Ini Jurus Mendag Zulhas Turunkan Harga Cabai

Achmad Fauzi Suara.Com
Kamis, 04 Januari 2024 | 13:53 WIB
Ini Jurus Mendag Zulhas Turunkan Harga Cabai
Pedagang menata cabai rawit dagangannya di pasar Cibubur, Jakarta, Kamis (7/12/2023). [Suara.com/Alfian Winanto]

Suara.com - Menteri Perdagangan Zulkifli Hasan (Mendag Zulhas) menyiapkan strategi untuk menjaga harga cabai agar tidak melonjak. Salah satu strateginya, yaitu dengan melakukan subsidi dari daerah surplus ke defisit.

"Beberapa daerah, bupati bisa turun tangan, subsidi transport bisa jualan ke Jawa untungnya kan besar sebetulnya karena di tempat asal Rp20 ribu-Rp25 ribu," ujarnya seusai meninjau harga bahan pangan pokok di Pasar Palmerah, Jakarta Barat yang dikutip dari Antara, Kamis (4/1/2024).

Namun demikian, Mendag Zulhas menilai harga cabai merah keriting yang melonjak hingga Rp 120 ribu pada Desember kemarin, disebabkan oleh kondisi cuaca hujan yang menurunkan penurunan produksi.

"Cabai sebulan hampir mahal tapi bisa turun lagi tapi musiman. Karena Desember itu musim hujan jadi harganya naik," imbuh dia.

Kemudian, Mendag Zulhas juga akan menggunakan teknologi yang bisa melalui distribusi supply ke daerah menyerap kandungan air pada cabai sehingga bisa lebih awet dalam perjalanan.

"Kalau Aceh ke sini (Jawa) pakai bus atau truk tidak mungkin, busuk dia. Makanya cabai perlu (teknologi), sehingga, panen bisa dikeringkan, diambil airnya," urai dia.

Kendati begitu, Ketua Umum PAN ini mengungkapkan, harga cabai merah keriting lambat laun mengalami penurunan dari Rp70 ribu sampai Rp80 ribu per kg.

"Sekarang memang kendalanya kami yang koordinasi karena daerah penghasil itu sudah Rp25 ribu - Rp20 ribu. Berarti kan ada grosir seperti Kramat Jati, ada pengepul lagi, ada lagi sampai sini, rantainya panjang," jelas dia..

Berdasarkan Panel Harga milik Badan Pangan Nasional, harga rata-rata cabai merah keriting pada 4 Januari 2024 adalah Rp54.430 per kg.

Baca Juga: Mendag Zulhas Klaim Harga Bahan Pokok Stabil Selama Nataru, Ini Buktinya

Harga terendah terdapat di Kota Binjai, Sumatera Utara, sebesar Rp21 ribu per kg dan harga tertinggi Rp120 ribu terdapat di Kabupaten Halmahera Utara, Maluku Utara.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Materi Teks Informasi Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Cek Seberapa Sehat Jam Tidurmu Selama Bulan Puasa?
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI