Dua Bulan IPO Saham BREN Bisa Kuasai Kapitalisar Pasar BEI, Kini Dicurigai

Senin, 11 Desember 2023 | 17:33 WIB
Dua Bulan IPO Saham BREN Bisa Kuasai Kapitalisar Pasar BEI, Kini Dicurigai
Ilustrasi. Pergerekan kinerja saham PT Barito Renewable Energy Tbk (BREN) pasca Initial Public Offering (IPO) dua bulan lalu boleh dibilang bikin geger, pasalnya emiten milik taipan Prajogo Pangestu tersebut sahammya terus naik.

Suara.com - Pergerekan kinerja saham PT Barito Renewable Energy Tbk (BREN) pasca Initial Public Offering (IPO) dua bulan lalu boleh dibilang bikin geger, pasalnya emiten milik taipan Prajogo Pangestu tersebut sahammya terus naik hingga bisa mengusai kapitalisasi pasar di Bursa Efek Indonesia (BEI) akhir pekan lalu.

Kekinian, pergerakan tak wajar saham BREN tersebut dicurigai.

Mantan Direktur Utama Bursa Efek Jakarta, Hasan Zein mengakui, nama Prajogo Pangestu telah memikat pelaku pasar modal, karena hampir 16 persen kapitaslisasi pasar saham yang tercatat di BEI kini sekitar Rp 11.506 triliun berada di bawah kendali Prajogo Pengestu.

“Nilai kapitalisasi 5 emiten di bawah kendali Prajogo Pangestu mendekati Rp 1.800 triliun. Kalau jumlah itu dikeluarkan, balon BEI bisa oleng bagai pesawat terbang di hampa udara,” tutur dia dalam media sosialnya dikutip Senin (11/12/2023).

Dirinya pun mencontohkan terkait gerak saham PT Petrindo Jaya Kreasi Tbk (CUAN) yang tercatat pada papan perdagangan BEI belum setahun harga sahamnya sudah naik lebih dari 49 x lipat.

Tapi jika menggunakan indikator PER-nya 520 x, PBV 74 x.

Lalu yang paling baru, BREN yang baru masuk bursa dua bulan lalu, kini menyodok menjadi saham dengan kapitalisasi terbesar di BEI.

Menyalip BBCA yang memegang mahkota itu belasan tahun.

“Selama dua bulan harga saham BREN sudah naik hampir 11 x lipat. Indikator primitif PER tercatat 617 x dan PBV 271 x,” tutur dia.

Baca Juga: Persaingan Sengit! BBCA Kembali Rajai Kapitalisasi Pasar, Tumbangkan BREN Sore Ini

Lebih lanjut Hasan mengingatkan, bahwa dengan PER setinggi langit itu, tidak serta merta menjadi indikasi awal adanya perdagangan semu.

“Mungkin saja investor melihat adanya potensi pertumbuhan tinggi,” kata dia.

Namun, dia mengaku, menangkap banyak sinyal perdagangan semu yang didalam UU Pasar Modal tergolong tindak pidana.

OJK harus memeriksanya. Kalau ingin punya pasar modal yang terpercaya,” pinta dia.

Jauh sebelumnya, legenda Pasar Modal, Vier Abdul Jamal mengingatkan, nilai IPO BREN sebesar Rp3,1 triliun dengan jumlah saham ditawarkan 4 miliar lembar dengan harga pelaksanaaan Rp780 per saham.

Tapi hanya dalam waktu 1 bulan sudah melonjak signifikan.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Materi Teks Informasi Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Cek Seberapa Sehat Jam Tidurmu Selama Bulan Puasa?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika Kelas 6 SD Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI