Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.551.000
Beli Rp2.425.000
IHSG 6.236,126
LQ45 621,244
Srikehati 303,451
JII 370,013
USD/IDR 18.053

Wamen BUMN Sebut Tarif Kereta Cepat + KA Feeder Rp 300 Ribu

Achmad Fauzi

Senin, 09 Oktober 2023 | 13:44 WIB
Wamen BUMN Sebut Tarif Kereta Cepat + KA Feeder Rp 300 Ribu
Wamen BUMN Kartika Wirjoatmojo dan Menteri BUMN Erick Thohir usai menemui Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investas Luhut Binsar Pandjaitan. [Suara.com/Achmad Fauzi]

Suara.com - Tarif Kereta Cepat Jakarta-Bandung atau Whoosh masih belum ditetapkan oleh pemerintah. Kekinian, operasional kereta cepat ini masih gratis untuk masyarakat.

Wakil Menteri BUMN Kartika Wirjoatmodjo menyebut, diskusi terkait soal tarif kereta cepat disepakati Rp 250 ribu, hanya saja tetap menunggu keputusan Kementerian Perhubungan.

Menurut Tiko sapaan akrabnya, tarif itu belum termasuk untuk KA Feeder dari Stasiun Padalarang. Sedangkan, tarif KA Feeder Padalarang diperkirakan sebesar Rp 50 ribu.

"Pembicaraan sekarang Rp 250 ribu ya, pembicaraan saat ini. Nanti tergantung Kementerian Perhubungan berapa finalnya, tapi kita lagi diskusi Rp 250 ribu saat ini plus Rp 50 ribu untuk yang feeder ke Padalarang," ujarnya di Jakarta, Senin (9/10/2023).

Sebelumnya, PT KCIC mematok tarif Rp 300 ribu untuk sekali jalan dan sudah termasuk biaya tiket KA Feeder dari Stasiun Padalarang ke Stasiun Bandung.

Direktur Utama KCIC Dwiyana Slamet Riyadi mengatakan, tarif ini belum pasti diputuskan dan ditetapkan, karena sifatnya masih usulan.

Kekinian, dirinya menyebut, tarif kereta cepat masih dibahas dengan Kementerian Perhubungan, LRT Jabodebek, dan PT Kereta Cepat Indonesia (Persero) atau KAI.

"Kita sih mengusulkan Rp 300 ribu. Sudah dengan feeder, LRT. Tapi kan masih kita diskusikan dengan KAI dan LRT," kata dia.

Selanjutnya, tutur Dwiyana, tarif kereta cepat tanpa feeder dan LRT, KCIC sudah mengusulkan nominalnya sebesar Rp 250 ribu sekali jalan untuk kelas premium ekonomi. Sedangkan, untuk kelas eksekutif maupun kelas atasnya, akan ada penyesuaian.

baca juga

"Soalnya kan first class dan business class kan pasti kita menggunakan dynamic pricing. Karena segmennya kan berbeda, segmented lah kalau itu," imbuh dia.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Pendaftaran Naik Gratis Kereta Cepat Jakata-Bandung Kembali Dibuka, Cek Link-nya

Pendaftaran Naik Gratis Kereta Cepat Jakata-Bandung Kembali Dibuka, Cek Link-nya

Bisnis | Minggu, 08 Oktober 2023 | 10:22 WIB

5 Perbandingan Tarif Kereta Cepat Indonesia dengan Berbagai Negara, Whoosh Paling Murah?

5 Perbandingan Tarif Kereta Cepat Indonesia dengan Berbagai Negara, Whoosh Paling Murah?

Bisnis | Sabtu, 07 Oktober 2023 | 17:33 WIB

Kebanggaan Jokowi, Proyek Kereta Cepat Whoosh Baru Bisa Balik Modal 40 Tahun Kedepan

Kebanggaan Jokowi, Proyek Kereta Cepat Whoosh Baru Bisa Balik Modal 40 Tahun Kedepan

Bisnis | Rabu, 04 Oktober 2023 | 11:57 WIB

Terkini

Klasemen Piala AFF 2026 Usai Timnas Indonesia Digebuk Vietnam: Wajib Menang di Singapura

Klasemen Piala AFF 2026 Usai Timnas Indonesia Digebuk Vietnam: Wajib Menang di Singapura

Bola | Senin, 03 Agustus 2026 | 22:24 WIB

Mengapa Direktur Bus ALS Jadi Tersangka? Polisi Periksa 50 Saksi sebelum Naikkan Kasus ke Penyidikan

Mengapa Direktur Bus ALS Jadi Tersangka? Polisi Periksa 50 Saksi sebelum Naikkan Kasus ke Penyidikan

Sumsel | Senin, 03 Agustus 2026 | 22:16 WIB

Polda Metro Jaya Siap Ladeni 'Serangan' Praperadilan Keempat Roy Suryo

Polda Metro Jaya Siap Ladeni 'Serangan' Praperadilan Keempat Roy Suryo

News | Senin, 03 Agustus 2026 | 22:15 WIB

Ada Anomali dalam Kebakaran BYD Seal di Cikampek, Investigasi Masih Berlangsung

Ada Anomali dalam Kebakaran BYD Seal di Cikampek, Investigasi Masih Berlangsung

Otomotif | Senin, 03 Agustus 2026 | 22:09 WIB

30 Juta Cowok di China Jomblo, Mak Comblang Jadi Ladang Bisnis Cuan

30 Juta Cowok di China Jomblo, Mak Comblang Jadi Ladang Bisnis Cuan

News | Senin, 03 Agustus 2026 | 22:05 WIB

Jogja Run'nShine 2026 Bidik 3.500 Pelari, Ada Hadiah Umroh hingga Trip ke Turki

Jogja Run'nShine 2026 Bidik 3.500 Pelari, Ada Hadiah Umroh hingga Trip ke Turki

Sport | Senin, 03 Agustus 2026 | 22:02 WIB

Guru Biologi Madrasah Didorong Kuasai Pembelajaran Berbasis Riset

Guru Biologi Madrasah Didorong Kuasai Pembelajaran Berbasis Riset

News | Senin, 03 Agustus 2026 | 21:41 WIB

Profil Tim Danaskos Wasit Timnas Indonesia vs Vietnam, Akun IG Digembok

Profil Tim Danaskos Wasit Timnas Indonesia vs Vietnam, Akun IG Digembok

Bola | Senin, 03 Agustus 2026 | 21:39 WIB

Beli Mobil Mitsubishi di GIIAS 2026, Ada Promo Bunga 0 Persen dan DP Ringan

Beli Mobil Mitsubishi di GIIAS 2026, Ada Promo Bunga 0 Persen dan DP Ringan

Otomotif | Senin, 03 Agustus 2026 | 21:29 WIB

RTV Cari 'The Next Star' Lewat Rajawali Junior League 2026, Ada Ismed Sofyan Juga Lho!

RTV Cari 'The Next Star' Lewat Rajawali Junior League 2026, Ada Ismed Sofyan Juga Lho!

Entertainment | Senin, 03 Agustus 2026 | 21:27 WIB

×