Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.580.000
Beli Rp2.455.000
IHSG 6.041,972
LQ45 599,903
Srikehati 294,680
JII 362,104
USD/IDR 18.060

Arsjad Rasjid Akselerasi Target Transisi Energi Jika Dampingi Ganjar

Iwan Supriyatna

Senin, 18 September 2023 | 14:08 WIB
Arsjad Rasjid Akselerasi Target Transisi Energi Jika Dampingi Ganjar
Ketua Umum Kadin Indonesia, Arsjad Rasjid.

Suara.com - Indonesia membutuhkan pemimpin yang punya pengalaman, berkomitmen, dan mampu mampu mengawal proses transisi energi yang sedang berjalan hingga mencapai hasil optimal.

Sosok Ketua Umum Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Indonesia Arsjad Rasjid dinilai pantas jadi salah satu pemimpin di Indonesia mendampingi Ganjar Pranowo, calon presiden yang diusung PDI Perjuangan.

"Dengan pengalaman dan komitmen di sektor swasta bersama PT Indika Energy Tbk, jika kelak Arsjad Rasjid menjadi salah satu pemimpin negeri ini, rasanya tidak sulit bagi beliau untuk menjadi motor perubahan di sektor tersebut untuk mencapai target transisi energi Indonesia," ujar Ali Ahmudi Achyak, Direktur Eksekutif Center for Energy Security Studies (CESS) di Jakarta, Senin (18/09/2023).

Menurut Ali, Indonesia telah berkomitmen untuk mengurangi efek Gas Rumah Kaca (GRK) dengan menurunkan emisi sebesar 29 bila secara mandiri dan sanggup sebesar 41 dengan bantuan internasional. Target tercapai Net Zero Emision (NZE) pada 2060.

"Itu semua bukan pekerjaan mudah, perlu ketegasan pemerintah yang didukung seluruh masyarakat dan semua sektor terkait, termasuk dunia industri," katanya.

Perusahaan-perusahaan baik yang dikelola oleh BUMN maupun swasta harus terlibat aktif dan berkomitmen penuh terhadap target nasional, regional dan global terkait permasalahan lingkungan (khususnya perubahan iklim dan pemanasan global) yang dipicu oleh emisi GRK.

Karena itu, lanjut Ali, Indonesia membutuhkan pemimpin yang memahami tentang isu-isu lingkungan tersebut dan mampu menjadi motor perubahan, serta bisa mengawal sektor industri dan transportasi (BUMN dan swasta) agar berkomitmen dan terlibat aktif dalam mencapai NZE.

"Dengan pengalaman cukup memadai, jika Arsyad Rasyid terpilih menjadi salah satu pemimpin negeri kedepan, insya Alloh beliau memahami hal tersebut dan pastinya mampu menjadi penggerak tercapainya NZE sesuai target Indonesia kedepan," katanya.

Ali menjelaskan, sebagai bagian dari komunitas dunia, Indonesia merupakan negara besar (penduduk dan luas wilayah) tentu harus terlibat aktif dalam isu-isu transisi energi.

baca juga

Optimalisasi pemanfaatan EBT (Renewable Energy) dan transformasi moda transportasi dari kendaraan berbasis energi fossil (BBM) menjadi kendaraan berbasis listrik (Electric Vehicles) menjadi sangat penting dan mendesak.

Oleh karena itu, Indonesia membutuhkan pemimpin yang punya pengalaman, berkomitmen dan mampu mampu mengawal proses transisi energi yang sedang berjalan hingga mencapai hasil optimal.

"Dengan pengalaman dan komitmen di sektor swasta bersama Indika Energy, jika kelak Arsjad menjadi salah satu pemimpin negeri ini, rasanya tidak sulit bagi beliau untuk menjadi motor perubahan di sektor tersebut untuk mencapai target transisi energi Indonesia," katanya.

Menurut Ali, transisi energi merupakan isi global. Perubahan iklim dan pemanasan global merupakan masalah internasional. Demikian juga dengan pengurangan emisi (GRK) merupakan target seluruh dunia. Apalagi Indonesia telah berkomitmen menurunkan emisi sebesar 29 dengan kemampuan sendiri dan sanggup mencapai 41 jika berkolaborasi dengan dunia internasional.

Dengan dmeikian, optimalisasi pencapaian target ini tidak bisa sendirian. Di dalam negeri, lanjut Ali, semua pihak harus aktif terlibat. Pun secara internasional, harus ada kerjasama yang adil antara negara industri maju sebagai penyumbang emisi terbesar dengan negara berkembang.

Skema "carbon credit" dan "interregional carbon trading" menjadi salah satu skema untuk mewujudkan itu. Intinya negara maju harus bertanggungjawab dan berkomitmen untuk menurunkan emisi dan memberikan kompensasi kepada negara berkembang.

Dalam konteks ini, Indonesia memiliki peran penting sebagai salah satu pemimpin ASEAN dan anggota G20, serta dekat dengan negara-negara BRICS. Oleh karena itu kita butuh pemimpin yang memahami isu tersebut dan mampu merealisasikannya.

"Pengalaman sebagai pengusaha, Ketua U MK um KADIN dan lainnya, tentu membuat Arsjad memiliki kapasitas untuk mengawal isu ini. Rasanya kedepan jika beliau menjadi salah satu pemimpin negeri ini, akan lebih mudah bagi Indonesia untuk terus bergerak mewujudkan trandisi energi," katanya.

Dia menjelaskan, Indonesia harus berjuang keras memperjuangkan kepentingan nasional, termasuk berani bernegosiasi dengan negara lain. Salah satu yang perlu diperjuangkan adalah mendesak negara-negara besar dan maju (Amerika Serikat, China, dll) agar lebih adil dalam pemberian subsidi hijau bagi mineral untuk kendaraan listrik (EV).

Negara ini perlu pemimpin yang menguasai masalah dan pandai bernegosiasi dengan negara lain dalam prinsip keadilan dan kesetaraan.

Orang seperti Arsjad cukup piawai, tambah Ali jika suatu saat akan menjadi salah satu pemimpin di negeri ini, Arsjad akan mampu mejalankannya dengan baik.

"Arsjad dengan segenap potensi, pengalaman dan jaringan yang dimilikinya, merupakan aset bangsa yang berharga. Jika suatu saat beliau berkesempatan menjadi salah satu pemimpin di negeri ini, semua semua yang dimilikinya akan digunakan secara optimal untuk membangun bangsa yang maju dan mandiri," katanya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Arsjad Rasjid Ditunjuk Sebagai Ketua TPN Ganjar Pranowo, Ini Respon Kadin Jateng

Arsjad Rasjid Ditunjuk Sebagai Ketua TPN Ganjar Pranowo, Ini Respon Kadin Jateng

Jawa Tengah | Senin, 18 September 2023 | 13:07 WIB

Setelah Ditunjuk Jadi Ketua, PDIP Sebut Arsjad Rasjid Segera Lengkapi Kepengurusan TPN Ganjar

Setelah Ditunjuk Jadi Ketua, PDIP Sebut Arsjad Rasjid Segera Lengkapi Kepengurusan TPN Ganjar

News | Kamis, 14 September 2023 | 20:46 WIB

Sebelum Aktif Jadi Ketua TPN Ganjar di Pilpres 2024, Arsjad Rasjid Bakal Penuhi Dulu Ketentuan Organisasi KADIN

Sebelum Aktif Jadi Ketua TPN Ganjar di Pilpres 2024, Arsjad Rasjid Bakal Penuhi Dulu Ketentuan Organisasi KADIN

News | Rabu, 13 September 2023 | 20:20 WIB

Terkini

Rilis Oktober, Prekuel Friday the 13th Pamerkan Teaser Perdana

Rilis Oktober, Prekuel Friday the 13th Pamerkan Teaser Perdana

Your Say | Kamis, 16 Juli 2026 | 16:40 WIB

IHSG Melonjak ke Level 6.100, WIFI Jadi Jagoan

IHSG Melonjak ke Level 6.100, WIFI Jadi Jagoan

Bisnis | Kamis, 16 Juli 2026 | 16:36 WIB

Ngeri! Foto Korban Dimanipulasi AI Jadi Konten Pornografi, Pelaku Ditangkap

Ngeri! Foto Korban Dimanipulasi AI Jadi Konten Pornografi, Pelaku Ditangkap

Sumut | Kamis, 16 Juli 2026 | 16:35 WIB

Mitsubishi Xforce Hybrid Meluncur, Jakarta - Bali Hanya Sekali Isi Bensin

Mitsubishi Xforce Hybrid Meluncur, Jakarta - Bali Hanya Sekali Isi Bensin

Otomotif | Kamis, 16 Juli 2026 | 16:30 WIB

Tak Hanya Salurkan KUR, Kopdes Merah Putih Bakal Jadi Outlet Bank hingga Penyalur Bansos

Tak Hanya Salurkan KUR, Kopdes Merah Putih Bakal Jadi Outlet Bank hingga Penyalur Bansos

News | Kamis, 16 Juli 2026 | 16:30 WIB

Ulasan Kick Kick Kick Kick: Sebuah Komedi tentang Absurditas Kegagalan

Ulasan Kick Kick Kick Kick: Sebuah Komedi tentang Absurditas Kegagalan

Your Say | Kamis, 16 Juli 2026 | 16:30 WIB

Piala Dunia Bikin Berkah, Kadin Ungkap Perputaran Ekonomi Tembus Rp5,03 Triliun

Piala Dunia Bikin Berkah, Kadin Ungkap Perputaran Ekonomi Tembus Rp5,03 Triliun

Bisnis | Kamis, 16 Juli 2026 | 16:25 WIB

S&P Puji Danantara, Pandu Sjahrir Akui Kinerja Masih Perlu Dibenahi

S&P Puji Danantara, Pandu Sjahrir Akui Kinerja Masih Perlu Dibenahi

Bisnis | Kamis, 16 Juli 2026 | 16:18 WIB

Antre Solar Berujung Maut, Kenapa BBM Langka di Sumatra?

Antre Solar Berujung Maut, Kenapa BBM Langka di Sumatra?

Bisnis | Kamis, 16 Juli 2026 | 16:15 WIB

Bolehkah Ngecas HP Semalaman Ditinggal Tidur? Simak Mitos dan Faktanya Biar Baterai Nggak Cepat Soak

Bolehkah Ngecas HP Semalaman Ditinggal Tidur? Simak Mitos dan Faktanya Biar Baterai Nggak Cepat Soak

Tekno | Kamis, 16 Juli 2026 | 16:15 WIB

×