Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.551.000
Beli Rp2.425.000
IHSG 6.130,588
LQ45 608,029
Srikehati 297,628
JII 364,421
USD/IDR 18.083

ASMINDO Kolaborasi Lintas Sektor untuk Perkuat Industri Mebel

Iwan Supriyatna

Senin, 18 September 2023 | 13:35 WIB
ASMINDO Kolaborasi Lintas Sektor untuk Perkuat Industri Mebel
Asosiasi Industri Permebelan dan Kerajinan Indonesia (ASMINDO) akan melakukan kolaborasi lintas sektor dengan sejumlah pihak untuk memperkuat industri mebel.

Suara.com - Asosiasi Industri Permebelan dan Kerajinan Indonesia (ASMINDO) akan melakukan kolaborasi lintas sektor dengan sejumlah pihak untuk memperkuat industri mebel.

Ketua ASMINDO Dedy Rochimat mengungkapkan, kolaborasi menjadi hal yang sangat penting untuk merespond kritikan Presiden Joko Widodo tentang kinerja industri mebel nasional yang masih tertinggal dibandingkan dengan negara tetangga.

“Indonesia tidak kekurangan bahan baku untuk industri mebel. Sebab, sumber daya alam berupa hutan produktif ada sekitar 70 juta hektare. Lalu kenapa kita tertinggal dari Malaysia dan Vietnam? Karena itu, industri mebel harus melakukan kolaborasi dengan banyak pihak untuk bisa meningkatkan kinerja,” kata Dedy ditulis Senin (18/9/2023).

Menurut Dedy, ASMINDO akan memanfaatkan pasar Asia Tenggara yang besar dengan jumlah penduduk sekitar 660 juta jiwa. Menurut dia, ASMINDO akan menjalin kerja sama dengan asosiasi furniture di sana untuk memperbanyak penjualan produk mebel Indonesia.

Industri furnitur nasional turut mengalami dampak melemahnya pasar global akibat situasi geopolitik yang terjadi karena perang Rusia dan Ukraina. Inflasi yang disebabkan oleh kondisi resesi menyebabkan turunnya daya beli konsumen di negara-negara importir yang terdampak perang tersebut, terutama negara-negara kawasan Eropa dan Amerika Serikat.

Tahun lalu, pasar furnitur dunia mencatat pendapatan sebesar 695 miliar dollar AS secara global dan diprediksi dapat meningkat hingga 766 miliar dollar AS pada akhir 2023.

Indonesia baru mencatatkan pendapatan sebesar 2,8 miliar dollar AS yang berada pada peringkat 17 secara global dan peringkat empat regional Asia–di bawah China, Vietnam, dan Malaysia.

Dedy menjelaskan, nota kesepahaman UKM Merdeka antara ASMINDO dengan delapan institusi antara lain Asosiasi Pengusaha Indonesia (Apindo), Universitas Tarumanegara dan PT Katadata Indonesia merupakan sebagai upaya untuk membantu UKM di sektor mebel untuk bisa naik kelas.

“Saat ini, 98 persen pengusaha mebel adalah UKM, hanya 2 persen saja yang masuk skala besar. Karena itu, kami perlu bantuan dari banyak pihak seperti dari praktisi, akademisi dan juga media untuk bisa membuat UKM di industri mebel ini bisa naik kelas. Seperti wejangan yang disampaikan Presiden Jokowi saat membuka pameran IFFINA 2023, UKM mebel harus bisa menjadi tuan rumah di negara sendiri dan juga meningkatkan jumlah ekspor secara signifikan,” jelas Dedy.

baca juga

Dedy menambahkan, ASMINDO juga akan berkolaborasi dengan PT Katadata Indonesia untuk memperkuat data tentang permasalahan yang dihadapi industri mebel nasional saat ini serta potensi yang bisa dimaksimalkan dengan memanfaatkan sumber daya alam yang melimpah.

“Kolaborasi ini bertujuan untuk membantu UMKM anggota ASMINDO mengembangkan potensi bisnis melalui pengolahan data dan informasi serta aktifitas yang diharapkan mampu untuk pengembangan perusahaan dan perluasan pasar,” jelas Dedy.

CEO Katadata Metta Dharmasaputra menambahkan, Katadata sebagai perusahaan media berbasis data mendukung penuh upaya ASMINDO untuk terus meningkatkan kinerja industri mebel nasional.

“Sebagai perusahaan media berbasis data dan riset, Katadata melalui Katadata Insight Center bisa memberikan masukan kepada ASMINDO terkait kebijakan apa yang harus diambil berdasarkan data. Karena, saat ini tidak bisa lagi sebuah kebijakan diambil hanya berdasarkan intuisi tapi semua harus berdasarkan data yang valid,” kata Metta.

Metta menambahkan, nota kesepahaman yang dilakukan antara ASMINDO dengan Katadata diharapkan memperkuat kolaborasi lintas sektor yang tujuan utamanya memajukan perekonomian Indonesia, khususnya sektor mebel nasional.

Deputi bidang UKM Kementerian Koperasi dan UKM Hanung Harimba mengatakan, kolaborasi antara ASMINDO dengan praktisi, akademisi dan media diharapkan bisa menjawab arahan Presiden bahwa industri mebel perlu meningkatkan ekspor dan caranya meningkatkan kerja sama dengan pihak lain.

“Sebelum kerja sama tentu harus diperkuat ekosistem ke dalam, tentu kami berharap kolaborasi ini jadi salah satu cara untuk wujudkan harapan Presiden. Peluang industri ini masih besar karena pasar industri mebel juga masih luas,” ungkap Hanung.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Modus Tawarkan Mebel Murah, 2 Pria di Blitar Dihajar Orang Sekampung

Modus Tawarkan Mebel Murah, 2 Pria di Blitar Dihajar Orang Sekampung

Jatim | Selasa, 18 Juli 2023 | 19:50 WIB

Geger Pekerja Proyek Pasar Mebel Solo Diduga Lakukan Pelecehan Seksual ke Mahasiswi

Geger Pekerja Proyek Pasar Mebel Solo Diduga Lakukan Pelecehan Seksual ke Mahasiswi

Surakarta | Jum'at, 07 Juli 2023 | 13:18 WIB

IFFINA Expo 2023 Diharapkan Bisa Genjot Ekspor Furnitur hingga 15%

IFFINA Expo 2023 Diharapkan Bisa Genjot Ekspor Furnitur hingga 15%

Bisnis | Selasa, 09 Mei 2023 | 14:55 WIB

Terkini

GAC Beri Harga Spesial AION UT hingga HYPTEC HT di GIIAS 2026

GAC Beri Harga Spesial AION UT hingga HYPTEC HT di GIIAS 2026

Otomotif | Rabu, 29 Juli 2026 | 20:55 WIB

7 HP Murah Baterai Besar Fast Charging, Harga Mulai Rp1 Jutaan

7 HP Murah Baterai Besar Fast Charging, Harga Mulai Rp1 Jutaan

Tekno | Rabu, 29 Juli 2026 | 20:50 WIB

Sailun Tekan Biaya Operasional Sektor Pertanian Indonesia Lewat Ban MAXAM

Sailun Tekan Biaya Operasional Sektor Pertanian Indonesia Lewat Ban MAXAM

Otomotif | Rabu, 29 Juli 2026 | 20:47 WIB

Dewa 19 Meriahkan Puncak Nommensen Festival

Dewa 19 Meriahkan Puncak Nommensen Festival

Sumut | Rabu, 29 Juli 2026 | 20:44 WIB

Jokowi Bakal Sapa Kupang, Jalan Santai hingga Karnaval Budaya Siap Digelar

Jokowi Bakal Sapa Kupang, Jalan Santai hingga Karnaval Budaya Siap Digelar

News | Rabu, 29 Juli 2026 | 20:38 WIB

BPDP Kucurkan Rp 240 T untuk Program Biodiesel, Bikin RI Hemat Impor Rp 722,9 Triliun

BPDP Kucurkan Rp 240 T untuk Program Biodiesel, Bikin RI Hemat Impor Rp 722,9 Triliun

Bisnis | Rabu, 29 Juli 2026 | 20:38 WIB

YE (Kanye West) Siap Guncang GBK Oktober 2026, Jadi Satu-satunya Kota di Asia Tenggara

YE (Kanye West) Siap Guncang GBK Oktober 2026, Jadi Satu-satunya Kota di Asia Tenggara

Entertainment | Rabu, 29 Juli 2026 | 20:38 WIB

UIPM Beri Alasan Mengapa Jejaring Internasional Penting bagi Dunia Pendidikan

UIPM Beri Alasan Mengapa Jejaring Internasional Penting bagi Dunia Pendidikan

Lifestyle | Rabu, 29 Juli 2026 | 20:33 WIB

Kematian Janggal Sutrimo, Benarkah Terkait Kasus Eks Jampidsus?

Kematian Janggal Sutrimo, Benarkah Terkait Kasus Eks Jampidsus?

News | Rabu, 29 Juli 2026 | 20:31 WIB

Memantau Harimau yang Bikin Geger Warga di Pulau Burung Indragiri Hilir

Memantau Harimau yang Bikin Geger Warga di Pulau Burung Indragiri Hilir

Riau | Rabu, 29 Juli 2026 | 20:24 WIB

×