Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.855.000
Beli Rp2.725.000
IHSG 7.195,229
LQ45 726,150
Srikehati 345,455
JII 489,856
USD/IDR 17.090

Tekan Stunting, ID FOOD Salurkan Bantuan Telur dan Daging Ayam Selama 3 Bulan ke 7 Provinsi

Iwan Supriyatna | Suara.com

Selasa, 12 September 2023 | 07:19 WIB
Tekan Stunting, ID FOOD Salurkan Bantuan Telur dan Daging Ayam Selama 3 Bulan ke 7 Provinsi
Kunjungan kerja Presiden RI meninjau stok beras dan penyaluran bantuan pangan di Gudang Bulog Dramaga dan Kelapa Gading

Suara.com - Pemerintah melanjutkan penyaluran bantuan pangan penanganan stunting tahap ke 2 hingga 3 bulan ke depan.

Langkah ini dilakukan untuk mendukung percepatan penurunan angka stunting serta menjaga stabilitas harga telur khususnya di tingkat peternak mandiri kecil.

Pernyataan tersebut disampaikan Direktur Utama ID FOOD Frans Marganda Tambunan, usai mendampingi kunjungan kerja Presiden RI meninjau stok beras dan penyaluran bantuan pangan di Gudang Bulog Dramaga dan Kelapa Gading.

Menurutnya, pendistribusian tahap kedua ini mulai dilakukan tanggal 11 September 2023 hari ini sampai dengan 3 bulan ke depan di 7 provinsi, yaitu Banten, Jawa Barat, Jawa Tengah, Jawa Timur, Sumatera Utara, Nusa Tenggara Timur (NTT), dan Sulawesi Barat.

“Hari ini juga kita luncurkan bantuan tahap kedua untuk penanganan stunting. Tadi kita mulai dari Provinsi Jawa Barat, di Kabupaten dan Kota Bogor, tepatnya di Desa Babakan Dramaga dan Kelurahan Katulampa, Bogor Timur. Setalah launching ini akan dilaksanakan penyaluran di 7 provinsi segera,” ujarnya ditulis Selasa (12/9/2023).

Pada launching tahap kedua ini, dilakukan penyaluran bantuan kepada 153 Keluarga Risiko Stunting (KRS) di Kelurahan Katulampa, Kota Bogor dan 85 KRS di Desa Babakan Dramaga, Kabupaten Bogor.

“Untuk Jawa Barat sendiri pada tahap kedua ini telah terdaftar 406.579 KRS. Untuk KRS paling banyak di wilayah Jawa tentunya, yaitu di Jawa Barat, Jawa Tengah, Jawa Timur,” ujarnya.

Frans menjelaskan, penyaluran bantuan penanganan stunting tahap kedua ini sama persis dengan tahap pertama, di mana bantuan akan disalurkan untuk 1,4 juta KRS di 7 provinsi.

“Sama dengan tahap pertama, masing-masing KRS akan menerima paket bantuan pangan 1 ekor dalam bentuk karkas dengan ukuran sekitar 1 kg dan 1 tray telur ayam atau sebanyak 10 butir telur setiap bulan sampai 3 bulan ke depan. Anggarannya dari Badan Pangan Nasional kurang lebih sekitar 400 miliar,” jelasnya.

Selanjutnya, Frans berharap, program ini selain berkontribusi signifikan dalam penurunan angka stunting juga dapat berdampak positif dalam menjaga stabilitas harga telur di tingkat peternak mandiri kecil, baik peternak layer maupun broiler sebagai mana arahan Presiden.

“Dengan adanya program ini penyerapan telur dan daging ayam di peternak dapat dilakukan secara rutin dengan harga yang stabil karena kami membeli sesuai harga acuan yang ditetapkan oleh pemerintah walaupun harga market turun. Jadi ada jaminan menjaga harga mereka sudah tetap sesuai harganya,” terangnya.

“Kami juga komitmen bahwa sumber telur dan ayamnya diserap dari peternak mandiri bukan dari perusahaan besar. Kita bekerja sama dengan kelompok koperasi sekitar 50 lebih dan ratusan peternak sesuai dengan provinsinya Sumatera Utara, Banten, Jawa Barat, Jawa Tengah, Jawa Timur, kemudian Sulawesi Barat, dan NTT. Rata-rata merupakan peternak yang sudah bermitra sejak tahap pertama,” ungkapnya.

Lebih lanjut, Frans mengatakan, untuk menjaga kualitas produk dan keberlanjutan penyerapan, pihaknya melalui PT Berdikari, PT Perusahaan Perdagangan Indonesia, dan PT Rajawali Nusindo member of ID FOOD turun langsung menyeleksi dan menyerap telur serta daging ayam ke para peternak.

“Saat ini kita lagi susun planning bersama Badan Pangan Nasional supaya (Program) ini berkelanjutan tidak putus, sehingga ada kepastian juga untuk keluarga risiko stunting serta peternaknya. Langkah ini bagian dari upaya memperkuat ekosistem peternakan nasional,” tuturnya.

Sementara itu, Deputi 2 Bidang Kerawanan Pangan dan Gizi Badan Pangan Nasional Nyoto Suwignyo, saat menghadiri launching dan penyerahan bantuan pangan penangan stunting tahap kedua di Kabupaten Bogor mengatakan, sama seperti tahap sebelumnya bantuan tahap kedua ini disalurkan berdasarkan data KRS yang bersumber dari Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN).

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Sofha Marwah Hadiri Rakornas TP PKK se-Indonesia, Bahas Stunting Hingga Narkoba

Sofha Marwah Hadiri Rakornas TP PKK se-Indonesia, Bahas Stunting Hingga Narkoba

Sulsel | Senin, 11 September 2023 | 16:25 WIB

GMC Gelar Sosialisasi Cegah Stunting Bareng Ibu-ibu di Kapuas

GMC Gelar Sosialisasi Cegah Stunting Bareng Ibu-ibu di Kapuas

Bisnis | Senin, 11 September 2023 | 08:29 WIB

Sasar Anak Berisiko Stunting, Gardu Ganjar Buka Pemeriksaan di Kabupaten Tangerang

Sasar Anak Berisiko Stunting, Gardu Ganjar Buka Pemeriksaan di Kabupaten Tangerang

Bisnis | Senin, 11 September 2023 | 07:44 WIB

Terkini

Lotte Chemical Indonesia Prioritaskan Pasokan Domestik di Tengah Krisis Rantai Pasok Global

Lotte Chemical Indonesia Prioritaskan Pasokan Domestik di Tengah Krisis Rantai Pasok Global

Bisnis | Rabu, 08 April 2026 | 20:47 WIB

Purbaya Klaim MBG Bantu Dorong Ekonomi RI 1 Persen karena Serap 1 Juta Tenaga Kerja

Purbaya Klaim MBG Bantu Dorong Ekonomi RI 1 Persen karena Serap 1 Juta Tenaga Kerja

Bisnis | Rabu, 08 April 2026 | 20:18 WIB

FTSE Pertahankan Status Indonesia, Reformasi Pasar Modal Diakui Dunia

FTSE Pertahankan Status Indonesia, Reformasi Pasar Modal Diakui Dunia

Bisnis | Rabu, 08 April 2026 | 20:05 WIB

Purbaya Siapkan Lowongan Kerja Bea Cukai untuk 300 Lulusan SMA, Diumumkan Mei 2026

Purbaya Siapkan Lowongan Kerja Bea Cukai untuk 300 Lulusan SMA, Diumumkan Mei 2026

Bisnis | Rabu, 08 April 2026 | 19:27 WIB

Gelar 206 Proyek di Bali, Kementerian PU Kucurkan Rp1,2 Triliun pada 2026

Gelar 206 Proyek di Bali, Kementerian PU Kucurkan Rp1,2 Triliun pada 2026

Bisnis | Rabu, 08 April 2026 | 19:05 WIB

Ketergantungan Impor LPG RI Makin Dalam, Tembus 83,97% di 2026

Ketergantungan Impor LPG RI Makin Dalam, Tembus 83,97% di 2026

Bisnis | Rabu, 08 April 2026 | 18:58 WIB

Ogah Bayar Tarif Selat Hormuz ke Iran, Singapura: Ingat Selat Malaka Lebih Strategis!

Ogah Bayar Tarif Selat Hormuz ke Iran, Singapura: Ingat Selat Malaka Lebih Strategis!

Bisnis | Rabu, 08 April 2026 | 18:57 WIB

OJK Yakin Pasar Modal RI Kembali Dibanjiri Investor Setelah Status FTSE

OJK Yakin Pasar Modal RI Kembali Dibanjiri Investor Setelah Status FTSE

Bisnis | Rabu, 08 April 2026 | 18:51 WIB

Kemendag Rilis 2 Aturan Baru, Perizinan Ekspor Kini Nggak Berbelit-belit

Kemendag Rilis 2 Aturan Baru, Perizinan Ekspor Kini Nggak Berbelit-belit

Bisnis | Rabu, 08 April 2026 | 18:17 WIB

Plastik Makin Mahal, Efeknya Bisa Bikin Harga Barang Ikut Naik

Plastik Makin Mahal, Efeknya Bisa Bikin Harga Barang Ikut Naik

Bisnis | Rabu, 08 April 2026 | 18:09 WIB