Jika Dibutuhkan Pemerintah, Bulog Siap Lakukan Impor 1 Juta Ton Beras dari China

Achmad Fauzi | Suara.com

Senin, 25 September 2023 | 14:03 WIB
Jika Dibutuhkan Pemerintah, Bulog Siap Lakukan Impor 1 Juta Ton Beras dari China
Direktur Utama Perusahaan Umum Bulog Budi Waseso (Buwas). (Suara.com/Achmad Fauzi)

Suara.com - Direktur Utama Bulog, Budi Waseso (Buwas) memastikan pihaknya siap mengimpor beras kembali, jika dibutuhkan pemerintah. Pihaknya, bisa melakukan impor 1 juta ton beras dari China.

Dipilihnya China, karena ada kontrak kerja sama antara Presiden Joko Widodo (Jokowi) dengan Presiden China Xi Jinping soal suplai beras ke Indonesia.

"Kalau memang dibutuhkan Bulog akan ditugaskan, kalau memang cuaca tidak mendukung dan prediksi pertanian ini belum maksimal, maka Presiden akan menugaskan lagi kepada Bulog untuk (impor) 1 juta ton," ujar Buwas yang dikutip, Senin (25/9/2023).

Namun sayangnya kekinian, lanjut dia, pemerintah belum memberikan penugasan kepada Bulog untuk mendatangkan beras 1 juta ton dari China. Bulog sebelumnya telah mendatangkan beras impor 2 juta ton beras pada tahun ini.

"Tapi, catatan ya, 1 juta ton itu kita ambil dari China karena China yang mau mempersiapkan itu dan sudah bekerja sama ya, Presiden (Jokowi) dengan Presiden China sudah kontrak perjanjian," imbuh dia.

"Kalau nanti ada penugasan ke saya 1 juta lagi saya akan ambil dari negara China, karena China sudah menyiapkan 1 juta," tambah Buwas.

Sebelumnya, Perum Bulog berencana melakukan impor beras kembali untuk menyikapi risiko dampak El Nino. Impor bersa ini juga untuk mewujudkan pemenuhan Cadangan Beras Pemerintah sesuai penugasan yang diberikan oleh Pemerintah melalui penyerapan gabah/beras dalam negeri secara maskimal dan percepatan realisasi importasi beras.

Dengan mulai turunnya produksi gabah/beras dalam negeri pada semester II dibanding semester I maka potensi penyerapan dalam negeri di semester II akan lebih rendah dari semester I.

Untuk itu upaya pemenuhan kebutuhan stok cadangan beras pemerintah memang harus segera dipenuhi dari sumber lain yaitu importasi beras sesuai yang sudah diputuskan oleh pemerintah.

Direktur Supply Chain dan Pelayanan Publik Perum Bulog Mokhamad Suyamto menjelaskan, Perum Bulog telah melakukan upaya mitigasi dengan menyerap gabah/beras hasil petani dalam negeri sebanyak-banyaknya dengan realisasi tahun ini sampai dengan 10 Agustus 2023 sudah mencapai 780 ribu ton.

Kemudian, Bulog juga melakukan percepatan realisasi impor sesuai penugasan yang diberikan oleh Pemerintah.

"Selain memaksimalkan penyerapan produksi dalam negeri, kami juga berkoordinasi secara intens dengan negara pengimpor untuk percepatan kedatangan beras impor ini ke Indonesia dan saat ini sudah terealisasi sebanyak 1,6 juta ton," ujar Suyamto dalam keterangannya, Sabtu (12/8/2023).

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Materi Teks Informasi Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Alasan Produksi Beras Indonesia Tidak Mampu Penuhi Kebutuhan Dalam Negeri

Alasan Produksi Beras Indonesia Tidak Mampu Penuhi Kebutuhan Dalam Negeri

Bisnis | Rabu, 20 September 2023 | 08:10 WIB

Harga Beras Mahal Padahal Stok Cukup, Ini Kata Jokowi

Harga Beras Mahal Padahal Stok Cukup, Ini Kata Jokowi

Bisnis | Senin, 11 September 2023 | 18:03 WIB

Kemarau Panjang, Jokowi Ketar-ketir Cek Stok Beras di Sejumlah Daerah

Kemarau Panjang, Jokowi Ketar-ketir Cek Stok Beras di Sejumlah Daerah

Bisnis | Senin, 11 September 2023 | 15:24 WIB

Terkini

Pemerintah Siapkan Tim Koordinasi Hadapi Investigasi Perjanjian Dagang RI-AS

Pemerintah Siapkan Tim Koordinasi Hadapi Investigasi Perjanjian Dagang RI-AS

Bisnis | Rabu, 18 Maret 2026 | 21:41 WIB

Purbaya Salurkan Rp 4,39 Triliun ke Wilayah Terdampak Bencana Banjir Sumatra

Purbaya Salurkan Rp 4,39 Triliun ke Wilayah Terdampak Bencana Banjir Sumatra

Bisnis | Rabu, 18 Maret 2026 | 21:24 WIB

Purbaya Mau Efisiensi Anggaran MBG: Tak Harus Rp 335 Triliun

Purbaya Mau Efisiensi Anggaran MBG: Tak Harus Rp 335 Triliun

Bisnis | Rabu, 18 Maret 2026 | 20:52 WIB

IPC TPK Antisipasi Lonjakan Arus Peti Kemas saat Ramadan dan Lebaran

IPC TPK Antisipasi Lonjakan Arus Peti Kemas saat Ramadan dan Lebaran

Bisnis | Rabu, 18 Maret 2026 | 20:40 WIB

Prabowo Naikkan Target Bedah Rumah, Kini 400 Ribu Unit per Tahun

Prabowo Naikkan Target Bedah Rumah, Kini 400 Ribu Unit per Tahun

Bisnis | Rabu, 18 Maret 2026 | 20:14 WIB

Purbaya Pilih Efisiensi Ketimbang Defisit APBN Naik: Nanti Marah-marah Pemerintah Utang Terus

Purbaya Pilih Efisiensi Ketimbang Defisit APBN Naik: Nanti Marah-marah Pemerintah Utang Terus

Bisnis | Rabu, 18 Maret 2026 | 20:13 WIB

Ini Upaya Pertamina Hadapi Situasi Global dalam Upaya Jaga Ketersediaan Pasokan Energi

Ini Upaya Pertamina Hadapi Situasi Global dalam Upaya Jaga Ketersediaan Pasokan Energi

Bisnis | Rabu, 18 Maret 2026 | 20:13 WIB

Ironi Lebaran, Larangan Operasional Truk Justru Buat Buruh Gudang Nganggur

Ironi Lebaran, Larangan Operasional Truk Justru Buat Buruh Gudang Nganggur

Bisnis | Rabu, 18 Maret 2026 | 20:07 WIB

Eni Kucurkan Rp 230 Triliun untuk Proyek Gas di Kalimantan Timur

Eni Kucurkan Rp 230 Triliun untuk Proyek Gas di Kalimantan Timur

Bisnis | Rabu, 18 Maret 2026 | 19:58 WIB

Pendampingan dan Pelatihan Dongkrak Produktivitas Petani Sawit

Pendampingan dan Pelatihan Dongkrak Produktivitas Petani Sawit

Bisnis | Rabu, 18 Maret 2026 | 19:50 WIB