Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.845.000
Beli Rp2.725.000
IHSG 7.500,187
LQ45 746,355
Srikehati 345,870
JII 522,139
USD/IDR 17.117

Rempah Indonesia, Potensi Besar Devisa dari Bumbu dan Herba

M Nurhadi | Suara.com

Rabu, 17 Januari 2024 | 12:47 WIB
Rempah Indonesia, Potensi Besar Devisa dari Bumbu dan Herba
Ilustrasi rempah-rempah Indonesia [Ist/LPEI]

Suara.com - Indonesia terkenal sebagai negara penghasil rempah-rempah, tidak hanya menciptakan kelezatan dalam masakan, tetapi juga menjadi inspirasi bagi interaksi budaya dan kesehatan masyarakat.

Menurut Negeri Rempah Foundation, lebih dari 400 jenis rempah tersebar di seluruh dunia, dengan Indonesia sebagai pusatnya sejak abad ke-15, memiliki 275 jenis rempah.

Rempah-rempah Indonesia, seperti lada, vanila, kayu manis, cengkeh, pala, kapulaga, jahe, dan kunyit, tidak hanya memberikan cita rasa unik tetapi juga telah memikat pasar global hingga saat ini.

Data Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat bahwa selama Januari-November 2023, volume ekspor rempah-rempah mencapai 148,22 ribu ton (naik 29,77% YoY) dengan total nilai ekspor mencapai USD564,12 juta (turun 4,16% YoY).

Hal ini menunjukkan bahwa permintaan terhadap rempah-rempah Indonesia tetap kuat, meskipun terjadi penurunan harga secara keseluruhan.

Negara-negara seperti Tiongkok, Amerika Serikat, India, Vietnam, dan Belanda menjadi tujuan utama ekspor rempah-rempah. Pada periode yang sama, peningkatan ekspor tertinggi tercatat ke Bangladesh, Pakistan, Tiongkok, India, dan Peru.

Seiring terjadinya pandemi COVID-19, Kepala Divisi Riset dan Pengembangan LPEI, Rini Satriani, menyatakan bahwa kesadaran akan pentingnya kesehatan meningkat.

Rempah-rempah bukan hanya sebagai bumbu, tetapi juga sebagai bahan baku untuk herba dan obat lokal yang mendukung sistem imunitas tubuh. Hal ini turut mendorong permintaan rempah-rempah secara global.

Rempah-rempah seperti pala, lawang, dan kapulaga juga memiliki peran penting dalam industri makanan dan kosmetik. Adas, ketumbar, dan jintan, selain sebagai bumbu, terbukti bermanfaat bagi kesehatan, mulai dari merawat kesehatan perut hingga menjaga kadar gula darah dan mengurangi kolesterol jahat.

Meskipun beberapa jenis rempah mengalami penurunan permintaan, seperti pala, lawang, kapulaga, lada, dan kayu manis, ada juga yang mencatat pertumbuhan positif, seperti cengkeh yang tumbuh 61,03% (YoY), adas, ketumbar, jintan tumbuh 81,55%, dan jahe, kunyit, serta rempah lainnya yang tumbuh 139,47% (YoY).

Meskipun neraca perdagangan rempah Indonesia selalu surplus sejak 2017, perubahan iklim dan perlambatan ekonomi di beberapa negara tujuan menjadi tantangan yang perlu diwaspadai karena dapat mempengaruhi ekspor rempah-rempah Indonesia.

Melihat potensi ekspor rempah-rempah yang besar, LPEI melalui Program Desa Devisa terus memberikan pelatihan dan pendampingan terintegrasi untuk meningkatkan pengetahuan petani rempah.

Hal ini diharapkan dapat memberikan dampak sosial, berwawasan lingkungan, berkelanjutan, dan meningkatkan daya saing rempah Indonesia di pasar global. Hingga tahun 2023, LPEI telah berhasil membangun 917 Desa Devisa di seluruh Indonesia, termasuk Desa Devisa Jahe Gajah di Pacitan, Jawa Timur, Desa Devisa Kapulaga di Pangandaran, Jawa Barat, dan Desa Devisa Vanili di Nusa Tenggara Timur.

Program ini memberikan manfaat langsung kepada 80.234 petani, nelayan, pengrajin, dan warga lainnya, sesuai dengan misi LPEI sebagai Special Mission Vehicle (SMV) Kementerian Keuangan RI untuk menjadi mitra strategis dalam ekosistem ekspor yang fokus pada beyond financing, developmental impact, dan sustainability.

Program Desa Devisa ini merupakan langkah pemberdayaan komprehensif untuk komunitas petani, perajin, koperasi, dan UKM yang memiliki produk unggulan berorientasi ekspor.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Ekspor Mobil Indonesia Naik 6,7 Persen di 2023

Ekspor Mobil Indonesia Naik 6,7 Persen di 2023

Otomotif | Selasa, 16 Januari 2024 | 22:30 WIB

Gonjang-ganjing Tahun Politik, Bank Dunia: Ekonomi Indonesia Menurun di 2024

Gonjang-ganjing Tahun Politik, Bank Dunia: Ekonomi Indonesia Menurun di 2024

Bisnis | Kamis, 11 Januari 2024 | 09:56 WIB

Tahun 2023 Penuh Tantangan, Ekspor Toyota Indonesia Turun 3 Persen

Tahun 2023 Penuh Tantangan, Ekspor Toyota Indonesia Turun 3 Persen

Otomotif | Rabu, 10 Januari 2024 | 21:48 WIB

Produsen Otomotif Jepang Tergeser China Sebagai Exportir Terbesar, Mobil Listrik Jadi Biang Keladinya

Produsen Otomotif Jepang Tergeser China Sebagai Exportir Terbesar, Mobil Listrik Jadi Biang Keladinya

Otomotif | Senin, 08 Januari 2024 | 19:55 WIB

Chery Catat Rekor Penjualan dan Ekspor Tertinggi Sepanjang 2023

Chery Catat Rekor Penjualan dan Ekspor Tertinggi Sepanjang 2023

Otomotif | Minggu, 07 Januari 2024 | 16:35 WIB

Data Diplomasi Ekonomi Bawa Untung Buat RI

Data Diplomasi Ekonomi Bawa Untung Buat RI

Bisnis | Sabtu, 06 Januari 2024 | 11:25 WIB

Terkini

Purbaya Pamer Kondisi Ekonomi RI ke Investor AS, Minta Tak Ragu Investasi

Purbaya Pamer Kondisi Ekonomi RI ke Investor AS, Minta Tak Ragu Investasi

Bisnis | Selasa, 14 April 2026 | 16:35 WIB

Gawat! Mayoritas Pengusaha RI Ogah Tambah Karyawan

Gawat! Mayoritas Pengusaha RI Ogah Tambah Karyawan

Bisnis | Selasa, 14 April 2026 | 16:09 WIB

Hati-Hati Penipuan! Pendaftaran Agen LPG 3 Kg Tidak Dipungut Biaya

Hati-Hati Penipuan! Pendaftaran Agen LPG 3 Kg Tidak Dipungut Biaya

Bisnis | Selasa, 14 April 2026 | 15:59 WIB

Rekor Buruk Rupiah Hari Ini

Rekor Buruk Rupiah Hari Ini

Bisnis | Selasa, 14 April 2026 | 15:39 WIB

Percepat KPR, BTN Integrasikan Proses Lewat Satu Sistem Terpusat

Percepat KPR, BTN Integrasikan Proses Lewat Satu Sistem Terpusat

Bisnis | Selasa, 14 April 2026 | 15:36 WIB

Shell Indonesia Tunjuk Andri Pratiwa Jadi Presiden Direktur Baru di Tengah Kelangkaan BBM

Shell Indonesia Tunjuk Andri Pratiwa Jadi Presiden Direktur Baru di Tengah Kelangkaan BBM

Bisnis | Selasa, 14 April 2026 | 15:23 WIB

Langkah Kecil Berdampak Besar: Ibu Dewi, Kartini Masa Kini yang Menebar Manfaat untuk Lingkungan

Langkah Kecil Berdampak Besar: Ibu Dewi, Kartini Masa Kini yang Menebar Manfaat untuk Lingkungan

Bisnis | Selasa, 14 April 2026 | 15:22 WIB

Pengumuman Penting BCA

Pengumuman Penting BCA

Bisnis | Selasa, 14 April 2026 | 14:57 WIB

Misteri Hilangnya Minyakita di Pasar: Stok Gaib, Harga Bisa Tembus Rp40 Ribu!

Misteri Hilangnya Minyakita di Pasar: Stok Gaib, Harga Bisa Tembus Rp40 Ribu!

Bisnis | Selasa, 14 April 2026 | 14:41 WIB

Memalukan! Malapetaka IGRS Komdigi Bikin Developer Game Rugi Miliaran Rupiah

Memalukan! Malapetaka IGRS Komdigi Bikin Developer Game Rugi Miliaran Rupiah

Bisnis | Selasa, 14 April 2026 | 14:23 WIB