Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.620.000
Beli Rp2.480.000
IHSG 5.896,134
LQ45 583,722
Srikehati 289,560
JII 342,327
USD/IDR 17.905

Pupuk Kaltim Wujudkan Ketahanan Pangan Nasional melalui Berbagai Strategi Inovasi

Fabiola Febrinastri

Kamis, 02 November 2023 | 19:11 WIB
Pupuk Kaltim Wujudkan Ketahanan Pangan Nasional melalui Berbagai Strategi Inovasi
Menteri Pertanian (Mentan) Andi Amran Sulaiman, panen padi. (Dok: Kementan)

Suara.com - Sektor pertanian menjadi perhatian utama pemerintahan Joko Widodo sejak ia menjabat sebagai presiden. Salah satu visi yang diusungnya sejak pencalonan dirinya adalah mewujudkan ketahanan pangan nasional bagi seluruh rakyat Indonesia.

Untuk mewujudkan misi ini, tentu fokus utama diarahkan kepada petani, yang merupakan ujung tombak ketahanan dan kedaulatan pangan. Bentuk nyata dukungan kepada petani adalah penyediaan pupuk, yang bertujuan untuk memaksimalkan panen raya kebutuhan pangan bagi masyarakat.

Untuk penyediaan pupuk, Pupuk Kalimantan Timur (Kaltim), yang merupakan salah satu holding Pupuk Indonesia mendapatkan mandat dari pemerintah  untuk memproduksi dan menyalurkan pupuk subsidi sesuai dengan wilayah tanggung jawab yang telah ditentukan. Dalam upaya menjaga distribusi pupuk sampai pada petani secara tepat sasaran, maka Pupuk Kaltim memiliki komitmen, salah satunya dengan mengutamakan langkah pengamanan distribusi pupuk subsidi.

"Kami selalu memastikan ketersediaan stok di gudang Pupuk Kaltim hingga proses penyaluran ke level distributor bahkan kios, agar selalu terjaga melalui pengiriman berkala ke wilayah yang menjadi tanggung jawab kami dengan selalu menjalan prinsip 6 Tepat, yakni Tepat Jenis, Jumlah, Harga, Tempat, Waktu dan Mutu," ujar Direktur Utama PT Pupuk Kaltim, Budi Wahju Soesilo, kepada Suara.com, Selasa (31/10/2023).

Untuk tujuan memaksimalkan ketahanan pangan, jumlah pasokan pupuk subsidi yang disiapkan oleh Pupuk Kaltim sudah disesuaikan dengan alokasi yang telah diatur oleh pemerintah lewat Kementrian Pertanian di tiap wilayah, sebagai acuan penebusan pupuk oleh petani yang memang berhak mendapatkan pupuk bersubsidi dari pemerintah.

"Dengan cara ini, kami bisa mengukur sekaligus menjamin penyaluran pupuk bersubsidi sudah tepat sasaran hingga tiba ke tangan petani," ujarnya.

Sebagai langkah lebih lanjut untuk memastikan pengamanan penyaluran pupuk sampai kepada para petani yang berhak mendapatkannya, Pupuk Kaltim secara proaktif menjalin kerjasama secara intens bersama instansi lembaga lain dalam mengatasi isu penyelewengan yang ada.

Selain penyaluran pupuk sesuai dengan prinsip 6 Tepat, berikut strategi dan inovasi yang dikembangan Pupuk Kaltim dalam mewujudkan ketahanan pangan, yaitu:

Meningkatkan Produktivitas Petani

baca juga

Pupuk Kaltim memiliki komitmen untuk terus menjaga ketahanan pangan nasional demi mewujudkan kesejahteraan masyarakat Indonesia yang lebih baik setiap tahunnya. Hal ini selaras dengan komitmen pemerintah untuk juga terus giat mendukung produktivitas pertanian Tanah Air agar terwujud kemandirian pangan.

Produktivitas pertanian merupakan faktor yang sangat penting untuk mendukung ketahanan pangan dan pertumbuhan ekonomi Indonesia.

"Kami berupaya untuk menciptakan ekosistem pertanian mandiri yang dapat meningkatkan produktivitas dan kesejahteraan petani, dengan terus meninjau kecakapan para petani dalam mengelola lahannya melalui program pendampingan," ujar Budi, ketika ditanya soal kerja sama yang dilakukan Pupuk Kaltim dengan petani.

Adapun program yang telah dijalankan oleh Pupuk Kaltim untuk mendukung ketahanan pangan nasional adalah Program Makmur atau Mari Kita Majukan Usaha Rakyat dan Agrosolution.

Program-program yang telah dilakukan Pupuk Kaltim sejak 2020 ini tidak hanya fokus pada pasokan pupuk, tetapi juga mencakup aspek-aspek penting lainnya, seperti pelatihan petani, pemantauan hasil panen, dan bantuan teknis.

"Dengan pendekatan ini, Pupuk Kaltim dapat membantu petani meningkatkan produktivitas mereka secara berkelanjutan, yang juga akan mendukung produksi pangan yang lebih besar dan diversifikasi hasil pertanian," kata Budi.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Usaha Binaan Pupuk Kaltim Siap Gali Potensi di Pasar Global

Usaha Binaan Pupuk Kaltim Siap Gali Potensi di Pasar Global

Bisnis | Selasa, 31 Oktober 2023 | 16:39 WIB

Pupuk Kaltim Tanam 7.489 Bibit Pohon Buah Tropika untuk Tekan Emisi Karbon

Pupuk Kaltim Tanam 7.489 Bibit Pohon Buah Tropika untuk Tekan Emisi Karbon

Bisnis | Kamis, 26 Oktober 2023 | 15:03 WIB

Mahyeldi Sebut Jokowi Apresiasi Geliat Sektor Pertanian Sumatera Barat

Mahyeldi Sebut Jokowi Apresiasi Geliat Sektor Pertanian Sumatera Barat

Sumbar | Kamis, 26 Oktober 2023 | 10:20 WIB

Sektor Pertanian Masih jadi Tulang Punggung Ekonomi RI

Sektor Pertanian Masih jadi Tulang Punggung Ekonomi RI

Bisnis | Jum'at, 20 Oktober 2023 | 17:51 WIB

Pupuk Kaltim Sharing Session ke Insinyur Kimia Terkait Keselamatan Kerja dan Peningkatan Produksi Migas

Pupuk Kaltim Sharing Session ke Insinyur Kimia Terkait Keselamatan Kerja dan Peningkatan Produksi Migas

Bisnis | Jum'at, 13 Oktober 2023 | 15:12 WIB

Pupuk Kaltim Tanam Ratusan Bibit Pohon Program Community Forest

Pupuk Kaltim Tanam Ratusan Bibit Pohon Program Community Forest

Bisnis | Senin, 18 September 2023 | 12:47 WIB

Terkini

Prabowo: Belum Ada Profesor Ekonomi yang Bisa Bantah Saya, Matematik Adalah Matematik!

Prabowo: Belum Ada Profesor Ekonomi yang Bisa Bantah Saya, Matematik Adalah Matematik!

Bisnis | Sabtu, 27 Juni 2026 | 13:33 WIB

Jembatan Donat Dukuh Atas Rampung 2028, Menhub: Enam Moda Transportasi Jakarta Akan Terintegrasi

Jembatan Donat Dukuh Atas Rampung 2028, Menhub: Enam Moda Transportasi Jakarta Akan Terintegrasi

Bisnis | Sabtu, 27 Juni 2026 | 13:02 WIB

Dari Pupuk ke Klinik Desa, KDMP Tamanmartani Buktikan Koperasi Mampu Tingkatkan Kesejahteraan Warga

Dari Pupuk ke Klinik Desa, KDMP Tamanmartani Buktikan Koperasi Mampu Tingkatkan Kesejahteraan Warga

Bisnis | Sabtu, 27 Juni 2026 | 12:15 WIB

Kabar Baik! Stasiun JIS Akan Punya Dua Peron, Akses ke Stadion dan Ancol Makin Lancar

Kabar Baik! Stasiun JIS Akan Punya Dua Peron, Akses ke Stadion dan Ancol Makin Lancar

Bisnis | Sabtu, 27 Juni 2026 | 11:19 WIB

Pemerintah Diminta Perhatikan Dampak Ekonomi dalam Pembuatan Aturan soal Industri Rokok

Pemerintah Diminta Perhatikan Dampak Ekonomi dalam Pembuatan Aturan soal Industri Rokok

Bisnis | Sabtu, 27 Juni 2026 | 10:47 WIB

Merdeka Gold Resources Ukir Sejarah, Saham EMAS Resmi Melantai di Bursa Hong Kong

Merdeka Gold Resources Ukir Sejarah, Saham EMAS Resmi Melantai di Bursa Hong Kong

Bisnis | Sabtu, 27 Juni 2026 | 10:18 WIB

IHSG Ambles 4,55% Sepekan, Kapitalisasi Pasar BEI Susut Rp486 Triliun

IHSG Ambles 4,55% Sepekan, Kapitalisasi Pasar BEI Susut Rp486 Triliun

Bisnis | Sabtu, 27 Juni 2026 | 09:31 WIB

60% Anak Muda Terkendala Modal Usaha

60% Anak Muda Terkendala Modal Usaha

Bisnis | Sabtu, 27 Juni 2026 | 08:01 WIB

Produk Tembakau Alternatif Ramai Digunakan, Edukasi Jadi Sorotan

Produk Tembakau Alternatif Ramai Digunakan, Edukasi Jadi Sorotan

Bisnis | Sabtu, 27 Juni 2026 | 07:51 WIB

Konsep Baru Transmigrasi, Mentrans Dorong Apartemen dan Rumah Susun untuk Pendatang

Konsep Baru Transmigrasi, Mentrans Dorong Apartemen dan Rumah Susun untuk Pendatang

Bisnis | Sabtu, 27 Juni 2026 | 07:18 WIB

×