Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.765.000
Beli Rp2.635.000
IHSG 6.162,045
LQ45 620,444
Srikehati 309,367
JII 386,908
USD/IDR 17.712

Pandawa Agri Indonesia Dorong Transformasi Pertanian di Malaysia

Iwan Supriyatna | Suara.com

Jum'at, 15 Desember 2023 | 17:00 WIB
Pandawa Agri Indonesia Dorong Transformasi Pertanian di Malaysia
Pandawa Agri Indonesia (PAI), satu-satunya perusahaan pertanian berbasis life-science dengan inovasi reduktan pestisida.

Suara.com - Pandawa Agri Indonesia (PAI), satu-satunya perusahaan pertanian berbasis life-science dengan inovasi reduktan pestisida, mengumumkan kerja sama strategis dengan NAFAS Agri Services Sdn. Bhd. (NASSB) dan FGV Agri Services Sdn. Bhd. (FGVAS), perusahaan pertanian dan komoditas pertanian global yang berbasis di Malaysia.

Bersama dengan FGVAS dan NASSB, PAI memperkenalkan produk WEED Solut-ioN® kepada ekosistem smallholders padi melalui jalur distribusi pemerintah dan open market di Negeri Jiran tersebut.

Produk WEED Solut-ioN® ini dirancang untuk mengurangi penggunaan pestisida hingga 50 persen sehingga dapat mengoptimalkan biaya dan memberikan manfaat positif bagi lebih dari 200.000 petani padi di Malaysia.

Kerja sama ini menjadi bentuk dukungan dan upaya ketiga perusahaan dalam menciptakan pertanian yang lebih sehat, aman bagi lingkungan, dan berkelanjutan.

“Kemitraan ini menjadi langkah monumental menuju pertanian yang berkelanjutan di wilayah Asia Tenggara. Kami, bersama FGVAS dan NASSB, berkomitmen untuk mengubah lanskap pertanian dengan menyediakan solusi inovatif yang lebih ramah lingkungan dan efisien secara biaya,” kata Kukuh Roxa, CEO Pandawa Agri Indonesia dalam keterangannya, Jumat (15/12/2023).

WEED Solut-ioN® merupakan reduktan pestisida yang telah dihadirkan oleh PAI kepada petani Indonesia sejak tahun 2014. Di Indonesia sendiri, hingga saat ini lebih dari 3,5 juta liter reduktan telah digunakan di berbagai sektor perkebunan.

“Sebagai Mitra Solusi Pemerintah, kami berperan sebagai penyedia utama input pertanian berkualitas yang didistribusikan kepada petani di seluruh wilayah. Kolaborasi dengan Pandawa Agri Indonesia, yang merupakan kerja sama pertama kami dengan perusahaan agrochemical Indonesia, dan FGVAS ini adalah bentuk nyata dari komitmen kami untuk memajukan pertanian yang ramah lingkungan dan memberikan manfaat maksimal kepada lebih dari 200.000 petani padi di negara ini.” kata En. Syamshul Khamal Bin Mohd Ramli, CEO NASSB.

Produk WEED Solut-ioN® ini diluncurkan dalam Seremonial Rapat Agung NAFAS. NASSB yang saat ini menaungi hampir 1 juta petani swadaya (smallholders) dari berbagai komoditas di Malaysia ini dinilai menjadi mitra strategis PAI dalam mewujudkan misinya dalam menciptakan sektor pertanian yang berkelanjutan.

“Kemitraan ini bukan hanya tentang produk, tetapi juga tentang transformasi positif pada sektor pertanian di Malaysia. Dengan fokus pada pertanian yang ramah lingkungan, PAI, FGVAS, dan NASSB ingin bersama-sama mengakselerasi pertanian di Malaysia menuju sektor yang berkelanjutan, menyejahterakan petani, dan mendukung kelestarian lingkungan,” tutup Kukuh.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Mau Sejahterahkan Warga, TNI Bakal Berikan Penyuluhan Pengelolaan Lahan untuk Babinsa

Mau Sejahterahkan Warga, TNI Bakal Berikan Penyuluhan Pengelolaan Lahan untuk Babinsa

News | Senin, 04 Desember 2023 | 16:50 WIB

Kejar Swasembada dalam Tiga Tahun, Panglima TNI dan Mentan Teken MoU

Kejar Swasembada dalam Tiga Tahun, Panglima TNI dan Mentan Teken MoU

News | Senin, 04 Desember 2023 | 15:21 WIB

Gagasan Anies Soal Contract Farming Dikritik, Jubir Singgung Balik Program Food Estate yang Tak Pro Petani

Gagasan Anies Soal Contract Farming Dikritik, Jubir Singgung Balik Program Food Estate yang Tak Pro Petani

Kotak Suara | Jum'at, 01 Desember 2023 | 20:46 WIB

Terkini

Waspada! Pemerintah Mulai Sidak SPKLU, Isi Daya Mobil Listrik Bisa Tak Sesuai Bayaran?

Waspada! Pemerintah Mulai Sidak SPKLU, Isi Daya Mobil Listrik Bisa Tak Sesuai Bayaran?

Bisnis | Senin, 25 Mei 2026 | 11:48 WIB

Wujudkan Semangat Berbagi Hari Raya Iduladha, TelkomGroup Salurkan 910 Hewan Kurban untuk Masyarakat

Wujudkan Semangat Berbagi Hari Raya Iduladha, TelkomGroup Salurkan 910 Hewan Kurban untuk Masyarakat

Bisnis | Senin, 25 Mei 2026 | 11:36 WIB

Gerai Alfamart Tutup Massal di Lombok Tengah, Mendag Tunjuk Daerah jadi Biang Kerok

Gerai Alfamart Tutup Massal di Lombok Tengah, Mendag Tunjuk Daerah jadi Biang Kerok

Bisnis | Senin, 25 Mei 2026 | 11:32 WIB

Harga Cabai dan Bawang Merah Melonjak Tinggi Jelang Iduladha

Harga Cabai dan Bawang Merah Melonjak Tinggi Jelang Iduladha

Bisnis | Senin, 25 Mei 2026 | 11:25 WIB

Listrik Sumatera Pulih Usai Blackout, PLN Pastikan Sistem Kini Stabil

Listrik Sumatera Pulih Usai Blackout, PLN Pastikan Sistem Kini Stabil

Bisnis | Senin, 25 Mei 2026 | 11:23 WIB

Harga Minyak Mentah Rekor Terendah dalam 2 Pekan, Mulai Turun di Bawah US$100

Harga Minyak Mentah Rekor Terendah dalam 2 Pekan, Mulai Turun di Bawah US$100

Bisnis | Senin, 25 Mei 2026 | 10:09 WIB

Rupiah Dibuka Menguat ke Rp17.700 per Dolar, Pengamat Ungkap Faktor Penentu

Rupiah Dibuka Menguat ke Rp17.700 per Dolar, Pengamat Ungkap Faktor Penentu

Bisnis | Senin, 25 Mei 2026 | 09:55 WIB

Harga Emas Antam Melonjak Lagi, Tembus Rp 2,8 Juta/Gram

Harga Emas Antam Melonjak Lagi, Tembus Rp 2,8 Juta/Gram

Bisnis | Senin, 25 Mei 2026 | 09:50 WIB

Suku Bunga BI Naik, Cicilan Utang Jadi Lebih Mahal? Cek Simulasi Terbarunya

Suku Bunga BI Naik, Cicilan Utang Jadi Lebih Mahal? Cek Simulasi Terbarunya

Bisnis | Senin, 25 Mei 2026 | 09:47 WIB

Setelah Dijewer Dony Oskaria, PTPN Baru Bebaskan Kakek Mujiran

Setelah Dijewer Dony Oskaria, PTPN Baru Bebaskan Kakek Mujiran

Bisnis | Senin, 25 Mei 2026 | 09:40 WIB