap enam mata uang utama lainnya, turun 0,1 persen menjadi 101,65, sementara yen Jepang menguat menjadi 140,96 terhadap dolar AS.

Inflasi tahunan AS pada Juni meningkat dengan pertumbuhan terkecil dalam lebih dari dua tahun, dengan tekanan harga yang mendasari dalam kisaran yang wajar. Jika tren ini berlanjut, maka Federal Reserve kemungkinan akan mendekati akhir siklus kenaikan suku bunga yang tercepat sejak 1980-an.

Tingkat inflasi inti, yang tidak memperhitungkan harga makanan dan energi yang fluktuatif, naik sebesar 4,1 persen dalam 12 bulan terakhir hingga Juni, turun tajam dari kenaikan 4,6 persen pada Mei, tetapi masih tetap di atas target 2,0 persen dari Federal Reserve.

Para analis percaya bahwa kenaikan harga emas merupakan tanda positif yang bisa mendorong harga naik lebih lanjut, meskipun harapan untuk kenaikan imbal hasil obligasi internasional juga bisa mempengaruhi harga emas.

Selain itu, berita ekonomi AS lainnya menyebutkan bahwa belanja konsumen naik 0,5 persen pada Juni, menandakan kepercayaan terhadap perekonomian karena inflasi kembali mereda dan ekonomi AS terus tumbuh.

Sebelumnya, Bank Sentral Jepang mengumumkan keputusan untuk melonggarkan cengkeramannya pada imbal hasil obligasi Pemerintah Jepang, yang menyebabkan gelombang kejutan di pasar obligasi internasional dan mengangkat imbal hasil JGB 10 tahun ke level tertinggi sejak 2014.

Para analis percaya bahwa rebound sedikit dari harga emas kemarin, di mana level 1.940 dolar AS dianggap sebagai zona support pertama, merupakan sinyal positif untuk harga emas.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Materi Teks Informasi Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Akhir Pekan, Harga Emas Diskon Besar-besaran

Akhir Pekan, Harga Emas Diskon Besar-besaran

Bisnis | Jum'at, 28 Juli 2023 | 10:10 WIB

Sore Ini Rupiah Parkir 'Pas' di Level Rp15.000

Sore Ini Rupiah Parkir 'Pas' di Level Rp15.000

Bisnis | Kamis, 27 Juli 2023 | 16:26 WIB

Harga Emas Makin Berkilau, Segini Bandrolnya Sekarang

Harga Emas Makin Berkilau, Segini Bandrolnya Sekarang

Bisnis | Kamis, 27 Juli 2023 | 10:06 WIB

Harga Emas Naik Lagi, Sekarang Dibandrol Segini

Harga Emas Naik Lagi, Sekarang Dibandrol Segini

Bisnis | Rabu, 26 Juli 2023 | 10:50 WIB

4 Cara Siapkan Tabungan Pendidikan Anak, Apa Saja yang Harus Dipertimbangkan?

4 Cara Siapkan Tabungan Pendidikan Anak, Apa Saja yang Harus Dipertimbangkan?

Jogja | Rabu, 26 Juli 2023 | 09:56 WIB

Harga Emas Macet di Rp1.072 Juta Per Gram

Harga Emas Macet di Rp1.072 Juta Per Gram

Bisnis | Senin, 24 Juli 2023 | 09:47 WIB

Terkini

Selat Hormuz Membara, Emiten BABY Buka-bukaan Nasib Bisnis Pakaian Anak

Selat Hormuz Membara, Emiten BABY Buka-bukaan Nasib Bisnis Pakaian Anak

Bisnis | Rabu, 25 Maret 2026 | 13:59 WIB

Usai Lebaran, Para Bos Anak Usaha Astra Kompak Mundur

Usai Lebaran, Para Bos Anak Usaha Astra Kompak Mundur

Bisnis | Rabu, 25 Maret 2026 | 13:31 WIB

Incar Dana Global, Merdeka Gold Resources (EMAS) Mau Listing di Bursa Hong Kong

Incar Dana Global, Merdeka Gold Resources (EMAS) Mau Listing di Bursa Hong Kong

Bisnis | Rabu, 25 Maret 2026 | 13:22 WIB

Bos BlackRock Wanti-wanti Harga Minyak US$ 150, Dunia Diambang Resesi Hebat?

Bos BlackRock Wanti-wanti Harga Minyak US$ 150, Dunia Diambang Resesi Hebat?

Bisnis | Rabu, 25 Maret 2026 | 13:18 WIB

PT KAI: Arus Balik Belum Capai Puncaknya

PT KAI: Arus Balik Belum Capai Puncaknya

Bisnis | Rabu, 25 Maret 2026 | 13:17 WIB

Tiket KA Lebaran Nyaris Ludes, Penjualan Tembus 96,5 Persen Saat Arus Balik Menguat

Tiket KA Lebaran Nyaris Ludes, Penjualan Tembus 96,5 Persen Saat Arus Balik Menguat

Bisnis | Rabu, 25 Maret 2026 | 13:04 WIB

IHSG Masih Kuat di Sesi I, 554 Saham Melonjak

IHSG Masih Kuat di Sesi I, 554 Saham Melonjak

Bisnis | Rabu, 25 Maret 2026 | 12:59 WIB

Arus Balik Bali-Jawa Lesu di H+2 Lebaran, Jumlah Penumpang dan Kendaraan Justru Turun

Arus Balik Bali-Jawa Lesu di H+2 Lebaran, Jumlah Penumpang dan Kendaraan Justru Turun

Bisnis | Rabu, 25 Maret 2026 | 12:58 WIB

Jumlah Motor Sebrangi Bakauheni Meroket, Naik 85 Persen di H+2 Lebaran

Jumlah Motor Sebrangi Bakauheni Meroket, Naik 85 Persen di H+2 Lebaran

Bisnis | Rabu, 25 Maret 2026 | 11:49 WIB

Arus Balik Membludak, 128 Ribu Orang Menyeberang dari Sumatera ke Jawa di H+2 Lebaran 2026

Arus Balik Membludak, 128 Ribu Orang Menyeberang dari Sumatera ke Jawa di H+2 Lebaran 2026

Bisnis | Rabu, 25 Maret 2026 | 11:28 WIB