Gawat! Mayoritas Pengusaha RI Ogah Tambah Karyawan

Mohammad Fadil Djailani

Selasa, 14 April 2026 | 16:09 WIB
Gawat! Mayoritas Pengusaha RI Ogah Tambah Karyawan
Warga mencari lowongan pekerjaan di acara Jakarta Job Fair di Mal Thamrin City, Jakarta, Rabu (12/3/2025). [Suara.com/Alfian Winanto]
baca 10 detik
  • 67% perusahaan tak rekrut karyawan baru & 50% pilih tidak ekspansi hingga 5 tahun ke depan.
  • Investasi menjauhi sektor padat karya meski pengangguran masih tembus 7,35 juta orang.
  • Biaya pesangon RI 240% lebih tinggi dari pesaing, picu relokasi industri ke luar negeri.

Suara.com - Asosiasi Pengusaha Indonesia (Apindo) mengungkapkan kondisi mengkhawatirkan terkait penyerapan tenaga kerja nasional.

Dalam rapat dengar pendapat bersama Komisi IX DPR RI, Selasa (14/4/2026), Apindo menyebutkan bahwa mayoritas perusahaan di Indonesia tidak berencana menambah karyawan dalam waktu dekat.

Ketua Bidang Ketenagakerjaan Apindo, Bob Azam, memaparkan data survei internal yang menunjukkan 67 persen perusahaan tidak berminat melakukan rekrutmen. Selain itu, sekitar 50 persen perusahaan menyatakan tidak akan melakukan ekspansi dalam lima tahun ke depan.

"Tren investasi saat ini bergeser menjauh dari sektor manufaktur padat karya. Padahal, struktur angkatan kerja kita didominasi tenaga kerja menengah ke bawah yang bergantung pada sektor tersebut," ujar Bob. Ia menekankan perlunya regulasi yang mampu memproteksi buruh tanpa menghambat masuknya investasi.

Senada dengan Apindo, Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Indonesia menyoroti adanya tekanan struktural pada pasar kerja. Meski pertumbuhan ekonomi mencapai 5,39 persen, angka pengangguran masih menyentuh 7,35 juta orang dengan 57,7 persen pekerja berada di sektor informal berproduktivitas rendah.

Wakil Ketua Umum Kadin Bidang Ketenagakerjaan, Subchan Gatot, menjelaskan bahwa daya saing Indonesia melemah akibat tingginya biaya non-upah, terutama pesangon yang mencapai 240 persen lebih tinggi dibanding negara pesaing.

"Di Indonesia, kewajiban pesangon bisa mencapai 19 bulan gaji, sementara di Vietnam hanya sekitar 5 bulan. Disparitas ini memicu relokasi industri ke negara seperti Vietnam dan Kamboja," kata Subchan. Selain itu, ketidaksesuaian antara upah minimum dengan kemampuan riil industri manufaktur membuat banyak perusahaan padat karya kesulitan beroperasi secara optimal.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Diduga Kendalikan Tender, Kejagung Beberkan Keterlibatan Riza Chalid di Kasus Petral

Diduga Kendalikan Tender, Kejagung Beberkan Keterlibatan Riza Chalid di Kasus Petral

Video | Selasa, 14 April 2026 | 10:54 WIB

KPK Temukan Dokumen 'Sakti' dari Tangan Tersangka, Nama-nama Besar Pengusaha Rokok Masuk Radar

KPK Temukan Dokumen 'Sakti' dari Tangan Tersangka, Nama-nama Besar Pengusaha Rokok Masuk Radar

News | Selasa, 14 April 2026 | 09:01 WIB

Cuan di Awal, Bertahan di Akhir: Membedah Siklus Sunyi Pekerja Setiap Bulannya

Cuan di Awal, Bertahan di Akhir: Membedah Siklus Sunyi Pekerja Setiap Bulannya

Your Say | Selasa, 14 April 2026 | 06:00 WIB

Terkini

3 Sepatu Lokal yang Cocok Dipadukan dengan Celana Jeans, Tampilan Makin Stylish

3 Sepatu Lokal yang Cocok Dipadukan dengan Celana Jeans, Tampilan Makin Stylish

Lifestyle | Minggu, 30 Agustus 2026 | 16:45 WIB

Untuk Pemula Mending Sepeda Frame Alloy atau Karbon? Ini Perbedaan dan 5 Rekomendasinya

Untuk Pemula Mending Sepeda Frame Alloy atau Karbon? Ini Perbedaan dan 5 Rekomendasinya

Lifestyle | Minggu, 30 Agustus 2026 | 16:39 WIB

Viva Face Tonic Lemon untuk Kulit Apa? Ini Manfaat dan Cara Pakainya

Viva Face Tonic Lemon untuk Kulit Apa? Ini Manfaat dan Cara Pakainya

Lifestyle | Minggu, 30 Agustus 2026 | 16:35 WIB

Kenapa Muktamar NU Sepakat Rais Aam dan Ketum PBNU Dilarang Rangkap Jabatan Politik?

Kenapa Muktamar NU Sepakat Rais Aam dan Ketum PBNU Dilarang Rangkap Jabatan Politik?

News | Minggu, 30 Agustus 2026 | 16:33 WIB

Yoo Ah In Resmi Comeback Lewat Film Okultisme Baru Garapan Sutradara Exhuma

Yoo Ah In Resmi Comeback Lewat Film Okultisme Baru Garapan Sutradara Exhuma

Your Say | Minggu, 30 Agustus 2026 | 16:30 WIB

Muktamar NU Memanas, Begini Mekanisme Pemilihan Ketum PBNU

Muktamar NU Memanas, Begini Mekanisme Pemilihan Ketum PBNU

Sulsel | Minggu, 30 Agustus 2026 | 16:28 WIB

Purbaya Ungkap BNPB Punya Anggaran Rp 5 Triliun per Tahun Buat Bencana, Siap Tambah Jika Kurang

Purbaya Ungkap BNPB Punya Anggaran Rp 5 Triliun per Tahun Buat Bencana, Siap Tambah Jika Kurang

Bisnis | Minggu, 30 Agustus 2026 | 16:25 WIB

Muktamar NU Diwarnai Ketegangan, Massa Nahdliyin Muda Sampaikan Tuntutan

Muktamar NU Diwarnai Ketegangan, Massa Nahdliyin Muda Sampaikan Tuntutan

Jatim | Minggu, 30 Agustus 2026 | 16:25 WIB

Review Film The Dog Stars: Sinematografi Indah dalam Sunyinya Apokaliptik!

Review Film The Dog Stars: Sinematografi Indah dalam Sunyinya Apokaliptik!

Your Say | Minggu, 30 Agustus 2026 | 16:25 WIB

Mojtaba Khamenei Minta Pemimpin Negara Timur Tengah Bersatu Melawan Musuh Utama Islam

Mojtaba Khamenei Minta Pemimpin Negara Timur Tengah Bersatu Melawan Musuh Utama Islam

News | Minggu, 30 Agustus 2026 | 16:20 WIB

×