BI: Sektor Perbankan dalam Kondisi Prima di Tengah Krisis Akibat Konflik Timur Tengah

Liberty Jemadu, Rina Anggraeni

Selasa, 24 Maret 2026 | 14:32 WIB
BI: Sektor Perbankan dalam Kondisi Prima di Tengah Krisis Akibat Konflik Timur Tengah
Gubernur BI Perry Wajiyo mengatakan bahwa ketahanan sektor perbankan Indonesia tetap berada dalam kondisi kuat dan stabil.. (Unsplash/nimbostratus)
baca 10 detik
  • Bank Indonesia menyatakan perbankan nasional sangat kuat dan stabil untuk meredam dampak rambatan dari konflik geopolitik Timur Tengah.
  • Kondisi perbankan per Januari 2026 kuat dengan CAR 25,87% dan NPL tetap rendah di angka 2,14% bruto.
  • BI terus memperkuat kebijakan makroprudensial dan sinergi KSSK sebagai antisipasi menghadapi ketidakpastian dinamika global.

Suara.com - Di tengah meningkatnya ketegangan geopolitik akibat konflik di Timur Tengah, Bank Indonesia (BI) memastikan perbankan nasional dalam kondisi prima.

Gubernur BI Perry Wajiyo mengatakan bahwa ketahanan sektor perbankan Indonesia tetap berada dalam kondisi kuat dan stabil. Hal ini diyakini mampu meredam potensi dampak rambatan dari gejolak global terhadap perekonomian nasional.

Selain itu, kondisi likuiditas perbankan saat ini terjaga dengan baik, didukung oleh kapasitas permodalan yang tinggi serta risiko kredit yang tetap terkendali.

“Ketahanan perbankan tetap kuat sehingga diprakirakan dapat memitigasi risiko dampak dari perang Timur Tengah,” ujar Perry dalam keterangan resminya dikutip Selasa (24/3/2026).

Data terbaru menunjukkan bahwa rasio kecukupan modal (Capital Adequacy Ratio/CAR) perbankan pada Januari 2026 tercatat sebesar 25,87%. Angka ini mencerminkan kemampuan perbankan yang sangat memadai dalam menyerap potensi risiko sekaligus mendukung ekspansi kredit.

Di sisi lain, kualitas kredit juga tetap terjaga. Rasio kredit bermasalah (Non-Performing Loan/NPL) secara agregat tercatat rendah, yakni sebesar 2,14% (bruto) dan 0,82% (neto). Kondisi ini mengindikasikan bahwa risiko gagal bayar debitur masih dalam batas aman.

Hasil stress test yang dilakukan Bank Indonesia turut memperkuat optimisme tersebut. Simulasi menunjukkan bahwa sektor perbankan nasional tetap resilien dalam menghadapi berbagai skenario risiko, termasuk dampak rambatan dari konflik geopolitik global. Ketahanan ini ditopang oleh kemampuan bayar korporasi yang stabil serta tingkat profitabilitas yang tetap terjaga.

Sebagai langkah antisipatif, Bank Indonesia terus memperkuat bauran kebijakan makroprudensial dan meningkatkan sinergi dengan Komite Stabilitas Sistem Keuangan (KSSK). Upaya ini dilakukan guna memitigasi ketidakpastian global yang berpotensi mengganggu stabilitas sistem keuangan domestik.

"Dengan fundamental yang solid, otoritas moneter optimistis sektor perbankan Indonesia mampu menjadi penopang utama dalam menjaga stabilitas ekonomi nasional di tengah dinamika global yang kian menantang," tegasnya.

baca juga

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Harga Minyak Dunia Ambles 7 Persen, Drama AS-Iran Guncang Pasar Energi

Harga Minyak Dunia Ambles 7 Persen, Drama AS-Iran Guncang Pasar Energi

Bisnis | Selasa, 24 Maret 2026 | 08:38 WIB

Perang AS-Israel vs Iran Tak Kunjung Selesai, China Kirim Pernyataan Tegas

Perang AS-Israel vs Iran Tak Kunjung Selesai, China Kirim Pernyataan Tegas

News | Senin, 23 Maret 2026 | 18:19 WIB

Dunia Hadapi Krisis Energi Global! Direktur IEA Sebut Lebih Parah dari Krisis Minyak 1970

Dunia Hadapi Krisis Energi Global! Direktur IEA Sebut Lebih Parah dari Krisis Minyak 1970

News | Senin, 23 Maret 2026 | 18:02 WIB

Bank Indonesia: Uang Beredar Tumbuh Kuat, Ini Pendorongnya

Bank Indonesia: Uang Beredar Tumbuh Kuat, Ini Pendorongnya

Bisnis | Senin, 23 Maret 2026 | 15:51 WIB

Krisis Global, Pemerintah Minta Pegawai Swasta Juga WFH Usai Lebaran

Krisis Global, Pemerintah Minta Pegawai Swasta Juga WFH Usai Lebaran

Bisnis | Sabtu, 21 Maret 2026 | 11:39 WIB

Terkini

Kasus Dugaan Penyadapan Prabowo, Wamen HAM Desak RUU Penyadapan Segera Dibahas

Kasus Dugaan Penyadapan Prabowo, Wamen HAM Desak RUU Penyadapan Segera Dibahas

News | Minggu, 08 November 2026 | 20:24 WIB

PB Alkhairaat Dukung Prabowo Bersihkan Anasir Pengganggu Stabilitas Nasional

PB Alkhairaat Dukung Prabowo Bersihkan Anasir Pengganggu Stabilitas Nasional

News | Minggu, 08 November 2026 | 20:16 WIB

Rekor 124 Gol Tercipta! MLSC Garut Seri 1 Dorong Optimisme Lahirkan Srikandi Muda Priangan Timur

Rekor 124 Gol Tercipta! MLSC Garut Seri 1 Dorong Optimisme Lahirkan Srikandi Muda Priangan Timur

Bola | Minggu, 08 November 2026 | 20:10 WIB

4 Cara Cek Tilang Elektronik (ETLE) Online, Cepat dan Antiribet

4 Cara Cek Tilang Elektronik (ETLE) Online, Cepat dan Antiribet

Otomotif | Minggu, 08 November 2026 | 19:54 WIB

Emak-emak Surabaya Demo Tolak Pajak Pembalut

Emak-emak Surabaya Demo Tolak Pajak Pembalut

Jatim | Minggu, 08 November 2026 | 19:53 WIB

Penyerangan di Masjid Duren Sawit Saat Salat Subuh, Pelaku Bawa Kapak dan Dua Tabung Gas

Penyerangan di Masjid Duren Sawit Saat Salat Subuh, Pelaku Bawa Kapak dan Dua Tabung Gas

News | Minggu, 08 November 2026 | 19:48 WIB

Pakai Sistem Ranjau dan Dompet Digital, Bisnis Sabu di Surabaya Terbongkar

Pakai Sistem Ranjau dan Dompet Digital, Bisnis Sabu di Surabaya Terbongkar

Jatim | Minggu, 08 November 2026 | 19:41 WIB

DPR Desak Kejagung Bongkar Aktor Besar di Balik Dugaan Korupsi Tambang Nikel Sultra

DPR Desak Kejagung Bongkar Aktor Besar di Balik Dugaan Korupsi Tambang Nikel Sultra

News | Minggu, 08 November 2026 | 19:40 WIB

Fakta Unik Daun Salam: Bumbu Masakan Rumahan yang Jadi Simbol Berbagi di Pedesaan

Fakta Unik Daun Salam: Bumbu Masakan Rumahan yang Jadi Simbol Berbagi di Pedesaan

Your Say | Minggu, 08 November 2026 | 19:34 WIB

489 Hektare Hutan Malang Selatan Hilang, Kini 63 Hektare Kembali Terancam

489 Hektare Hutan Malang Selatan Hilang, Kini 63 Hektare Kembali Terancam

Your Say | Minggu, 08 November 2026 | 19:10 WIB

×