Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp0
Beli Rp0
IHSG ...
LQ45 ...
Srikehati
JII ...

GBB Berharap Buruh Nelayan Mampu Jadi Tonggak Kedaulatan Pangan Bangsa

Iwan Supriyatna

Senin, 09 Oktober 2023 | 08:20 WIB
GBB Berharap Buruh Nelayan Mampu Jadi Tonggak Kedaulatan Pangan Bangsa
GBB optimistis buruh nelayan mampu menciptakan kedaulatan pangan bangsa Indonesia.

Suara.com - Episentrum buruh pendukung Ganjar Pranowo yang berjejaring dalam sukarelawan Ganjaran Buruh Berjuang (GBB), optimistis buruh nelayan mampu menciptakan kedaulatan pangan bangsa Indonesia.

Hal itu disampaikan Ketua Dewan Pembina GBB, Ferry Indrianto saat perhelatan Karnaval Budaya Cirebonan yang digelar GBB bersama warga di perkampungan buruh nelayan, Desa Mertasinga, Kecamatan Gunungjati, Kabupaten Cirebon, Jawa Barat.

Desa Mertasinga merupakan satu-satunya desa di Kabupaten Cirebon yang memiliki tempat pelelangan ikan (TPI) yang masih aktif digerakkan oleh para buruh nelayan se-Cirebon Raya.

Sambil menyosialisasikan visi-misi dan program-program Capres 2024 yang diusung yakni Ganjar Pranowo, GBB merangkul para buruh nelayan untuk bersama-sama mewujudukan ketahanan pangan menuju Indonesia Emas 2045.

"Selaras dengan gagasan-gagasan kedaulatan pangan yang diusung Bapak Ganjar Pranowo, kebetulan di Kampung Mertasinga ini adalah satu-satunya TPI aktif di Kabupaten Cirebon. Pelelangan ikan, sumber daya ikan ini juga bagian dari ketahanan pangan," ujar Ferry ditulis Senin (9/10/2023).

Sukarelawan GBB berupaya merangkul 17 ribu buruh nelayan yang ada di Cirebon Raya. Mereka menyerap aspirasi dari para buruh nelayan secara langsung dengan mendatangi perkampungan buruh nelayan itu.

Harapannya dari aspirasi yang tertampung tersebut, bentuk konkret sekaligus implementasi untuk menyejahterakan para buruh nelayan dapat dilakukan, ketika Ganjar Pranowo mengisi kursi kepresidenan di tahun 2024-2029 mendatang.

Salah satunya, kata Ferry, dengan mewujudkan bantuan peralatan perikanan dan kelautan berteknologi tinggi yang diperlukan buruh nelayan di Cirebon Raya untuk mengoptimalkan produktivitas dan hasil olahan mereka, sehingga ketahanan pangan bisa dilakukan secara sektoral dari buruh nelayan.

"Buruh nelayan di sini berharap pada pemerintahan Pak Ganjar ke depan insyaallah bisa memberikan sentuhan, sehingga tempat pelelangan ikan ini dengan buruh nelayannya bisa mendapatkan sentuhan teknologi pengolahan pangan yang bisa meningkatkan produktivitas perikanan dan memperkuat ketahanan pangan dari sektoral buruh nelayan," jelas Ferry.

Diketahui, program ketahanan dan kedaulatan pangan menjadi salah satu isu utama bagi Capres 2024 Ganjar Pranowo. Ganjar terus berupaya melanjutkan dan menggalakkan program tersebut yang telah dimulai di era Presiden Joko Widodo (Jokowi) demi kesejahteraan seluruh masyarakat.

Berdasarkan hal itu, Ketua Umum GBB Lukman Hakim pun ingin mencapai cita-cita buruh nelayan Cirebon Raya, khususnya di Desa Mertasinga, Kecamatan Gunungjati untuk menjadi pemasok pangan nasional dari sektor perikanan.

"Kami ingin menjadikan warga di sini tulang punggung pemasok pangan nasional salah satunya dari Kampung Mertasinga ini. Kita akan kembangkan industri bersama Pak Ganjar Pranowo industri perikanan. Kita ingin menjadikan Mertasinga, Bondet dan se-Cirebon menjadi salah satu penyuplai pangan nasional menuju Indonesia Emas 2045," ucap Lukman.

Lukman meyakini, sektor perikanan dan industri perikanan yang berkembang di Cirebon nantinya akan mampu memperkuat ketahanan pangan dan menyuplai pangan perikanan yang sangat bermanfaat untuk perkembangan generasi penerus hangsa.

"Kami ingin membangun basis pangan dari sektor kelautan di sini demi menjadi mata rantai penyuplai dari pangan nasional dari sektor perikanan menjadi sumber protein, sumber vitamin demi generasi muda, demi bonus demografi tidak kekurangan gizi, tidak kekurangan pangan," ungkap Lukman.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Jadi Plt Mentan, Ini Strategi Arief Prasetyo Adi Soal Pangan

Jadi Plt Mentan, Ini Strategi Arief Prasetyo Adi Soal Pangan

Bisnis | Minggu, 08 Oktober 2023 | 12:04 WIB

2 Perahu Nelayan Terbalik Dihempas Ombak di Perairan Bengkunat

2 Perahu Nelayan Terbalik Dihempas Ombak di Perairan Bengkunat

Lampung | Jum'at, 06 Oktober 2023 | 19:40 WIB

Kementan Dipimpin Pelaksana Tugas, Jokowi Harap Arief Prasetyo Adi Bisa Meneruskan Tugas SYL

Kementan Dipimpin Pelaksana Tugas, Jokowi Harap Arief Prasetyo Adi Bisa Meneruskan Tugas SYL

News | Jum'at, 06 Oktober 2023 | 14:47 WIB

Terkini

Tak Cuma AS, Pemerintah RI Siapkan 'Karpet Merah' DHE SDA Eksportir Asing

Tak Cuma AS, Pemerintah RI Siapkan 'Karpet Merah' DHE SDA Eksportir Asing

Bisnis | Minggu, 31 Mei 2026 | 19:20 WIB

Perkuat GCG dan Efisiensi, Pengamat Apresiasi Tata Kelola BUMN

Perkuat GCG dan Efisiensi, Pengamat Apresiasi Tata Kelola BUMN

Bisnis | Minggu, 31 Mei 2026 | 16:54 WIB

Danantara Sumberdaya Indonesia Beroperasi, Pemerintah Masih "Buta" Soal Target Kinerja

Danantara Sumberdaya Indonesia Beroperasi, Pemerintah Masih "Buta" Soal Target Kinerja

Bisnis | Minggu, 31 Mei 2026 | 16:47 WIB

DSI Resmi Kelola Ekspor Mulai 1 Juni, Ada Bocoran Peran Dirjen Bea Cukai

DSI Resmi Kelola Ekspor Mulai 1 Juni, Ada Bocoran Peran Dirjen Bea Cukai

Bisnis | Minggu, 31 Mei 2026 | 16:19 WIB

Belajar dari 'TikTok', Rugi di Pasar Modal: Bahaya Investasi Berbasis Tren Media Sosial

Belajar dari 'TikTok', Rugi di Pasar Modal: Bahaya Investasi Berbasis Tren Media Sosial

Bisnis | Minggu, 31 Mei 2026 | 15:25 WIB

Bisnis Gerai Minuman di Tengah Tekanan Ekonomi, Ada yang Tutup dan Berkembang

Bisnis Gerai Minuman di Tengah Tekanan Ekonomi, Ada yang Tutup dan Berkembang

Bisnis | Minggu, 31 Mei 2026 | 15:20 WIB

IHSG Ambles Tapi Aset Emiten Melesat Rp94 Triliun, Ini Penyebabnya

IHSG Ambles Tapi Aset Emiten Melesat Rp94 Triliun, Ini Penyebabnya

Bisnis | Minggu, 31 Mei 2026 | 14:57 WIB

Harga CPO Anjlok Pertengahan Tahun 2026, Kemendag Ungkap Penyebabnya

Harga CPO Anjlok Pertengahan Tahun 2026, Kemendag Ungkap Penyebabnya

Bisnis | Minggu, 31 Mei 2026 | 13:43 WIB

Rincian Aturan Baru Pajak UMKM: CV, Firma, dan PT Baru Kehilangan Fasilitas PPh

Rincian Aturan Baru Pajak UMKM: CV, Firma, dan PT Baru Kehilangan Fasilitas PPh

Bisnis | Minggu, 31 Mei 2026 | 13:11 WIB

Harga Pangan Kian Meroket: Cabai Merah Besar Tembus Rp107 Ribu, Beras Ikut Naik

Harga Pangan Kian Meroket: Cabai Merah Besar Tembus Rp107 Ribu, Beras Ikut Naik

Bisnis | Minggu, 31 Mei 2026 | 12:37 WIB