Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.710.000
Beli Rp2.570.000
IHSG 6.007,656
LQ45 597,448
Srikehati 291,253
JII 359,060
USD/IDR 17.916

Prediksi Pergerakan Bitcoin, Buy or Bye?

Iwan Supriyatna

Rabu, 06 September 2023 | 14:33 WIB
Prediksi Pergerakan Bitcoin, Buy or Bye?
Ilustrasi Bitcoin. (Unsplash/Bermix)

Suara.com - Bitcoin terlihat bergerak turun walau masih dalam zona konsolidasinya sejak akhir Juni 2023 ditambah dengan volume transaksinya yang masih belum tinggi. Dalam pergerakan ini terdapat potensi pergerakan arah baru karena konsolidasi dapat berhenti kapan saja.

Artikel ini akan membantu memberikan pandangan mengenai potensi pergerakan pekan ini apakah akan lanjut konsolidasi atau berhenti dan membentuk arah pergerakan baru dengan memberi beberapa sentimen yang akan terjadi pada pekan ini.

Dilansir dari Cryptoharian.com Dari sisi makroekonomi, pekan ini Bitcoin kemungkinan besar akan mendapatkan sentimen negatif karena banyaknya kabar yang akan dipublikasi terutama oleh pemerintah Amerika yang dapat menurunkan harga Bitcoin.

Hal ini disebabkan beberapa kabar ini adalah kabar publikasi data yang sensitif terhadap nilai Dolar Amerika sehingga menjadi sensitif untuk harga Bitcoin karena adanya korelasi atau hubungan negatif di antara kedua aset tersebut.

Pada pekan ini terdapat empat kabar utama yang merupakan data perekonomian Amerika yang berpotensi mendorong harga Bitcoin naik atau turun.

Tiga kabar utama akan datang pada 27 Juli 2023, dimana aka nada publikasi data penentuan suku bunga acuan, data pertumbuhan PDB atau Produk Domestik Bruto Amerika secara kuartalan, serta adanya data pengambilan dana bantuan sosial masyarakat Amerika.

Ketiga data ini dapat memberikan sentimen yang kuat untuk nilai Dolar Amerika dalam jangka pendek, yang juga kemungkinan besar akan mempengaruhi nilai Bitcoin dalam jangka pendek.

Pertama adalah data suku bunga acuan, dimana kemungkinan besar suku bunga acuan Amerika akan kembali naik di angka 5,5% dari sebelumnya 5,25% menurut para ekonom dan analis. Angka yang naik ini menandakan kemungkinan besar nilai Dolar Amerika akan naik karena adanya asumsi inflasi yang berpotensi untuk turun.

Kedua adalah data pertumbuhan ekonomi, dimana diprediksi bahwa pertumbuhan secara kuartalan diprediksi turun, menandakan perekonomian Amerika sedang melemah di kuartal kedua dibandingkan kuartal pertama.

Sentimen tersebut dapat mendorong harga Bitcoin naik karena menjadi sentimen negatif untuk Dolar Amerika dengan adanya asumsi perekonomian Amerika yang belum kuat. Jadi sentimen ini dapat menjadi penyeimbang sentimen penentuan suku bunga acuan yang diprediksi akan naik.

Ketiga adalah data dana bantuan sosial Amerika yang diprediksi akan bergerak turun menandakan bahwa kebijakan moneter dan fiskal Amerika mulai sejalan untuk mengurangi angka inflasi atau jumlah uang beredar. Jika benar, data ini dapat menjadi sentimen positif tambahan untuk Dolar Amerika dan menjadi sentimen negatif untuk Bitcoin.

Sentimen positif untuk Dolar Amerika ini masih ditambah dengan adanya pengumuman data PCE atau data harga barang konsumsi yang mencerminkan inflasi di Amerika secara inti dan umum dalam jangka waktu tahunan yang berarti perbandingan antara Juni 2022 dan Juni 2023.

Terlihat bahwa saat ini prediksi mayoritas ekonom dan analis adalah angka inflasi sedang bergerak turun dibanding tahun lalu, dimana angka PCE inti akan turun dari 4,6% menjadi 4,2% namun angka PCE umum mash belum ada prediksi.

Jika benar turun, maka ada kemungkinan Dolar Amerika akan naik karena berarti cerminan positif, sehingga melihat keempat sentimen tersebut, ada kemungkinan besar pekan ini Bitcoin akan bergerak turun.

Sentimen Internal Pasar Crypto

Di luar sentimen makroekonomi, terdapat dua sentimen negatif di pasar crypto yang berpotensi mendorong harga Bitcoin untuk turun namun tidak secara signifikan. Yang pertama adalah kabar perpindahan Bitcoin dalam jumlah besar yang membuat kekhawatiran.

Kabar Perpindahan Bitcoin Senilai $37 Juta

Dikabarkan bahwa saat ini terdapat Bitcoin sebanyak 1.037,42 BTC atau senilai dengan sekitar $37,8 Juta yang baru saja berpindah wallet setelah diam tersimpan selama 11 tahun. Pergerakan ini membuat kekhawatiran terkait adanya potensi jual yang akan dilakukan sehingga dapat mendorong harga Bitcoin turun secara signifikan.

Sentimen negatif kedua adalah kabar dari Tesla yang baru saja menghilangkan pilihan Bitcoin sebagai alat transaksi di situs resminya.

Kabar Tesla Menghapus Pilihan Bitcoin untuk Alat Pembayaran

Kabar ini membuat adanya sentimen negatif karena ada kemungkinan Tesla akan menjauh dari Bitcoin yang berarti adanya kemungkinan penjualan Bitcoin mengingat beberapa dana cadangan perusahaannya disimpan pada Bitcoin. Kondisi ini juga membuat kekhawatiran terkait adanya potensi penjualan yang mendorong harga turun.

Grafik Harian BTCUSD

Jika melihat pada grafik harian saat ini, Bitcoin terlihat sedang bergerak negatif namun masih stagnan. Indikator RSI dan MACD memperlihatkan adanya potensi awal dari pergerakan negatif walau belum signifikan.

Indikator 50 EMA saat ini memperlihatkan bahwa Bitcoin masih akan stagnan dan masih akan kuat menjaga batas bawahnya di sekitar $29,500 yang juga dekat dengan batas bawah zona konsolidasinya.

Tapi dengan banyaknya sentimen negatif yang beredar di awal pekan ini, kemungkinan besar Bitcoin akan bergerak turun menyentuh batas bawahnya dan menutup candlestick mingguannya di daerah $29,500.

Setelah itu jika ada sentimen positif baru terutama menuju awal Agustus 2023, kemungkinan Bitcoin akan bergerak naik dan melanjutkan konsolidasinya. Untuk saat ini pandangan pekan ini masih terlihat negatif dan kemungkinan Bitcoin akan turun pekan ini.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Punya Market Potensial, Pintu Gelar Pertemuan Bahas Seputar Web3 dan Teknologi Crypto

Punya Market Potensial, Pintu Gelar Pertemuan Bahas Seputar Web3 dan Teknologi Crypto

Bisnis | Kamis, 31 Agustus 2023 | 15:18 WIB

CEO Pintu: CEX dan DEX Memainkan Peran Penting dalam Ekonomi Crypto

CEO Pintu: CEX dan DEX Memainkan Peran Penting dalam Ekonomi Crypto

Bisnis | Selasa, 29 Agustus 2023 | 13:47 WIB

Transaksi Perdagangan Bitcoin Cetak Rekor Terendah Sejak 2018

Transaksi Perdagangan Bitcoin Cetak Rekor Terendah Sejak 2018

Bisnis | Selasa, 29 Agustus 2023 | 11:35 WIB

Terkini

Dilema Pertamina Naikkan Harga Pertamax, Ekonom: Kalau Ditahan Terus Bisa Gerus Keuangan Negara

Dilema Pertamina Naikkan Harga Pertamax, Ekonom: Kalau Ditahan Terus Bisa Gerus Keuangan Negara

Bisnis | Sabtu, 13 Juni 2026 | 08:22 WIB

Inovasi Karyawan Petrokimia Gresik Hasilkan Nilai Rp154 Miliar

Inovasi Karyawan Petrokimia Gresik Hasilkan Nilai Rp154 Miliar

Bisnis | Sabtu, 13 Juni 2026 | 08:01 WIB

Layanan Kereta Indonesia Disebut Sudah Setara Global

Layanan Kereta Indonesia Disebut Sudah Setara Global

Bisnis | Sabtu, 13 Juni 2026 | 07:54 WIB

Sepanjang Tahun 2025, Pertamina EP Cepu Torehkan Kinerja Moncer

Sepanjang Tahun 2025, Pertamina EP Cepu Torehkan Kinerja Moncer

Bisnis | Jum'at, 12 Juni 2026 | 20:48 WIB

Laba Naik Saat Industri Media Berat, Emiten DIGI Bongkar Strategi Rahasianya

Laba Naik Saat Industri Media Berat, Emiten DIGI Bongkar Strategi Rahasianya

Bisnis | Jum'at, 12 Juni 2026 | 19:34 WIB

Aura Research Jadi Senjata Baru DIGI, Andalkan AI untuk Riset hingga Advokasi Bisnis

Aura Research Jadi Senjata Baru DIGI, Andalkan AI untuk Riset hingga Advokasi Bisnis

Bisnis | Jum'at, 12 Juni 2026 | 19:26 WIB

Pegadaian dan KSEI Perkuat Ekosistem Emas Melalui Investasi ETF Emas

Pegadaian dan KSEI Perkuat Ekosistem Emas Melalui Investasi ETF Emas

Bisnis | Jum'at, 12 Juni 2026 | 19:17 WIB

Laba Bersih Arkadia Digital Media (DIGI) Melonjak 45,1% di 2025, Siapkan Ekspansi Bisnis AI

Laba Bersih Arkadia Digital Media (DIGI) Melonjak 45,1% di 2025, Siapkan Ekspansi Bisnis AI

Bisnis | Jum'at, 12 Juni 2026 | 19:05 WIB

RI Siapkan Indonesia Center New York, Bidik Investasi dan Ekspansi Bisnis ke AS

RI Siapkan Indonesia Center New York, Bidik Investasi dan Ekspansi Bisnis ke AS

Bisnis | Jum'at, 12 Juni 2026 | 18:59 WIB

Domestik Lesu, SIG Mau Kirim 1 Juta Ton Semen ke Pasar AS Lewat Dermaga Baru

Domestik Lesu, SIG Mau Kirim 1 Juta Ton Semen ke Pasar AS Lewat Dermaga Baru

Bisnis | Jum'at, 12 Juni 2026 | 18:54 WIB