Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.699.000
Beli Rp2.575.000
IHSG 6.172,340
LQ45 616,921
Srikehati 300,840
JII 375,650
USD/IDR 17.821

Perang Bikin Industri Pertahanan Cuan, BUMN Ikut Kebagian?

Achmad Fauzi

Rabu, 11 Oktober 2023 | 10:00 WIB
Perang Bikin Industri Pertahanan Cuan, BUMN Ikut Kebagian?
Pengunjung mencoba senjata api Jenis Sniper Rifle CSR 338 dalam perhelatan pameran industri pertahanan Indo Defence 2022 Expo & Forum di Jakarta International Expo (JIExpo), Kemayoran, Jakarta Pusat, Rabu (2/11/2022). [Suara.com/Alfian Winanto]

Suara.com - Perang yang terjadi belakangan ini di sejumlah negara justru memberikan cuan untuk industri pertahanan. Beberapa saham perusahan industri pertahanan ikut meroket, setelah perang terus memanas.

Direktur Utama Holding BUMN Pertahanan atau Defend ID, Bobby Rasyidin menjelaskan, naiknya harga saham itu terjadi ketika pecahnya perang Rusia-Ukraina beberapa tahun lalu.

"Ketika Rusia melakukan invasi ke Ukraina itu hampir semua saham industri pertahanan itu terbang," ujar Bobby dalam konferensi pers di Jakarta, yang dikutip Rabu (11/10/2023).

Selain itu, ketika konflik terus memanas, justru permiyaan alat sistem persenjataan (alutsista) juga mengalami kenaikan. Bahkan, para industri juga akhirnya tidak bisa memenuhi permintaan yang memingkat atau backlog.

"Contohnya roket martin yang tadinya backlog buat pesawat dua tahun, sekarang tujuh sampai delapan tahun, jadi order hari ini delapan tahun baru pesawatnya ada," jelas dia.

Meski momen cari cuan, Bobby menegaskan Indonesia, Defend ID tidak mau mengambil untung di balik konflik tengah memanas, walaupun pasar ekspor tetap fokus utama perusahaan.

Dia menjelaskan, sistem persenjataan yang dibuat oleh Defend ID dan anggota holding bukan bertujuan untuk membunuh manusia.

Untuk diketahui, anak usaha Defend ID diantaranya PT Dirgantara Indonesia (Persero) atau PTDI, PT PAL Indonesia (Persero), PT Pindad (Persero), dan PT Dahana (Persero). Sementara, induk usaha dipegang oleh PT Len Industri (Persero).

"Senjata kita tidak digunakan untuk bunuh manusia, itu yang paling penting, itu positifnya. Alhamdulillah dari buah-buahnya konflik-konflik ini, gak ada yang mampir di industri pertahanan kita, jadi ekspor kita tidak terpengaruh sama sekali," pungkas dia.

baca juga

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Perang Israel vs Palestina Memanas, BUMN Ikut Suplai Senjata?

Perang Israel vs Palestina Memanas, BUMN Ikut Suplai Senjata?

Bisnis | Rabu, 11 Oktober 2023 | 09:24 WIB

Korupsi Gula Anak Usaha BUMN Tahun 2020-2021, Negara Rugi Rp571 Miliar

Korupsi Gula Anak Usaha BUMN Tahun 2020-2021, Negara Rugi Rp571 Miliar

Bisnis | Senin, 09 Oktober 2023 | 18:40 WIB

Erick Thohir Cari Mahasiswa Luar Negeri Buat Kerja di BUMN

Erick Thohir Cari Mahasiswa Luar Negeri Buat Kerja di BUMN

Bisnis | Senin, 09 Oktober 2023 | 15:00 WIB

Terkini

Sempat Tolak IMF dan World Bank, Purbaya Kini Cari Utang Rp 17,8 T ke China lewat Panda Bond

Sempat Tolak IMF dan World Bank, Purbaya Kini Cari Utang Rp 17,8 T ke China lewat Panda Bond

Bisnis | Jum'at, 19 Juni 2026 | 18:42 WIB

Pekerja PIPS Tolak Permenaker 7/2026, Khawatir Upah Mandek hingga Ancam Keandalan Listrik

Pekerja PIPS Tolak Permenaker 7/2026, Khawatir Upah Mandek hingga Ancam Keandalan Listrik

Bisnis | Jum'at, 19 Juni 2026 | 18:37 WIB

Hadapi Industri yang Makin Kompleks, SIG Andalkan Kualitas SDM

Hadapi Industri yang Makin Kompleks, SIG Andalkan Kualitas SDM

Bisnis | Jum'at, 19 Juni 2026 | 17:53 WIB

Indonesia Gandeng Kuwait Perkuat Kerja Sama Sektor Energi

Indonesia Gandeng Kuwait Perkuat Kerja Sama Sektor Energi

Bisnis | Jum'at, 19 Juni 2026 | 17:48 WIB

Kejar Dana ESG Global, Industri Perunggasan Mulai Jual Data Ilmiah demi Tarik Investor

Kejar Dana ESG Global, Industri Perunggasan Mulai Jual Data Ilmiah demi Tarik Investor

Bisnis | Jum'at, 19 Juni 2026 | 17:39 WIB

Tanggapi MSCI, Ini 8 Strategi Pemerintah Perkuat Pasar Saham RI

Tanggapi MSCI, Ini 8 Strategi Pemerintah Perkuat Pasar Saham RI

Bisnis | Jum'at, 19 Juni 2026 | 17:37 WIB

Rupiah Menguat dan IHSG Rebound, Pelaku Usaha Nilai Kepercayaan Pasar ke RI Mulai Pulih

Rupiah Menguat dan IHSG Rebound, Pelaku Usaha Nilai Kepercayaan Pasar ke RI Mulai Pulih

Bisnis | Jum'at, 19 Juni 2026 | 17:26 WIB

Minat PIP Naik Saat Ancaman PHK Membayangi, Ekonom Minta Pemerintah Fokus Selamatkan Lapangan Kerja

Minat PIP Naik Saat Ancaman PHK Membayangi, Ekonom Minta Pemerintah Fokus Selamatkan Lapangan Kerja

Bisnis | Jum'at, 19 Juni 2026 | 17:17 WIB

Purbaya Kantongi Restu dari Bank Sentral China, Panda Bond Segera Terbit

Purbaya Kantongi Restu dari Bank Sentral China, Panda Bond Segera Terbit

Bisnis | Jum'at, 19 Juni 2026 | 16:24 WIB

Oleh-oleh Purbaya dari China: Asian Infrastructure Investment Bank Segera Buka Kantor di RI

Oleh-oleh Purbaya dari China: Asian Infrastructure Investment Bank Segera Buka Kantor di RI

Bisnis | Jum'at, 19 Juni 2026 | 16:08 WIB