Program ASIH Loinang Buka Akses Air Bersih yang Inovatif untuk Komunitas Adat Terpencil di Sulawesi

Iwan Supriyatna

Selasa, 07 November 2023 | 23:35 WIB
Program ASIH Loinang Buka Akses Air Bersih yang Inovatif untuk Komunitas Adat Terpencil di Sulawesi
Joint Operation Body (JOB) Pertamina – Medco E&P Tomori Sulawesi (JOB Tomori), membuka akses air bersih.

Suara.com - Joint Operation Body (JOB) Pertamina – Medco E&P Tomori Sulawesi (JOB Tomori), membuka akses air bersih yang mudah dijangkau penduduk di Dusun Tombiobong, melalui program inovasi sosial ASIH Loinang (Pengelolaan Air Bersih Berkelanjutan Berbasis Komunitas Adat Loinang).

Komunitas Adat Terpencil (KAT) Loinang berada di Dusun Tombiobong, Desa Maleo Jaya, Kabupaten Banggai, Provinsi Sulawesi Tengah. KAT Loinang, Dusun Tombiobong berjarak sekitar 30 km ke arah utara dari Ibukota Kecamatan Batui Selatan dan 3 km ke arah pegunungan dari Desa Maleo Jaya.

JOB Tomori membangun fasilitas distribusi air dengan metode Mata Nuue Eco Water Elevator (Metavor) adalah sistem jaringan transmisi dan distribusi air dengan memanfaatkan perbedaan elevasi sehingga air dapat dialirkan dari lokasi pengambilan (intake) menuju lokasi yang dituju (end point).

Sebelum program tersebut, masyarakat di Dusun Tombiobong harus mengambil air di sungai sejauh sekitar 1 km dari pemukiman dengan kondisi jalan yang sulit diakses.

GM Zona 13 Benny Sidik mengatakan program ini sejalan dengan upaya Perusahaan untuk menjaga kinerja keberlanjutan melalui program Environmental, Social & Governance (ESG) dan juga mendukung upaya pemerintah termasuk dalam mencapai target agenda internasional Sustainable Development Goals utamanya tujun no. 6 Air Bersih dan Sanitasi Layak dan no. 8 Pekerjaan Layak dan Pertumbuhan Ekonomi.

Benny menambahkan air merupakan kebutuhan mendasar umat manusia yang harus dipenuhi agar dapat hidup dengan kualitas yang baik. Hal ini juga berlaku untuk KAT Loinang yang selama ini hidup dengan keterbatasan karena jauh dari sumber mata air.

“Inovasi sosial Asih Loinang ini telah memberikan solusi yang baru dan lebih efektif terhadap permasalahan ini. Program inovasi sosial yang kami lakukan merupakan bentuk komitmen perusahaan untuk memberikan nilai lebih kepada pemangku kepentingan, termasuk masyarakat,” ujarnya ditulis Selasa (7/11/2023).

Dalam pembuatan Metavor, JOB Tomori memanfaatkan limbah Non-B3 berupa junk, scrap, valve, kran, sisa pipa HDPE yang tidak terpakai (pemanfaatan limbah non-B3 dari kegiatan produksi dapat mereduksi emisi Gas Rumah Kaca (GRK) karena jarak tempuh yang lebih pendek dengan TPA.

Water intake reservoir Metavor terdiri dari Eco-filter berupa ijuk, saringan pasir dan kerikil tanpa menggunakan bahan kimia (Zero Chemical). Metavor terdiri dari jaringan pipa transmisi, jaringan pipa distribusi, bak penguras, hidran umum serta sambungan distribusi rumah.

baca juga

Tujuan dari program ini adalah memberikan akses bersih kepada seluruh masyarakat kelompok adat Loinang di Tombiobong yang dipergunakan untuk fasilitas umum dan domestik berupa POSKESDES, PAUD, SD, Masjid, Gereja Rumah Relawan dan Rumah Warga.

Karena masalah keterbatasan bahasa, pada tahun 2019 JOB Tomori melalui mitra pendamping Aisyiyah yang berperan sebagai mediator dan penerjemah antara perusahaan dengan suku adat Loinang.

JOB Tomori bekerjasama dengan Aisyiyah dengan melakukan penguatan kapasitas dan pemberdayaan di Komunitas Adat Loinang. Kemudian terbentuklah Kawan Loinang yang menjadi penggerak pemberdayaan di Komunitas Adat Loinang.

Metode konvensional distribusi air menggunakan sistem pompa untuk menambah energi pada aliran sehingga dapat mencapai tempat yang lebih tinggi. Dengan penggunaan Metavor penggunaan pompa dan genset yang menghasilkan emisi GRK dapat dihindari (Zero Emisi). Sisa air bersih dimanfaatkan warga untuk mengairi kolam ikan, kolam azola (ALI KOMPAKAN La), dan perkebunan (KUPAS ALAM).

Keberadaan metavor telah mendorong perubahan perilaku (mass-behaviour change) karena masyarakat dapat melakukan kegiatan MCK di rumah yang dilengkapi dengan saluran tangki septik sehingga mengurangi beban pencemaran air sungai dan meningkatkan kualitas kesehatan masyarakat dan lingkungan.

“Program inovasi sosial Asih Loinang ini dilakukan melalui proses dan tahapan yang terencana agar benar-benar efektif menyelesaikan permasalahan sosial keterbatasan akses air KAT Loinang. Kami ingin program ini menjawab permasalahan, memberikan dampak berupa keberlanjutan lingkungan dan kesejahteraan masyarakat rentan. Melalui program ini kami mendapatkan banyak pelajaran menghadapi dinamika yang terjadi di masyarakat. Ini menjadi tantangan sekaligus peluang bagi kami untuk melakukan perbaikan berkelanjutan,” ujar Business Support Senior Manager JOB Tomori Agus Sudaryanto.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Perjuangan Penimba Air di Sungai Mandar, Berenang hingga 3 Km Demi Dapat Air Bersih

Perjuangan Penimba Air di Sungai Mandar, Berenang hingga 3 Km Demi Dapat Air Bersih

Video | Kamis, 02 November 2023 | 07:00 WIB

Pertamina Sediakan Akses Air Bersih untuk Lebih dari 11 Ribu Kepala Keluarga

Pertamina Sediakan Akses Air Bersih untuk Lebih dari 11 Ribu Kepala Keluarga

News | Kamis, 26 Oktober 2023 | 16:57 WIB

Dilanda Kekeringan Akibat Kemarau Panjang, Warga Desa Belatung Kini Mulai Menerima Bantuan Air Bersih

Dilanda Kekeringan Akibat Kemarau Panjang, Warga Desa Belatung Kini Mulai Menerima Bantuan Air Bersih

Bisnis | Kamis, 26 Oktober 2023 | 07:01 WIB

Terkini

Cucu Diduga Bunuh Nenek di Palembang, Pelarian Pelaku Hanya Bertahan 50 Menit

Cucu Diduga Bunuh Nenek di Palembang, Pelarian Pelaku Hanya Bertahan 50 Menit

Sumsel | Minggu, 13 September 2026 | 23:10 WIB

Kabut Jadi Kendala, Pencarian 5 Jurnalis-3 Kru Kapal Hilang di GAK Masih Nihil

Kabut Jadi Kendala, Pencarian 5 Jurnalis-3 Kru Kapal Hilang di GAK Masih Nihil

Banten | Minggu, 13 September 2026 | 21:43 WIB

Kapal Virgo Transport 8 Terbalik, Tim SAR Perketat Pencarian via Udara

Kapal Virgo Transport 8 Terbalik, Tim SAR Perketat Pencarian via Udara

News | Minggu, 13 September 2026 | 21:20 WIB

Emil Audero Orang Indonesia Pertama Lawan Real Madrid, Pelatih Rayo Puji Setinggi Langit

Emil Audero Orang Indonesia Pertama Lawan Real Madrid, Pelatih Rayo Puji Setinggi Langit

Bola | Minggu, 13 September 2026 | 21:13 WIB

36 Peraih Super Tiket PB Djarum 2026 Bersiap Jalani Karantina, Mentalitas Diuji

36 Peraih Super Tiket PB Djarum 2026 Bersiap Jalani Karantina, Mentalitas Diuji

Sport | Minggu, 13 September 2026 | 21:13 WIB

Piala Soeratin Jabar 2026 Tuntas, Sepakbola Dipadukan dengan Wisata, Budaya hingga UMKM

Piala Soeratin Jabar 2026 Tuntas, Sepakbola Dipadukan dengan Wisata, Budaya hingga UMKM

Bola | Minggu, 13 September 2026 | 21:13 WIB

Geely Panda Mini Dijual Rp115 Juta, Harga Mobil Listrik Seken Bisa Ambruk

Geely Panda Mini Dijual Rp115 Juta, Harga Mobil Listrik Seken Bisa Ambruk

Otomotif | Minggu, 13 September 2026 | 21:00 WIB

Cara Pesan Tiket Liga Indonesia Seharga Rp1 Lewat BRImo

Cara Pesan Tiket Liga Indonesia Seharga Rp1 Lewat BRImo

Bri | Minggu, 13 September 2026 | 20:41 WIB

eK Cross EV: Mobil Listrik Murah Mitsubishi yang Harganya Mirip Wuling Air EV, Jarak Tempuh?

eK Cross EV: Mobil Listrik Murah Mitsubishi yang Harganya Mirip Wuling Air EV, Jarak Tempuh?

Otomotif | Minggu, 13 September 2026 | 20:39 WIB

Ramalan Cinta 12 Zodiak pada 14-20 September 2026, Ada yang Dihantui Masa Lalu

Ramalan Cinta 12 Zodiak pada 14-20 September 2026, Ada yang Dihantui Masa Lalu

Lifestyle | Minggu, 13 September 2026 | 20:10 WIB

×