350 Hektare Sawah Kekeringan di Lumajang, Kementan Siap Atasi dengan Infrastruktur

Fabiola Febrinastri | Restu Fadilah | Suara.com

Sabtu, 30 September 2023 | 09:15 WIB
350 Hektare Sawah Kekeringan di Lumajang, Kementan Siap Atasi dengan Infrastruktur
Ilustrasi sawah. (Dok: Kementan)

Suara.com - Lahan pertanian seluas 350 hektar (Ha) di Kabupaten Lumajang, Jawa Timur, dilanda kekeringan. Titik kering terjadi di dua wilayah yakni Desa Boreng, Blukon dan Rogotrunan.

Direktur Jenderal Prasarana dan Sarana Pertanian (PSP) Kementerian Pertanian, Ali Jamil, mengatakan Kementerian siap membantu menyediakan infrastruktur yang diperlukan bagi daerah yang terkena dampak kekeringan. Termasuk untuk Kabupaten Lumajang, Jawa Timur.

"Pertama adalah pompanisasi dan pipanisasi. Bantuan tersebut digunakan untuk menarik air dari sumber-sumber yang ada, baik dari sungai maupun mata air," ujar Ali Jamil, Jumat (29/8/2023).

Ali Jamil mencontohkan beberapa daerah yang sudah membangun jaringan pipa untuk mengambil air sungai. Seperti di Indramayu, Cirebon, Brebes, dan Tegal pada musim kemarau lalu. Pada dasarnya daerah yang rawan kekeringan, jika ada sumber air akan didukung dengan pompa dan pipa.

"Ini bisa menyelamatkan lahan sawah yang terancam gagal panen. Bila ada daerah lain juga membutuhkan, silakan ajukan permintaannya," ungkap Ali Jamil.

Kedua, Kementerian Pertanian juga bisa merencanakan pembangunan embung atau fasilitas penyimpanan jangka panjang (long storage). Program ini memungkinkan kelompok petani untuk menyimpan air pada musim hujan (bank air) dan kemudian mengangkutnya ke sawah bila diperlukan. Ketiga, membangun sumur dangkal (sumur bor) di lahan yang terkena dampak kekeringan.

"Sumur bor ini dalamnya bisa mencapai 60 meter. Ini juga cukup membantu dalam mengatasi kekeringan," ungkapnya.

Keempat, petani didorong untuk berpartisipasi dalam Program Asuransi Usaha Padi (AUTP). Dengan asuransi ini, jika sawah mengalami kekeringan hingga 70%, petani akan mendapat santunan Rp 6 juta per hektare per panen.

"Sehingga petani tidak perlu lagi was-was mengalami gagal panen karena kekeringan. Karena dari klaim bisa jadi modal menanam kembali," tambah Ali Jamil.

Direktur Irigasi Pertanian Ditjen PSP, Rahmanto menjelaskan, kegiatan lain yang dilakukan untuk mengatasi kekeringan di Kabupaten Lumajang antara lain koordinasi dengan Dinas PUTR Kabupaten Lumajang mengenai Bendungan Boreng yang menyebabkan sekitar 350 hektare sawah rusak akibat kekeringan.

"Kami juga berkoordinasi dengan Kementerian PUPR melalui Dinas PUTR Kab Lumajang, Alhamdulillah sudah dilakukan perbaikan pada DAM Boreng yang merupakan wewenang pemerintah setempat, semoga aliran air irigasi ke lahan sawah dapat segera normal kembali," katanya.

Kementerian Pertanian juga bertindak cepat dengan melakukan pengeboran sumur air tanah dalam di daerah yang terkena dampak kekeringan.

"Kami memberikan bantuan pengeboran sumur air tanah dalam di tiga titik pada Desa Boreng dan Desa Blukon dengan luas hamparan terdampak sekitar 190 hektar, sumber air tanah dalam ini harapannya bisa menyediakan air ke lahan sawah," paparnya.

Antisipasi lainnya, Kementerian Pertanian terus mengingatkan para petani untuk disiplin dalam perputaran air agar setiap orang mempunyai air untuk mengairi lahannya.

"Semua petani harus mau disiplin dalam pembagian air, menjaga jaringan irigasi tertier , dibersihkan, dirawat sehingga air sampai ke lahan," pungkas Rahmanto.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

BPBD DIY Catat 21 Kecamatan Terdampak Kekeringan, Droping Air Mulai Digencarkan

BPBD DIY Catat 21 Kecamatan Terdampak Kekeringan, Droping Air Mulai Digencarkan

Jogja | Jum'at, 29 September 2023 | 15:40 WIB

Ekstrimnya Jalur Alternatif Malang-Lumajang, Butuh Nyali untuk Melewatinya

Ekstrimnya Jalur Alternatif Malang-Lumajang, Butuh Nyali untuk Melewatinya

Malang | Jum'at, 29 September 2023 | 15:30 WIB

Siapa Tersangka Korupsi Kementan yang Sudah Ditetapkan KPK? Benarkah Syahrul Yasin Limpo?

Siapa Tersangka Korupsi Kementan yang Sudah Ditetapkan KPK? Benarkah Syahrul Yasin Limpo?

News | Jum'at, 29 September 2023 | 15:13 WIB

Kondisi Miris Stadion Barombong Mega Proyek Syahrul Yasin Limpo, Habiskan Dana Rp226 Miliar Kini Mangkrak

Kondisi Miris Stadion Barombong Mega Proyek Syahrul Yasin Limpo, Habiskan Dana Rp226 Miliar Kini Mangkrak

Bekaci | Jum'at, 29 September 2023 | 11:26 WIB

Hingga Jumat Pagi, Penggeledahan KPK di Rumah Mentan Syahrul Yasin Limpo Masih Berlangsung

Hingga Jumat Pagi, Penggeledahan KPK di Rumah Mentan Syahrul Yasin Limpo Masih Berlangsung

News | Jum'at, 29 September 2023 | 09:51 WIB

Marak Pembangunan Proyek Infrastruktur, BUMN Ini Geber Penjualan Semen di Solo Raya

Marak Pembangunan Proyek Infrastruktur, BUMN Ini Geber Penjualan Semen di Solo Raya

Bisnis | Jum'at, 29 September 2023 | 08:09 WIB

Terkini

Arus Balik Lebaran 2026: ASDP Prioritaskan Mobil Pribadi dan Bus di Ketapang  Gilimanuk

Arus Balik Lebaran 2026: ASDP Prioritaskan Mobil Pribadi dan Bus di Ketapang Gilimanuk

Bisnis | Sabtu, 28 Maret 2026 | 10:14 WIB

Izin OJK Dicabut, Bank Neo Commerce : Layanan Nasabah Tetap Aman

Izin OJK Dicabut, Bank Neo Commerce : Layanan Nasabah Tetap Aman

Bisnis | Sabtu, 28 Maret 2026 | 10:08 WIB

BRI Hadirkan Tarik Tunai GoPay di 19.000  ATM & CRM

BRI Hadirkan Tarik Tunai GoPay di 19.000 ATM & CRM

Bisnis | Sabtu, 28 Maret 2026 | 07:41 WIB

Libur Lebaran 2026: Wisata Lokal Banjir Pengunjung, Pendapatan Daerah Naik

Libur Lebaran 2026: Wisata Lokal Banjir Pengunjung, Pendapatan Daerah Naik

Bisnis | Jum'at, 27 Maret 2026 | 23:50 WIB

PNM Hadirkan Harapan Baru: Dari Satu Kegiatan, Tumbuh Mimpi Jadi Garda Pemberdayaan Ultra Mikro

PNM Hadirkan Harapan Baru: Dari Satu Kegiatan, Tumbuh Mimpi Jadi Garda Pemberdayaan Ultra Mikro

Bisnis | Jum'at, 27 Maret 2026 | 23:00 WIB

Menkeu Purbaya Bantah Indonesia Terancam Resesi: Di Semua Tempat Pada Belanja!

Menkeu Purbaya Bantah Indonesia Terancam Resesi: Di Semua Tempat Pada Belanja!

Bisnis | Jum'at, 27 Maret 2026 | 20:50 WIB

Prabowo Bertemu Ray Dalio, Bahas Proyek Energi hingga Danantara

Prabowo Bertemu Ray Dalio, Bahas Proyek Energi hingga Danantara

Bisnis | Jum'at, 27 Maret 2026 | 20:43 WIB

Riset NEXT: Daya Beli Masyarakat Meningkat di Lebaran 2026, Uang Beredar Tembus Rp 1.370 T

Riset NEXT: Daya Beli Masyarakat Meningkat di Lebaran 2026, Uang Beredar Tembus Rp 1.370 T

Bisnis | Jum'at, 27 Maret 2026 | 20:33 WIB

Kapal Pertamina Terjebak di Tengah Perang Iran, Ini Nasib Pasokan BBM Indonesia

Kapal Pertamina Terjebak di Tengah Perang Iran, Ini Nasib Pasokan BBM Indonesia

Bisnis | Jum'at, 27 Maret 2026 | 19:59 WIB

Perum Bulog Percepat Penyaluran Bantuan Pangan ke Wilayah Kepulauan Pasca Idul Fitri

Perum Bulog Percepat Penyaluran Bantuan Pangan ke Wilayah Kepulauan Pasca Idul Fitri

Bisnis | Jum'at, 27 Maret 2026 | 19:54 WIB