Lokasi Program Food Estate di Mana Saja, Ini Penjelasan Lengkapnya

M Nurhadi

Senin, 21 Agustus 2023 | 16:35 WIB
Lokasi Program Food Estate di Mana Saja, Ini Penjelasan Lengkapnya
Pekerja menggunakan traktor saat mengolah tanah untuk tanaman singkong di areal lumbung pangan nasional 'food estate' di Tewai Baru, Kabupaten Gunung Mas, Kalimantan Tengah, Sabtu (6/3/2021). [ANTARA FOTO/Makna Zaezar]

Suara.com - Megaproyek Food Estate atau lumbung pangan yang dibangun di era Presiden Joko Widodo atau Jokowi banyak menuai kritik. Padahal daftar lokasi atau titik program food estate rencananya bakal dibangun di lima kabupaten dan saat ini masih dalam proses. Kritik soal program food estate sebagai kejahatan lingkungan salah satunya datang dari Sekretaris Jenderal PDIP, Hasto Kristiyanto. 

Hasto yang bergabung dengan partai pengusung Jokowi itu justru memiliki sikap yang kontra pada pemerintah. Dirinya mengatakan proyek food estate tersebut hanya berimbas pada penebangan hutan namun tidak mendapatkan dampak yang signifikan. Hasto juga menduga ada dana hasil kejahatan lingkungan yang mengalir ke kantong partai politik. 

5 Daftar Lokasi Program Food Estate

Program food estate akan dibangun di lima titik di seluruh Indonesia. Berikut daftar lokasinya. 

1. Sumatera Utara 

Proyek food estate di Sumatera Utara berlokasi di Kabupaten Humbang Hasundutan, Pakpak Barat, Tapanuli Tengah, dan Tapanuli Utara. Arahan presiden tersebut tertuang dalam Kepmen Menteri PPN/Bappenas Nomor Kep.19/M.PPN/HK/03/2023.

Hasil panen petani lahan food estate di Desa Ria-Ria, Sumatera Utara. (Dok. Kementan)
Hasil panen petani lahan food estate di Desa Ria-Ria, Sumatera Utara. (Dok. Kementan)

Sayangnya, proyek food estate dinilai gagal lantaran mangkrak dan diduga disalahgunakan. Proyek food estate di Sumatera Utara juga dinilai berimbas pada penebangan hutan yang akhirnya tak dimanfaatkan secara optimal.

2. Kalimantan Tengah

Kalimantan Tengah juga turut diproyeksikan sebagai lumbung pangan nasional sesuai dengan Perpres Nomor 108 Tahun 2022. Pembangunan food estate di Kalimantan Tengah dinilai cukup mengecewakan, padahal Jokowi telah menyiapkan 148.000 hektare lahan untuk penanaman padi. Diproyeksikan bahwa ekonomi wilayah Kalimantan secara keseluruhan akan tumbuh 5,5 - 6 persen jika food estate benar-benar berhasil.

baca juga

Idealisme tentang kesusksesan food estate ternyata justru berbanding terbalik dengan kenyataan. Hasto menilai proyek di Borneo ini justru menjadi lahan bagi pemangku kepentingan untuk memainkan anggaran. Hasto sontak menilai urgen untuk menggandeng Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan (PPATK) dalam rangka menelusuri apakah proyek food estate seperti di Kalimantan Tengah jadi lahan kejahatan.

Petani menanam bibit singkong di areal lumbung pangan nasional 'food estate' di Tewai Baru, Kabupaten Gunung Mas, Kalimantan Tengah, Sabtu (6/3/2021). [ANTARA FOTO/Makna Zaezar]
Petani menanam bibit singkong di areal lumbung pangan nasional 'food estate' di Tewai Baru, Kabupaten Gunung Mas, Kalimantan Tengah, Sabtu (6/3/2021). [ANTARA FOTO/Makna Zaezar]

3. Sumatera Selatan

Daerah-daerah yang akan disasar dalam pengembangan food estate di Sumatera Selatan adalah Ogan Ilir, Ogan Komering Ilir, Banyuasin, Ogan Komering Ulu Selatan dan Ogan Komering Ulu Timur. Seluruh daerah tersebut difokuskan untuk memproduksi padi dan jagung untuk menjamin ketahanan pangan.

4. Nusa Tenggara Timur (NTT)

Program food estate juga turut dicanangkan di NTT dengan melakukan penanaman jagung, tomat, dan kacang hijau. Lokasinya akan tersebar di tiga kabupaten berbeda yakni Kabupaten Belu, Kabupaten Sumba Tengah, dan Kabupaten Sumba Timur. 

Presiden Jokowi saat meninjau food estate di Kabupaten Sumba Tengah, NTT. (Tangkap Layar/Youtube)
Presiden Jokowi saat meninjau food estate di Kabupaten Sumba Tengah, NTT. (Tangkap Layar/Youtube)

5. Papua

Pemerintah juga memfokuskan food estate di daerah paling timur Indonesia yakni Provinsi Papua. Pemerintah membagi sektor food estate di Papua menjadi sebelas zona yang mayoritas fokus di penanaman jagung.

Kontributor : Nadia Lutfiana Mawarni

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Soal Kena 'Ultimatum' PDIP Pilih Mundur atau Dipecat, Budiman Sudjatmiko Ngaku Belum Dapat Panggilan Resmi Partai

Soal Kena 'Ultimatum' PDIP Pilih Mundur atau Dipecat, Budiman Sudjatmiko Ngaku Belum Dapat Panggilan Resmi Partai

News | Senin, 21 Agustus 2023 | 15:51 WIB

Respons Hasil Survei Litbang Kompas, Hasto PDIP: Ganjar Makin Dikenal, Beda Dengan Yang Lain

Respons Hasil Survei Litbang Kompas, Hasto PDIP: Ganjar Makin Dikenal, Beda Dengan Yang Lain

Kotak Suara | Senin, 21 Agustus 2023 | 15:07 WIB

Polemik PDIP Vs Budiman Gegara Dukung Prabowo, Menunggu Sanksi Partai

Polemik PDIP Vs Budiman Gegara Dukung Prabowo, Menunggu Sanksi Partai

News | Senin, 21 Agustus 2023 | 14:03 WIB

Ketum PDIP Megawati Soekarnoputri dan Ganjar Pranowo Bakal Hadiri Konsolidasi Relawan di Jogja

Ketum PDIP Megawati Soekarnoputri dan Ganjar Pranowo Bakal Hadiri Konsolidasi Relawan di Jogja

Jogja | Senin, 21 Agustus 2023 | 13:40 WIB

Analis Beberkan Alasan Budiman Sudjatmiko 'Mbalelo' Dukung Prabowo: Ganjar Tak Kuat Menangi Pilpres

Analis Beberkan Alasan Budiman Sudjatmiko 'Mbalelo' Dukung Prabowo: Ganjar Tak Kuat Menangi Pilpres

News | Senin, 21 Agustus 2023 | 11:56 WIB

PDIP Dinilai Terlalu Reaktif Soal Budiman Sudjatmiko: "Dia Pimpin PRD Saja Gagal"

PDIP Dinilai Terlalu Reaktif Soal Budiman Sudjatmiko: "Dia Pimpin PRD Saja Gagal"

News | Senin, 21 Agustus 2023 | 09:43 WIB

Terkini

Lawang Sewu Hadirkan Jejak Perjalanan Kereta Api di Kota Semarang

Lawang Sewu Hadirkan Jejak Perjalanan Kereta Api di Kota Semarang

Foto | Minggu, 13 September 2026 | 05:30 WIB

9 Finalis SHEPRENEUR 2026 Tampilkan Strategi Bisnis di Business Pitch Day

9 Finalis SHEPRENEUR 2026 Tampilkan Strategi Bisnis di Business Pitch Day

Foto | Minggu, 13 September 2026 | 05:15 WIB

105 Mitra Pengemudi Grab Dapat Kesempatan Umrah

105 Mitra Pengemudi Grab Dapat Kesempatan Umrah

Foto | Minggu, 13 September 2026 | 05:00 WIB

Pencarian 5 Jurnalis dan 3 Awak Kapal Masih Nihil akibat Cuaca Buruk di Lapangan

Pencarian 5 Jurnalis dan 3 Awak Kapal Masih Nihil akibat Cuaca Buruk di Lapangan

Banten | Minggu, 13 September 2026 | 01:36 WIB

Garudayaksa FC Dikalahkan Persik, Milos Joksic Malu

Garudayaksa FC Dikalahkan Persik, Milos Joksic Malu

Bola | Sabtu, 12 September 2026 | 23:50 WIB

Panglima TNI Cup 2026 Jadi Ajang Adu Nyali, Eks Menpora Dito Ariotedjo Ikut Pacu Jetski

Panglima TNI Cup 2026 Jadi Ajang Adu Nyali, Eks Menpora Dito Ariotedjo Ikut Pacu Jetski

Sport | Sabtu, 12 September 2026 | 23:24 WIB

Hari Ke-5 Pencarian Jurnalis Hilang, Tim SAR Temukan Helm dan Jerigen di Perairan Anyer

Hari Ke-5 Pencarian Jurnalis Hilang, Tim SAR Temukan Helm dan Jerigen di Perairan Anyer

News | Sabtu, 12 September 2026 | 22:11 WIB

Sindiran Pelatih Persib Usai Takluk di GBK: Persija Rayakan Kemenangan Seperti Juara Liga Champions

Sindiran Pelatih Persib Usai Takluk di GBK: Persija Rayakan Kemenangan Seperti Juara Liga Champions

Jabar | Sabtu, 12 September 2026 | 21:52 WIB

Titik Terang Hilangnya Jurnalis di Krakatau, Basarnas Temukan 4 Barang di Perairan Selat Sunda

Titik Terang Hilangnya Jurnalis di Krakatau, Basarnas Temukan 4 Barang di Perairan Selat Sunda

Banten | Sabtu, 12 September 2026 | 21:39 WIB

Laba Anjlok 19 Persen, Astra Jor-joran Akuisisi Tambang Emas di Awal 2026

Laba Anjlok 19 Persen, Astra Jor-joran Akuisisi Tambang Emas di Awal 2026

Bisnis | Sabtu, 12 September 2026 | 20:53 WIB

×