Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp0
Beli Rp0
IHSG ...
LQ45 ...
Srikehati
JII ...

Danareksa Sebut Investor Mau Gelontorkan Dana Hingga Rp 3 Triliun di KITB

Achmad Fauzi

Senin, 11 Desember 2023 | 21:16 WIB
Danareksa Sebut Investor Mau Gelontorkan Dana Hingga Rp 3 Triliun di KITB
Jajaran Direksi Danareksa/Achmad Fauzi

Suara.com - PT Danareksa (Persero) mengungkapkan telah ada investor yang menggelontorkan dana untuk membangun industri di Kawasan Industri Terpadu Batang (KITB) pada fase 2. Tercatat, investasi dari investor asing sekitar Rp 2,5 - Rp 3 triliun yang akan masuk ke KITB.

Direktur Investasi Danareksa, Chris Soemijantoro menjelaskan, pada fase 2 ini investor akan memanfaatkan lahan untuk dibangun industri seluas 350 hektare.

"Kalau di total mungkin Rp2,5 triliun sampai Rp3 triliun untuk tahap 2 yang sudah in line. Itu total dari 5 perusahaan tapi yang di pipeline sangat banyak," ujarnya ketika Media Gathering di Lokananta, Solo, Senin (11/12/2023).

Chris melanjutkan, salah satu investor yang akan masuk dan membangun industri di KITB yaitu Waxinda Group. Perusahaan asal China itu baru melakukan peletakan batu pertama atau Groundbreaking di KITB dengan pemanfaatan lahan seluas 98 hektare.

Ilustrasi Maket Kawasan Industri Terpadu Batang (KITB)/Achmad Fauzi
Ilustrasi Maket Kawasan Industri Terpadu Batang (KITB)/Achmad Fauzi

Nantinya, Waxinda mirip seperti KITB dengan membangun pabrik siap pakai yang mana bisa ditawarkan ke perusahaan-perusahaan asal China yang ingin ekspansi dan membuka pabrik ke Indonesia.

Menurut Chris, banyak perusahaan-perusahaan yang mengantre untuk membangun pabrik di KITB. Hanya saja, perseroan akan tebang pilih untuk investor yang akan masuk, agar tidak mematikan usaha kawasan industri yang sudah ada.

"Kita menyeleksi siapa yang masuk harus membawa turunan. The value chain has to be there to make sure bahwa Indonesia mendapatkan yang terbaik jangan menjadi kanibal dari industri yang ada di sini," kata dia.

Sebagai informasi, untuk kawasan industri KITB fase 1 terdapat 14 perusahaan yang berinvestasi. Kebanyakan perusahaan yang telah berinvestasi merupakan sektor manufaktur akan mengisi lahan seluas 450 hektar dengan total investasi senilai Rp 6,8 triliun dan proyeksi tenaga kerja sekitar 15.707 orang.

Adapaun beberapa perusahaan yang masuk ke KITB manufaktur keramik RKI, manufaktur PVC Unipack Plasindo, industri alas kaki Yih Quan, manufaktur kaca KCC, manufaktur obat dan radiofarmasi Interskala Medika Solusindo, dan manufaktur peralatan kesehatan Jayamas Medica Industri.

baca juga

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Cara Investasi Reksadana BRI Agar Cuan, Mudah

Cara Investasi Reksadana BRI Agar Cuan, Mudah

Bisnis | Senin, 11 Desember 2023 | 10:59 WIB

Daftar Investasi SBN lewat BRImo: Mudah, Aman, dan Terjamin

Daftar Investasi SBN lewat BRImo: Mudah, Aman, dan Terjamin

Bisnis | Minggu, 10 Desember 2023 | 14:15 WIB

Pemerintah Getol Percepat Perpanjangan Izin Freeport, Bahlil Angkat Suara

Pemerintah Getol Percepat Perpanjangan Izin Freeport, Bahlil Angkat Suara

Bisnis | Kamis, 07 Desember 2023 | 18:33 WIB

Terkini

BPKH Diminta Tak Jadi 'Kasir' Kementerian, DPR Dorong Dana Haji Dikelola Lebih Mandiri

BPKH Diminta Tak Jadi 'Kasir' Kementerian, DPR Dorong Dana Haji Dikelola Lebih Mandiri

Bisnis | Rabu, 24 Juni 2026 | 21:10 WIB

Bulog Tegaskan Komitmen Dukung Swasembada Pangan Berkelanjutan di Puncak Penas XVII 2026

Bulog Tegaskan Komitmen Dukung Swasembada Pangan Berkelanjutan di Puncak Penas XVII 2026

Bisnis | Rabu, 24 Juni 2026 | 20:41 WIB

Delapan Dekade Bertransformasi, BNI Memperluas Dampak Lewat Inovasi dan Digitalisasi

Delapan Dekade Bertransformasi, BNI Memperluas Dampak Lewat Inovasi dan Digitalisasi

Bisnis | Rabu, 24 Juni 2026 | 20:39 WIB

Pasar Aplikasi Rp 2.700 Triliun Diburu TikTok

Pasar Aplikasi Rp 2.700 Triliun Diburu TikTok

Bisnis | Rabu, 24 Juni 2026 | 20:35 WIB

DPR Apresiasi Dian Siswarini karena Dividen PT Telkom Jadi yang Tertinggi

DPR Apresiasi Dian Siswarini karena Dividen PT Telkom Jadi yang Tertinggi

Bisnis | Rabu, 24 Juni 2026 | 19:40 WIB

Komisi Ojol Turun Jadi 8 Persen, Suara Pengguna: Tarif Jangan Naik!

Komisi Ojol Turun Jadi 8 Persen, Suara Pengguna: Tarif Jangan Naik!

Bisnis | Rabu, 24 Juni 2026 | 19:35 WIB

Siap-siap IPO, BEI Anggap RANS Entertainment Lolos dari Free Float

Siap-siap IPO, BEI Anggap RANS Entertainment Lolos dari Free Float

Bisnis | Rabu, 24 Juni 2026 | 19:29 WIB

PLTU Pelabuhan Ratu Terus Gunakan Co-firing Biomassa dari Sorgum

PLTU Pelabuhan Ratu Terus Gunakan Co-firing Biomassa dari Sorgum

Bisnis | Rabu, 24 Juni 2026 | 19:20 WIB

Influencer Tak Bisa Lagi Asal Kasih Saran Saham dan Kripto, Begini Ketentuannya

Influencer Tak Bisa Lagi Asal Kasih Saran Saham dan Kripto, Begini Ketentuannya

Bisnis | Rabu, 24 Juni 2026 | 19:13 WIB

Dian Siswarini Dipuji DPR, Telkom Kantongi Pendapatan Rp146,7 Triliun

Dian Siswarini Dipuji DPR, Telkom Kantongi Pendapatan Rp146,7 Triliun

Bisnis | Rabu, 24 Juni 2026 | 18:33 WIB