Kembangkan Ide Bisnis Kuliner, Emak-emak di Jaktim Antusias Belajar Buat Selendang Mayang

Iwan Supriyatna

Senin, 09 Oktober 2023 | 07:42 WIB
Kembangkan Ide Bisnis Kuliner, Emak-emak di Jaktim Antusias Belajar Buat Selendang Mayang
Pelatihan pembuatan es selendang mayang.

Suara.com - Para ibu-ibu di Kelurahan Tengah, Kecamatan Kramat jati, Kota Jakarta Timur, DKI Jakarta nampak sangat antusias mengikuti pelatihan pembuatan es selendang mayang yang diselenggarakan relawan Mak Ganjar Jabodetabek.

Relawan pendukung Ganjar ini menggandeng pelaku usaha kuliner khas Betawi untuk mengajarkan praktik pembuatan selendang mayang ini kepada para peserta. Mulai dari pemaparan bahan-bahan, hingga cara pengolahan turut diajarkan dalam pelatihan ini.

Proses latihan juga berjalan interaktif, karena para ibu-ibu diajak memasak bersama dengan bahan dan alat yang telah disediakan relawan.

Salah satu peserta, Neneng Chaerunisah menikmati pelatihan tersebut. Hal ini karena pertama kalinya bagi Neneng membuat jajanan khas Betawi tersebut.

"Alhamdulillah kita ibu-ibu sangat senang sekali, antusias, excited, kita diajak sosialisasi langsung membuat es selendang mayang. Makanan khas Betawi yang sedikitnya kurang terkenal lagi," kata Neneng ditulis Senin (9/10/2023).

Dia juga mengapresiasi pelatihan tersebut, karena bisa dijadikan ajang silaturahmi antar ibu-ibu di daerah tersebut.

"Dengan acara ini syukur alhamdulillah kita bisa terbantu, bisa berkumpul dengan ibu-ibu, bisa belajar membuat es selendang mayang," tuturnya.

Neneng pun mengaku jadi terinspirasi untuk membuat usaha kuliner es selendang mayang. Dia berharap relawan Mak Ganjar bisa memberikan bantuan dan bimbingan kepadanya bila ia hendak memulai usaha.

"Harapannya bisa menjadi sebuah solusi untuk ibu-ibu membuka usaha jualan selendang mayang. Mengingat di sini dekat pasar," katanya.

baca juga

Untuk diketahui, pelatihan ini dilakukan juga untuk melestarikan selendang mayang yang merupakan kuliner khas Betawi. Relawan Mak Ganjar menilai bahwa selendang mayang merupakan kuliner yang telah terbilang langka dan jarang ditemui di pasaran.

Sebab itu, pelatihan pembuatan jajanan ini disebutnya menjadi penting dilakukan guna melestarikan khazanah kuliner daerah Betawi.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Segarnya Es Teler Uda Al di Kota Jambi, Lengkap dengan Buah Durian

Segarnya Es Teler Uda Al di Kota Jambi, Lengkap dengan Buah Durian

Your Say | Minggu, 08 Oktober 2023 | 14:21 WIB

Hobi Jajan, Coba Yuk Aneka Street Food Di Tempat Ini: Harga Terjangkau

Hobi Jajan, Coba Yuk Aneka Street Food Di Tempat Ini: Harga Terjangkau

Lifestyle | Minggu, 08 Oktober 2023 | 08:45 WIB

Cara Membuat Siobak Babi Singaraja, Kuliner Khas Bali yang Banyak Digemari

Cara Membuat Siobak Babi Singaraja, Kuliner Khas Bali yang Banyak Digemari

Bali | Sabtu, 07 Oktober 2023 | 08:15 WIB

Terkini

Suahasil Gantikan Purbaya, Pemprov Sumsel Berharap Kebijakan Fiskal Daerah Kembali seperti Semula

Suahasil Gantikan Purbaya, Pemprov Sumsel Berharap Kebijakan Fiskal Daerah Kembali seperti Semula

Sumsel | Senin, 14 September 2026 | 19:32 WIB

Tok! Polisi di Bengkalis Disanksi Demosi 5 Tahun Terkait Penganiayaan Warga

Tok! Polisi di Bengkalis Disanksi Demosi 5 Tahun Terkait Penganiayaan Warga

Riau | Senin, 14 September 2026 | 19:31 WIB

Dunia Usaha Diminta Tak Anggap Lingkungan Sebagai Beban, tapi Investasi

Dunia Usaha Diminta Tak Anggap Lingkungan Sebagai Beban, tapi Investasi

Bisnis | Senin, 14 September 2026 | 19:31 WIB

Massa Geruduk Kejagung, Tuntut Transparansi Penegakan Hukum Tambang Batu Bara di Kaltim

Massa Geruduk Kejagung, Tuntut Transparansi Penegakan Hukum Tambang Batu Bara di Kaltim

News | Senin, 14 September 2026 | 19:29 WIB

Yudo Sadewa usai Purbaya Dicopot: Gaji Menteri Kecil, Bawahan Korup

Yudo Sadewa usai Purbaya Dicopot: Gaji Menteri Kecil, Bawahan Korup

Bisnis | Senin, 14 September 2026 | 19:29 WIB

Saham-saham Bank Langsung Moncer Setelah Purbaya Diganti

Saham-saham Bank Langsung Moncer Setelah Purbaya Diganti

Bisnis | Senin, 14 September 2026 | 19:26 WIB

Laut Raja Ampat Tercemar Tambang, Greenpeace Ungkap Dampaknya bagi Nelayan Adat

Laut Raja Ampat Tercemar Tambang, Greenpeace Ungkap Dampaknya bagi Nelayan Adat

News | Senin, 14 September 2026 | 19:23 WIB

Gibran Percaya Pilihan Prabowo, Suahasil Bisa Bikin APBN Lebih Sehat

Gibran Percaya Pilihan Prabowo, Suahasil Bisa Bikin APBN Lebih Sehat

News | Senin, 14 September 2026 | 19:22 WIB

Kasus Asusila di Ponpes Sleman: Eks Pengurus Ditetapkan Tersangka, Keberadaannya Masih Misterius

Kasus Asusila di Ponpes Sleman: Eks Pengurus Ditetapkan Tersangka, Keberadaannya Masih Misterius

Jogja | Senin, 14 September 2026 | 19:21 WIB

Sinopsis Mame to Mugi, Drama Jepang Dibintangi Saito Asuka dan Tomita Miu

Sinopsis Mame to Mugi, Drama Jepang Dibintangi Saito Asuka dan Tomita Miu

Your Say | Senin, 14 September 2026 | 19:20 WIB

×