Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.551.000
Beli Rp2.425.000
IHSG 6.409,654
LQ45 640,294
Srikehati 312,025
JII 387,404
USD/IDR 17.908

BI: Sektor Perbankan dalam Kondisi Prima di Tengah Krisis Akibat Konflik Timur Tengah

Liberty Jemadu, Rina Anggraeni

Selasa, 24 Maret 2026 | 14:32 WIB
BI: Sektor Perbankan dalam Kondisi Prima di Tengah Krisis Akibat Konflik Timur Tengah
Gubernur BI Perry Wajiyo mengatakan bahwa ketahanan sektor perbankan Indonesia tetap berada dalam kondisi kuat dan stabil.. (Unsplash/nimbostratus)
baca 10 detik
  • Bank Indonesia menyatakan perbankan nasional sangat kuat dan stabil untuk meredam dampak rambatan dari konflik geopolitik Timur Tengah.
  • Kondisi perbankan per Januari 2026 kuat dengan CAR 25,87% dan NPL tetap rendah di angka 2,14% bruto.
  • BI terus memperkuat kebijakan makroprudensial dan sinergi KSSK sebagai antisipasi menghadapi ketidakpastian dinamika global.

Suara.com - Di tengah meningkatnya ketegangan geopolitik akibat konflik di Timur Tengah, Bank Indonesia (BI) memastikan perbankan nasional dalam kondisi prima.

Gubernur BI Perry Wajiyo mengatakan bahwa ketahanan sektor perbankan Indonesia tetap berada dalam kondisi kuat dan stabil. Hal ini diyakini mampu meredam potensi dampak rambatan dari gejolak global terhadap perekonomian nasional.

Selain itu, kondisi likuiditas perbankan saat ini terjaga dengan baik, didukung oleh kapasitas permodalan yang tinggi serta risiko kredit yang tetap terkendali.

“Ketahanan perbankan tetap kuat sehingga diprakirakan dapat memitigasi risiko dampak dari perang Timur Tengah,” ujar Perry dalam keterangan resminya dikutip Selasa (24/3/2026).

Data terbaru menunjukkan bahwa rasio kecukupan modal (Capital Adequacy Ratio/CAR) perbankan pada Januari 2026 tercatat sebesar 25,87%. Angka ini mencerminkan kemampuan perbankan yang sangat memadai dalam menyerap potensi risiko sekaligus mendukung ekspansi kredit.

Di sisi lain, kualitas kredit juga tetap terjaga. Rasio kredit bermasalah (Non-Performing Loan/NPL) secara agregat tercatat rendah, yakni sebesar 2,14% (bruto) dan 0,82% (neto). Kondisi ini mengindikasikan bahwa risiko gagal bayar debitur masih dalam batas aman.

Hasil stress test yang dilakukan Bank Indonesia turut memperkuat optimisme tersebut. Simulasi menunjukkan bahwa sektor perbankan nasional tetap resilien dalam menghadapi berbagai skenario risiko, termasuk dampak rambatan dari konflik geopolitik global. Ketahanan ini ditopang oleh kemampuan bayar korporasi yang stabil serta tingkat profitabilitas yang tetap terjaga.

Sebagai langkah antisipatif, Bank Indonesia terus memperkuat bauran kebijakan makroprudensial dan meningkatkan sinergi dengan Komite Stabilitas Sistem Keuangan (KSSK). Upaya ini dilakukan guna memitigasi ketidakpastian global yang berpotensi mengganggu stabilitas sistem keuangan domestik.

"Dengan fundamental yang solid, otoritas moneter optimistis sektor perbankan Indonesia mampu menjadi penopang utama dalam menjaga stabilitas ekonomi nasional di tengah dinamika global yang kian menantang," tegasnya.

baca juga

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Harga Minyak Dunia Ambles 7 Persen, Drama AS-Iran Guncang Pasar Energi

Harga Minyak Dunia Ambles 7 Persen, Drama AS-Iran Guncang Pasar Energi

Bisnis | Selasa, 24 Maret 2026 | 08:38 WIB

Perang AS-Israel vs Iran Tak Kunjung Selesai, China Kirim Pernyataan Tegas

Perang AS-Israel vs Iran Tak Kunjung Selesai, China Kirim Pernyataan Tegas

News | Senin, 23 Maret 2026 | 18:19 WIB

Dunia Hadapi Krisis Energi Global! Direktur IEA Sebut Lebih Parah dari Krisis Minyak 1970

Dunia Hadapi Krisis Energi Global! Direktur IEA Sebut Lebih Parah dari Krisis Minyak 1970

News | Senin, 23 Maret 2026 | 18:02 WIB

Bank Indonesia: Uang Beredar Tumbuh Kuat, Ini Pendorongnya

Bank Indonesia: Uang Beredar Tumbuh Kuat, Ini Pendorongnya

Bisnis | Senin, 23 Maret 2026 | 15:51 WIB

Krisis Global, Pemerintah Minta Pegawai Swasta Juga WFH Usai Lebaran

Krisis Global, Pemerintah Minta Pegawai Swasta Juga WFH Usai Lebaran

Bisnis | Sabtu, 21 Maret 2026 | 11:39 WIB

Terkini

Chelsea, AC Milan, Aston Villa Tur Pramusim ke Indonesia, Erick Thohir Angkat Topi

Chelsea, AC Milan, Aston Villa Tur Pramusim ke Indonesia, Erick Thohir Angkat Topi

Bola | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 06:25 WIB

Review Buku Ramadan Rain: Kisah Hangat tentang Doa, Syukur, dan Cinta Keluarga di Balik Hujan

Review Buku Ramadan Rain: Kisah Hangat tentang Doa, Syukur, dan Cinta Keluarga di Balik Hujan

Your Say | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 06:15 WIB

Kebakaran Hebat Landa Gedung Bapenda DKI Jakarta

Kebakaran Hebat Landa Gedung Bapenda DKI Jakarta

Foto | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 06:00 WIB

100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI

100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI

News | Jum'at, 07 Agustus 2026 | 23:47 WIB

Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar

Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar

News | Jum'at, 07 Agustus 2026 | 23:40 WIB

Rekor Buruk Timnas Indonesia di Piala AFF Semakin Panjang, Pemain Naturalisasi Tak Berkutik

Rekor Buruk Timnas Indonesia di Piala AFF Semakin Panjang, Pemain Naturalisasi Tak Berkutik

Bola | Jum'at, 07 Agustus 2026 | 23:39 WIB

100 Petani Sidomulyo Muba Serahkan Diri, Bela 4 Warga yang Dituduh Mencuri di Kebun Sendiri

100 Petani Sidomulyo Muba Serahkan Diri, Bela 4 Warga yang Dituduh Mencuri di Kebun Sendiri

Sumsel | Jum'at, 07 Agustus 2026 | 23:34 WIB

Eks Penyidik KPK: Kasus Febrie Adriansyah Harus Dikembangkan ke Atas, Bawah, dan Samping

Eks Penyidik KPK: Kasus Febrie Adriansyah Harus Dikembangkan ke Atas, Bawah, dan Samping

News | Jum'at, 07 Agustus 2026 | 23:29 WIB

Dari Batam Menuju Timnas Indonesia, Garudayaksa FC Buka Kesempatan bagi Talenta Muda

Dari Batam Menuju Timnas Indonesia, Garudayaksa FC Buka Kesempatan bagi Talenta Muda

Bola | Jum'at, 07 Agustus 2026 | 23:15 WIB

Tak Berdiri Sendiri, Pengamat Unas Endus Ada Sosok Berpengaruh di Kasus Eks Jampidsus

Tak Berdiri Sendiri, Pengamat Unas Endus Ada Sosok Berpengaruh di Kasus Eks Jampidsus

News | Jum'at, 07 Agustus 2026 | 23:05 WIB

×