Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.740.000
Beli Rp2.605.000
IHSG 6.220,740
LQ45 625,233
Srikehati 305,996
JII 376,405
USD/IDR 17.748

5 Saham Bluechip Rekomendasi Akhir Tahun, Bisa Disimpan Sampai 2024

M Nurhadi

Selasa, 19 Desember 2023 | 10:25 WIB
5 Saham Bluechip Rekomendasi Akhir Tahun, Bisa Disimpan Sampai 2024
Sejumlah karyawan saat penutupan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) 2018 di kantor Bursa Efek Indonesia, Jakarta, Jumat (28/12). [Suara.com/Muhaimin A Untung]

Suara.com - Akhir tahun 2023 menjadi waktu yang tepat untuk membeli saham sebagai instrumen investasi. Bagi anda investor pemula, saham-saham bluechip menjadi rekomendasi yang tepat untuk investasi akhir tahun sekaligus menyambut 2024. 

Saham bluechip merupakan jenis saham dari perusahaan dengan kondisi keuangan prima dan telah beroperasi selama bertahun-tahun lamanya. Perusahaan yang mengantongi predikat saham bluechip dipastikan lebih stabil dari perusahaan lain. Di Indonesia, saham-saham yang masuk dalam kategori bluechip berada pada daftar indeks LQ45.

1. PT Bank Central Asia Tbk (BBCA)

BCA menempati posisi pertama sebagai perusahaan dengan nilai kapitalisasi terbesar di Indonesia. Presentase saham perusahaan jasa perbankan dan keuangan ini adalah 54,94% dimiliki oleh PT Dwimuria Investama Andalan dan 45,06% sisanya disebar ke masyarakat umum.

Bank BCA (suara.com/Adrian Mahakam)
Bank BCA (suara.com/Adrian Mahakam)

Sementara itu, hingga akhir kuartal III-2023 laba bersih perusahaan mencapai Rp36,4 triliun atau naik lebih dari 25% dari tahun sebelumnya. Pendapatan bunga bersih juga naik 21,3% secara tahunan menjadi Rp55,9 triliun. Kemudian pendapatan selain bunga tumbuh 9,7% menjadi Rp18,3 triliun.

2. PT Trans Power Marine (TPMA) 

Bursa Efek Indonesia (BEI) menyebutkan investor asing memborong Rp150 miliar saham TPMA, sekaligus menjadikannya saham paling banyak dibeli sepanjang 2022. Sinyal positif ini masih berlanjut hingga 2023. Terlebih kondisi geopolitik internasional masih membuat harga logistik meroket. Trans Power Marine merupakan perusahaan yang bergerak di bidang logistik kelautan. Perusahaan ini mengelola puluhan jenis kapal besar seperti kapal tongkang dan derek apung. 

3. Bumi Resources (BUMI)

Bumi Resources Tbk (BUMI) berdiri pada 26 Juni 1973 dengan nama PT Bumi Modern dan mulai beroperasi secara komersial pada 17 Desember 1979. Pemegang saham BUMI untuk porsi 5% atau lebih saham Bumi Resources Tbk (27-Mei-2022), diantaranya: HSBC-Fund Svs A/C Chengdong Investment Corp-self (11,52%) dan NBS Cliens (5,99%). Induk Usaha langsung Bumi Resources Tbk adalah Long Haul Holdings Ltd., sedangkan Induk Usaha terakhir adalah Grup Bakrie.

baca juga

4. Indo Tambangraya Megah (ITMG)

Sektor pertambangan memang menjadi salah satu bisnis yang diprediksi akan tetap moncer pada 2024 mendatang. Saham ITMG menjadi salah satu yang paling layak untuk dikoleksi. Pasalnya sejak 2022 hingga hari ini saham Indo Tambangraya mencatatkan tren positif.

Sepanjang periode ini, ITMG membukukan laba bersih USD 460,82 juta, atau naik 291,7% dari realisasi laba bersih semester pertama tahun lalu yang hanya USD 117,62 juta. Kenakan laba ini sejalan dengan melesatnya pendapatan perusahaan. Indo Tambagraya Megah membukukan pendapatan USD 1,42 miliar atau naik dua kali lipat dari periode yang sama di tahun sebelumnya. 

5. PT Bank Rakyat Indonesia Tbk (BBRI)

PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk., atau yang dikenal sebagai BRI (BBRI), mencapai laba bersih konsolidasi sebesar Rp44,21 triliun pada kuartal III/2023. Kinerja laba ini mengalami peningkatan sebesar 12,5% jika dibandingkan dengan periode yang sama tahun sebelumnya, yang mencapai Rp38,31 triliun.

Dok: Bank BRI
Dok: Bank BRI

Berita yang diungkapkan dalam Harian Bisnis Indonesia pada Rabu (25/10/2023) menyatakan bahwa peningkatan laba bersih emiten bank BBRI ini didorong oleh pertumbuhan pendapatan bunga bersih (net interest income/NII) sebesar 4,86% year-on-year (yoy) menjadi Rp101,17 triliun dibandingkan dengan Rp96,51 triliun pada kuartal III/2022.

Selain itu, peningkatan laba juga didukung oleh pendapatan berbasis komisi atau fee based income yang mengalami pertumbuhan sebesar 12,19% yoy, mencapai Rp15,56 triliun selama sembilan bulan pertama tahun ini. Angka ini melampaui pendapatan sebelumnya yang sebesar Rp13,87 triliun.

Adapun kerugian akibat penurunan nilai aset keuangan (impairment) BRI mengalami penurunan sebesar 5,64% yoy, mencapai Rp23,24 triliun.

Bukan hanya itu, BRI juga berhasil mencatat pendapatan lain yang meningkat sebesar 21,49%, menjadi Rp19,10 triliun pada September 2023, dibandingkan dengan periode yang sama pada tahun sebelumnya, yang mencapai Rp15,72 triliun.

Sebagai akibat dari pencapaian tersebut, laba operasional BRI mengalami kenaikan sebesar 15,01%, mencapai Rp56,21 triliun pada September 2023, dibandingkan dengan periode yang sama tahun sebelumnya yang sebesar Rp48,87 triliun.

Disclaimer: Keputusan untuk melakukan investasi sepenuhnya ada di tangan pembaca. Informasi yang disediakan di sini hanyalah untuk tujuan informasional dan tidak dimaksudkan sebagai saran keuangan. Sebelum membuat keputusan investasi, pembaca disarankan untuk melakukan riset lebih lanjut, mempertimbangkan risiko, dan berkonsultasi dengan penasihat keuangan yang kompeten. Performa investasi masa lalu tidak menjamin hasil di masa depan.

Kontributor : Nadia Lutfiana Mawarni

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Wijaya Karya (WIKA) Umumkan Gagal Bayar, Erick Thohir Hela Nafas

Wijaya Karya (WIKA) Umumkan Gagal Bayar, Erick Thohir Hela Nafas

Bisnis | Senin, 18 Desember 2023 | 19:45 WIB

Cara Beli Saham BBRI, Cek Keuntungan dan Lengkap dengan Tutorialnya

Cara Beli Saham BBRI, Cek Keuntungan dan Lengkap dengan Tutorialnya

Bisnis | Senin, 18 Desember 2023 | 17:57 WIB

Dividen Jumbo BRI Tahun Ini Siap Diguyur ke Para Investor

Dividen Jumbo BRI Tahun Ini Siap Diguyur ke Para Investor

Bisnis | Jum'at, 15 Desember 2023 | 11:53 WIB

62 Perusahaan Diyakini IPO Tahun Depan, BEI: Target Transaksi Saham Rp12,25 Triliun

62 Perusahaan Diyakini IPO Tahun Depan, BEI: Target Transaksi Saham Rp12,25 Triliun

Bisnis | Rabu, 13 Desember 2023 | 16:51 WIB

Segini Saham BBRI yang Harus Dimiliki Jika Ingin Dapatkan Uang Rp100 Juta Tanpa Kerja

Segini Saham BBRI yang Harus Dimiliki Jika Ingin Dapatkan Uang Rp100 Juta Tanpa Kerja

Bisnis | Rabu, 13 Desember 2023 | 14:20 WIB

Dua Bulan IPO Saham BREN Bisa Kuasai Kapitalisar Pasar BEI, Kini Dicurigai

Dua Bulan IPO Saham BREN Bisa Kuasai Kapitalisar Pasar BEI, Kini Dicurigai

Bisnis | Senin, 11 Desember 2023 | 17:33 WIB

Terkini

Sulap 4 Bandara, InJourney Airports Kejar Standar Layanan Kelas Dunia

Sulap 4 Bandara, InJourney Airports Kejar Standar Layanan Kelas Dunia

Bisnis | Kamis, 18 Juni 2026 | 18:23 WIB

Anak Usaha Emiten MPMX Masuk Bisnis Penyewaan Kendaraan Listrik

Anak Usaha Emiten MPMX Masuk Bisnis Penyewaan Kendaraan Listrik

Bisnis | Kamis, 18 Juni 2026 | 18:08 WIB

Investor Asing Jual Saham Rp893 Miliar, BBCA dan DSSA Paling Banyak

Investor Asing Jual Saham Rp893 Miliar, BBCA dan DSSA Paling Banyak

Bisnis | Kamis, 18 Juni 2026 | 18:01 WIB

BI Naikkan Lagi Suku Bunga, Mirae Asset: Benteng Terakhir Jaga Rupiah!

BI Naikkan Lagi Suku Bunga, Mirae Asset: Benteng Terakhir Jaga Rupiah!

Bisnis | Kamis, 18 Juni 2026 | 17:54 WIB

Purbaya Rayu Menkeu dan Investor China Beli Panda Bond RI, Dianggap Punya Dana Besar

Purbaya Rayu Menkeu dan Investor China Beli Panda Bond RI, Dianggap Punya Dana Besar

Bisnis | Kamis, 18 Juni 2026 | 17:48 WIB

Jeffrey Hendrik Jadi Bos Baru BEI, Core Indonesia: Investor Lebih Peduli Kondisi Ekonomi RI!

Jeffrey Hendrik Jadi Bos Baru BEI, Core Indonesia: Investor Lebih Peduli Kondisi Ekonomi RI!

Bisnis | Kamis, 18 Juni 2026 | 17:42 WIB

Tak Boleh Asal, Pedagang Harus Punya NIB Jika Mau Jualan di E-Commerce

Tak Boleh Asal, Pedagang Harus Punya NIB Jika Mau Jualan di E-Commerce

Bisnis | Kamis, 18 Juni 2026 | 17:40 WIB

Bahlil Buka Peluang Harga Batu Bara PLN Naik, Pengusaha Tambang Jangan Sampai Merugi

Bahlil Buka Peluang Harga Batu Bara PLN Naik, Pengusaha Tambang Jangan Sampai Merugi

Bisnis | Kamis, 18 Juni 2026 | 17:15 WIB

Sistem PT DSI Belum Teruji, Pelaku Usaha Batu Bara Cemas Jelang Evaluasi Perdana

Sistem PT DSI Belum Teruji, Pelaku Usaha Batu Bara Cemas Jelang Evaluasi Perdana

Bisnis | Kamis, 18 Juni 2026 | 17:10 WIB

Harta Karun Ekspor Komoditas RI Rp1.152 Triliun, Danantara Diminta Perkuat Pengawasan

Harta Karun Ekspor Komoditas RI Rp1.152 Triliun, Danantara Diminta Perkuat Pengawasan

Bisnis | Kamis, 18 Juni 2026 | 16:23 WIB