Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.835.000
Beli Rp2.707.000
IHSG 7.106,520
LQ45 686,739
Srikehati 332,564
JII 477,320
USD/IDR 17.222

Belasan Bisnis Kaesang Pangarep, Jualan Pisang hingga Jas Hujan, Dirumorkan Bangkrut

Rifan Aditya | Suara.com

Senin, 25 September 2023 | 12:28 WIB
Belasan Bisnis Kaesang Pangarep, Jualan Pisang hingga Jas Hujan, Dirumorkan Bangkrut
Kaesang Pangarep dan Erina Gudono Berbulan Madu (Instagram/@erinagudono) - bisnis Kaesang Pangarep

Suara.com - Bisnis Kaesang Pangarep jadi perbincangan publik bukan karena berhasil melakukan suatu ekspansi besar hingga sukses, melainkan dibicarakan karena diduga tengah mengalami kebangkrutan. Jadi, benarkah bisnis Kaesang Pangarep banyak yang bangkrut? Mari kita cek faktanya di bawah ini.

Bisnis Kaesang Pangarep yang diduga bangkrut adalah Sang Pisang dan Yang Ayam. Faktanya Kaesang Pangarep melakukan rebranding terhadap kedua bisnis tersebut. Hal ini dilakukan agar bisa mengikuti perkembangan jaman. 

Sementara bisnis Ternakopi masih belum akan dilakukan rebranding tetapi fokus ke strategi business to bussines. Ternakopi menjual raw material daripada business to consumer. 

Selain ketiga bisnis tersebut, Kaesang Pangarep masih memiliki bisnis lain. Berikut bisnis Kaesang Pangarep.

1. Sang Pisang

Sang Pisang menawarkan jajanan manis berbahan baku pisang. Produk olahan utamanya adalah pisang nugget. Gerai pertama bisnis Kaesang Pangarep ini buka pada November 2017 dan sudah tersebar di berbagai wilayah Indonesia sampai Malaysia. Sang Pisang melakukan rebranding pada salah satu gerai di Depok, Jawa Barat. 

2. iColor 

iColor merupakan bisnis jasa servis barang-barang elektronik merek Apple. Selain itu, iColor juga menjual suku cadang barang elektronik tersebut. 

3. Mangkokku

Berkolaborasi dengan chef Arnold Puernomo, Kaesang Pangarep menawarkan produk makanan berkemasan mangkok dengan merek MangkokKu. Menu unggulan yang ditawarkan oleh MangkokKu adalah lauk pauk bercitarasa nusantara.

4. Tugas Negara Bos

Selain usaha kuliner, Kaesang Pangarep juga menjalankan usaha konveksi berfokus pada produksi jas hujan dan kaos. Bisnis yang mulai dirilis pada 2017 ini dibangun bersama teman-temannya dan dipasarkan melalui layanan e-commerce Tokopedia.

5. Markobar

Bisnis kuliner ini sangat populer di kalangan netizen. Merek ini menjual produk berupa jajanan martabak yang memiliki berbagai jenis topping. Markobar merupakan singkatan dari Martabak Kota Barat. 

6. Kerjaholic

Bisnis Kaesang Pangarep yag satu ini berupa aplikasi khusus pencari kerja yang bertujuan membantu pencari kerja, utamanya fresh graduate untuk membangun relasi dengan pekerja berpengalaman. Untuk sementara, penggunaan platform ini masih terbatas, hanya di wilayah Surakarta, Yogyakarta, dan Semarang saja. 

7. Let's Toast

Bisnis ini menawarkan tempat tongkrong dengan menu andalan roti bakar dilengkapi dengan minuman pendamping seperti kopi dan susu. Dapat dikatakan bahwa Let's Toast memiliki target market anak muda yang suka nongkrong dari berbagai kalangan.

8. Enigma Camp

Kaesang Pangarep juga membuka bisnis jasa pelatihan di bidang pengembangan ilmu IT dan pemrograman komputer. Biaya pendidikan untuk pengembangan ilmu di Enigma Camp dapat dijangkau oleh semua kalangan. 

9. Hompimpa Games

Berkolaborasi bersama Erwin Skripsiadi, Kaesang Pangarep membuka bisnis yang fokus mengeluarkan produk mainan seperti permainan monopoli. Hompimpa games membanderol produk mainan mereka sampai ratusan ribu rupiah.

10. Chili Pari

Usaha catering yang diluncurkan tahun 2010 ini sempat heboh pada masanya. Sebab bisnis ini tidak dijalankan sendiri oleh Kaesang Pangarep melainkan berkolaborasi dengan Walikota Solo, Gibran Rakabuming Raka yang juga kakak kandungnya. Chili Pari berfokus pada produk makanan tradisional jawa. 

11. Ternakopi

Seperti yang sudah dikabarkan, Ternakopi diduga bangkrut, karena ditutup untuk konsumen. Meskipun dikabarkan juga akan dibuka kembali tetapi masih belum diketahui. Untuk sementara disebut-sebut bahwa Ternakopi masih aktif dalam menjual produk mentahan saja. 

12. Truz Official

Bisnis Kaesang Pangarep bernama Truz Official ini bergerak di sektor mode. Bisnis Kaesang Pangarep ini menawarkan hoodie dan kaos bertema skaters.

13. Ternak Lele

Kaesang Pangarep juga tertarik di bidang perikanan. Dia berusaha mengembangkan usaha ternak lele sejak Februari 2019. 

Demikian itu daftar bisnis kaesang Pangarep. Daftar bisnis Kaesang Pangarep yang belum masuk daftar adalah Aplikasi Madhang, Sang Javas, SiapMas, dan Goola.

Kontributor : Mutaya Saroh

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Tak Terganggu Langkah Kaesang Gabung PSI, Said Abdullah: PDIP Terlalu Besar Untuk Terusik

Tak Terganggu Langkah Kaesang Gabung PSI, Said Abdullah: PDIP Terlalu Besar Untuk Terusik

News | Senin, 25 September 2023 | 11:22 WIB

Ogah Komentar Kaesang Pangarep Masuk PSI, Gibran: Tidak Ada Tanggapan, Urusan Mereka

Ogah Komentar Kaesang Pangarep Masuk PSI, Gibran: Tidak Ada Tanggapan, Urusan Mereka

Surakarta | Senin, 25 September 2023 | 11:12 WIB

Padahal PDIP Larang Keluarga Kader Gabung Partai Lain, Kok Kaesang Boleh?

Padahal PDIP Larang Keluarga Kader Gabung Partai Lain, Kok Kaesang Boleh?

News | Senin, 25 September 2023 | 09:07 WIB

Pengamat 'Cibir' Kabar Kaesang Bakal Jadi Ketum PSI: Irasional, Politisi Karbitan

Pengamat 'Cibir' Kabar Kaesang Bakal Jadi Ketum PSI: Irasional, Politisi Karbitan

News | Senin, 25 September 2023 | 09:03 WIB

Terkini

IHSG Bergerak Dua Arah Selasa Pagi, Tapi Kecenderungan Melemah

IHSG Bergerak Dua Arah Selasa Pagi, Tapi Kecenderungan Melemah

Bisnis | Selasa, 28 April 2026 | 09:20 WIB

Harga Pangan Hari Ini 28 April: Cabai Rawit Merah Meroket Rp165 Ribu Per Kilogram

Harga Pangan Hari Ini 28 April: Cabai Rawit Merah Meroket Rp165 Ribu Per Kilogram

Bisnis | Selasa, 28 April 2026 | 09:17 WIB

Detik-detik Evakuasi Tiga Korban Selamat Terjepit Gerbong KA di Bekasi Timur

Detik-detik Evakuasi Tiga Korban Selamat Terjepit Gerbong KA di Bekasi Timur

Bisnis | Selasa, 28 April 2026 | 09:05 WIB

Emas Antam Naik Tipis Hari Ini, Harganya jadi Rp 2.815.000/Gram

Emas Antam Naik Tipis Hari Ini, Harganya jadi Rp 2.815.000/Gram

Bisnis | Selasa, 28 April 2026 | 09:00 WIB

Buntut Debt Collector Bermasalah di Semarang, OJK Panggil Indosaku dan Ancam Sanksi Berat

Buntut Debt Collector Bermasalah di Semarang, OJK Panggil Indosaku dan Ancam Sanksi Berat

Bisnis | Selasa, 28 April 2026 | 08:56 WIB

Riset UI: Pengguna Pindar AdaKami Melek Keuangan, Tapi Masih Rentan Terjebak Utang

Riset UI: Pengguna Pindar AdaKami Melek Keuangan, Tapi Masih Rentan Terjebak Utang

Bisnis | Selasa, 28 April 2026 | 08:55 WIB

Kecelakaan Maut Kereta di Bekasi, Prabowo Intruksikan Ini

Kecelakaan Maut Kereta di Bekasi, Prabowo Intruksikan Ini

Bisnis | Selasa, 28 April 2026 | 08:36 WIB

Imbas Tabrakan Kereta Api, Operasional KRL Blue Line Hanya Sampai Stasiun Bekasi

Imbas Tabrakan Kereta Api, Operasional KRL Blue Line Hanya Sampai Stasiun Bekasi

Bisnis | Selasa, 28 April 2026 | 08:29 WIB

Bos Danantara Buka Suara Soal Kecelakaan Kereta di Bekasi

Bos Danantara Buka Suara Soal Kecelakaan Kereta di Bekasi

Bisnis | Selasa, 28 April 2026 | 08:23 WIB

SIG Kantongi 5 Sertifikat Platinum Green Label, Bukti Dominasi Semen Hijau Nasional

SIG Kantongi 5 Sertifikat Platinum Green Label, Bukti Dominasi Semen Hijau Nasional

Bisnis | Selasa, 28 April 2026 | 08:10 WIB