- Sailun memperkenalkan lini ban MAXAM untuk menekan biaya operasional pertanian di INAGRITECH 2026 JIExpo Kemayoran pada 28-30 Juli 2026.
- Perusahaan menampilkan lima produk unggulan alat berat guna meningkatkan produktivitas serta mengurangi masa henti mesin di lapangan.
- James menyatakan teknologi ban tersebut bertujuan mengoptimalkan utilisasi alat serta mendukung ketahanan pangan jangka panjang di Indonesia.
Suara.com - Kehadiran Sailun dalam ajang Indonesia International Agriculture Exhibition ke-12 atau INAGRITECH 2026 di JIExpo Kemayoran menjadi sorotan di tengah tantangan tingginya biaya operasional sektor agrikultur nasional. Melalui lini ban MAXAM, perusahaan asal Tiongkok ini berupaya meyakinkan para pelaku industri dan petani bahwa teknologi mereka mampu memangkas pengeluaran jangka panjang melalui efisiensi kerja yang diklaim lebih tinggi.
Pameran yang berlangsung mulai 28 hingga 30 Juli 2026 ini menampilkan konsep The Groundbreaker Hub. Area ini dirancang untuk menunjukkan kepada pengunjung bagaimana pemilihan ban yang tepat dapat secara signifikan menurunkan biaya operasional per jam kerja. Sailun menyoroti empat poin utama bagi pemilik armada yakni ketahanan aus yang lebih baik, usia pakai lebih panjang, pengurangan masa henti atau downtime alat, serta peningkatan produktivitas di lapangan.
James selaku Director of Off-the-Road Tires Sailun Asia menegaskan visi strategis perusahaan di balik partisipasi ini.
"The Groundbreaker Hub merepresentasikan komitmen kami dalam menghadirkan standar baru di industri ban, khususnya dalam hal performa, ketahanan aus, dan perlindungan tanah di Indonesia. Tahun ini, kami tidak hanya menampilkan produk ban secara konvensional, tetapi menghadirkan pengalaman imersif yang menunjukkan bagaimana teknologi compound dan desain struktur ban kami dapat meningkatkan produktivitas di lapangan, mengoptimalkan utilisasi alat, serta menekan total cost of ownership. Lebih jauh dari sekadar produk, teknologi ban MAXAM juga berkontribusi terhadap peningkatan produktivitas pertanian dan mendukung ketahanan pangan jangka panjang Indonesia," ujar James, Selasa (29/7/2026).
Dalam upaya memperkuat penetrasi pasar, Sailun membawa lima produk unggulan yang mencakup berbagai kebutuhan alat berat. Beberapa di antaranya adalah ban penggerak pertanian bias MS950, ban industrial wheel loader MS913, serta ban motor grader MS905. Selain itu, hadir pula varian ban radial MS951R dan tipe flotation MS968A yang dirancang khusus untuk meminimalkan kerusakan pada tanah pertanian.
Penyajian informasi dalam pameran ini pun dibuat lebih transparan dengan adanya stasiun informasi digital melalui kode QR di setiap produk. Langkah ini memungkinkan operator armada mengakses spesifikasi teknis dan rekomendasi tekanan angin secara akurat guna menghindari kerusakan dini pada ban. Tantangan bagi Sailun kini tinggal membuktikan apakah efisiensi yang dijanjikan tersebut benar-benar mampu menjawab beban biaya operasional yang selama ini menghimpit pelaku industri otomotif di sektor pertanian dan konstruksi tanah air.