Divestasi Saham INCO Terlalu Mahal, Proyek Vale di Indonesia Terancam Batal?

M Nurhadi

Selasa, 28 November 2023 | 09:34 WIB
Divestasi Saham INCO Terlalu Mahal, Proyek Vale di Indonesia Terancam Batal?
Ilustrasi Vale Indonesia (Ist)

Suara.com - Rencana divestasi saham Pemerintah Indonesia terancam sulit terpenuhi sesuai dengan target lantaran harga yang ditawarkan terlalu mahal. 

Hal ini diungkapkan oleh Menteri BUMN, Erick Thohir pada pekan lalu yang menyebut, valuasi harga saham PT Vale Indonesia Tbk (INCO) terlalu tinggi, menjadi hambatan dalam proses divestasi.

Menurut Erick, meskipun master agreement untuk 14% saham sudah disepakati, valuasi harga belum tercapai, dan kendala utamanya adalah persepsi bahwa valuasi tersebut terlalu tinggi.

"Negosiasi harga semurah-murahnya," kata Erick Thohir.

Hal serupa juga disampaikan Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), Arifin Tasrif yang meminta INCO melepas harga saham di bawah pasar.  

“Harganya belum, yang penting harus lebih murah dari harga pasar,” kata dia.

Sementara, Direktur Avere Investama, Teguh Hidayat, memperkirakan harga saham 14% yang akan dialihkan ke MIND ID kemungkinan akan di atas nilai buku perusahaan, yang saat ini berada di level Rp 4.000 per saham.

Teguh menekankan bahwa proses negosiasi harga kemungkinan akan cukup panjang, mengingat Kementerian BUMN ingin membeli saham dengan harga serendah-rendahnya, sementara Vale Canada Ltd (VCL) cenderung mempertahankan harga tinggi, mengingat divestasi akan mengurangi porsi kontrol mereka di INCO.

Menanggapi hal ini, Anggota Komisi VII DPR RI, Mulyanto berharap, pemerintah segera mengambil kendali operasional dan keuangan di PT Vale Indonesia.

baca juga

Bahkan, menurutnya, jika INCO memberikan harga saham divestasi terlalu tinggi, maka pemerintah bisa menghentikan izin tambahan.

Sebagai informasu, kepemilikan saham Indonesia di INCO melalui MIND ID saat ini baru sekitar 20%, dan penambahan 14% akan membuat MIND ID memiliki 34% saham Vale.

Pemegang mayoritas saham saat ini adalah Vale Canada Limited (VCL) dengan 43,79% saham, diikuti oleh Sumitomo Metal Mining Co. Ltd (SMM) sebesar 15,03%. 

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Jangan 'Kecele' Lagi, Transaksi Saham Vale Tak Boleh Seburuk Freeport

Jangan 'Kecele' Lagi, Transaksi Saham Vale Tak Boleh Seburuk Freeport

Bisnis | Rabu, 22 November 2023 | 14:41 WIB

Erick Thohir Ancam Vale dengan Penciutan Lahan Tambang Jika Kasih Harga Divestasi Kemahalan

Erick Thohir Ancam Vale dengan Penciutan Lahan Tambang Jika Kasih Harga Divestasi Kemahalan

Bisnis | Rabu, 22 November 2023 | 12:21 WIB

Bos Vale Indonesia Buka Suara Soal MIND Kuasai 34 Persen Saham INCO

Bos Vale Indonesia Buka Suara Soal MIND Kuasai 34 Persen Saham INCO

Bisnis | Senin, 20 November 2023 | 10:59 WIB

Pemerintah Selangkah Lagi Jadi Pemegang Saham Terbesar Vale Indonesia (INCO)

Pemerintah Selangkah Lagi Jadi Pemegang Saham Terbesar Vale Indonesia (INCO)

Bisnis | Minggu, 19 November 2023 | 11:33 WIB

Tak Sampai 121 Brand, Ini Daftar Lengkap Produk Pro Israel yang Harus Diboikot Versi BDS Indonesia

Tak Sampai 121 Brand, Ini Daftar Lengkap Produk Pro Israel yang Harus Diboikot Versi BDS Indonesia

News | Selasa, 14 November 2023 | 19:16 WIB

Jrengg! DPR Tolak Perpanjangan Kontrak Vale, Jika Menteri ESDM Tak Lakukan Ini

Jrengg! DPR Tolak Perpanjangan Kontrak Vale, Jika Menteri ESDM Tak Lakukan Ini

Bisnis | Rabu, 30 Agustus 2023 | 13:00 WIB

Terkini

Sumur JUM-101 Berproduksi, PHM Tambah Pasokan Gas 3,3 MMscfd dan Minyak 250 BOPD

Sumur JUM-101 Berproduksi, PHM Tambah Pasokan Gas 3,3 MMscfd dan Minyak 250 BOPD

Bisnis | Sabtu, 07 November 2026 | 15:37 WIB

5 Moisturizer untuk Dibawa Perjalanan Jauh, Ukuran Mini Hemat Tempat

5 Moisturizer untuk Dibawa Perjalanan Jauh, Ukuran Mini Hemat Tempat

Lifestyle | Sabtu, 07 November 2026 | 15:35 WIB

Diadang Polisi hingga Saling Dorong, Womens March Desak MBG Disetop dan Pembalut Bebas PPN!

Diadang Polisi hingga Saling Dorong, Womens March Desak MBG Disetop dan Pembalut Bebas PPN!

News | Sabtu, 07 November 2026 | 15:31 WIB

1.128 Perenang Jadi Saksi Pecahkya Rekor MURI di Stadion Akuatik GBK

1.128 Perenang Jadi Saksi Pecahkya Rekor MURI di Stadion Akuatik GBK

Sport | Sabtu, 07 November 2026 | 15:30 WIB

Tren Budaya Lokal di Tangan Gen Z: Merawat Tradisi atau Cuma Demi Konten?

Tren Budaya Lokal di Tangan Gen Z: Merawat Tradisi atau Cuma Demi Konten?

Your Say | Sabtu, 07 November 2026 | 15:30 WIB

Bisnis Keamanan Siber dan AI Makin Dilirik, Pendapatan ITSEC Asia Tumbuh 39 Persen

Bisnis Keamanan Siber dan AI Makin Dilirik, Pendapatan ITSEC Asia Tumbuh 39 Persen

Tekno | Sabtu, 07 November 2026 | 15:12 WIB

Produsen Otomotif AS Desak Pemerintah Blokir Permanen Mobil Listrik Asal Tiongkok

Produsen Otomotif AS Desak Pemerintah Blokir Permanen Mobil Listrik Asal Tiongkok

Otomotif | Sabtu, 07 November 2026 | 15:10 WIB

Murka Dituduh Terlibat Penyadapan Presiden, Bahlil Sebut Penyebar Isu Pakai Ilmu 'Abu Leke'

Murka Dituduh Terlibat Penyadapan Presiden, Bahlil Sebut Penyebar Isu Pakai Ilmu 'Abu Leke'

News | Sabtu, 07 November 2026 | 15:06 WIB

Kapan Harus Mulai Pakai Retinol? Ketahui Usia yang Tepat

Kapan Harus Mulai Pakai Retinol? Ketahui Usia yang Tepat

Lifestyle | Sabtu, 07 November 2026 | 15:05 WIB

Investasi Hijau Triliunan Dolar AS Terancam Gagal Gegara Indonesia Kekurangan Teknisi

Investasi Hijau Triliunan Dolar AS Terancam Gagal Gegara Indonesia Kekurangan Teknisi

Bisnis | Sabtu, 07 November 2026 | 15:02 WIB

×