Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.790.000
Beli Rp2.665.000
IHSG 6.094,941
LQ45 616,399
Srikehati 311,257
JII 380,793
USD/IDR 17.668

Geopolitik Hingga AI Jadi Tantangan Bagi Pelaku Usaha di 2024

Achmad Fauzi | Suara.com

Kamis, 18 Januari 2024 | 09:50 WIB
Geopolitik Hingga AI Jadi Tantangan Bagi Pelaku Usaha di 2024
Ilustrasi kecerdasan buatan. [Freepik]

Suara.com - Executives' Global Network (EGN), sebuah jaringan keanggotaan eksekutif berbasis peer group mengungkapkan tantangan yang dihadapi pelaku usaha di tahun 2024. Dua tantangannya yang akan menghantui pelaku usaha yaitu Kondisi Geopolitik hingga kecerdasan buatan atau AI.

Hal ini diketahui dari survei yang dilakukan oleh EGN. Survei tersebut turut menyoroti bahwa tantangan seperti ketersediaan tenaga kerja ahli, resesi global, dan kurangnya kesiapan untuk mengadopsi teknologi Kecerdasan Buatan (AI), merupakan beberapa isu utama yang akan dihadapi oleh dunia bisnis.

"AI dan teknologi digital lainnya menjadi tren yang sangat signifikan untuk diantisipasi tahun ini, sebagaimana yang ditekankan oleh para anggota kami dalam hasil survei. Oleh karena itu, kami sangat teliti dalam memilih topik diskusi untuk pertemuan dan lokakarya peer group kami," ujar Co-Founder dan Managing Director, EGN Indonesia, Dona Amelia yang dikutip, Senin (18/1/2024).

"Tujuannya adalah untuk memastikan bahwa mereka dapat memperoleh wawasan yang relevan dan mendalam, yang dapat membantu mereka menghadapi berbagai tren dan tantangan yang tengah berkembang saat ini," sambung dia.

Atas tantangan itu, Dona memastikan, saat pertama kali memasuki pasar Indonesia pada Maret 2022 lalu, EGN membawa misi untuk membantu para pemimpin menjadi individu yang lebih baik.

Misi ini telah menjadi landasan utama EGN sejak tahun 1992, yang didedikasikan untuk memberdayakan para pemimpin bisnis dengan dorongan yang mereka perlukan agar dapat mewujudkan perubahan positif, menawarkan nilai tambah, dan lebih berkontribusi pada kesuksesan pribadi dan organisasi mereka

Konsep ini memberikan kesempatan bagi para pemimpin untuk memanfaatkan pengalaman kolektif dari sesama anggota di dalam kelompoknya masing-masing. Dengan demikian, mereka dapat saling mempelajari berbagai tantangan dan permasalahan dari para anggota EGN yang bekerja di perusahaan dengan skala yang serupa.

Hal ini sejalan dengan hasil survei terbaru dari EGN Indonesia, di mana 80% dari anggotanya menyatakan bahwa jaringan berbasis peer group besutan EGN tersebut dapat memberikan manfaat signifikan sebagai wadah untuk memperoleh pembelajaran dari pengalaman, perspektif, dan pengetahuan beragam yang dimiliki oleh rekan sesama anggota.

"Fokus kami tidak terpaku pada pertumbuhan angka, melainkan juga pada dampak yang dapat kami berikan kepada para anggota. Hal ini menjadi krusial, terutama mengingat bagaimana komunitas bisnis dihadapkan pada tantangan geopolitik dan ketidakstabilan ekonomi yang dapat mempengaruhi organisasi mereka secara langsung," imbuh dia.

Selain itu, sekitar tiga perempat dari responden setuju bahwa diskusi-diskusi bermakna yang terjadi selama pertemuan kelompok EGN menjadi faktor utama yang membedakannya dengan organisasi-organisasi jaringan keanggotaan sejenis.

Bahkan, dalam hasil survei tersebut, ada anggota yang berbagi pengalaman di mana isu yang dibahas dalam salah satu pertemuan EGN sangat serupa dengan tantangan yang tengah ia hadapi di lingkungan perusahaannya. Anggota tersebut menerima solusi yang diberikan oleh rekan-rekan anggotanya dan terbukti efektif dalam membantu mengatasi permasalahan yang dihadapi oleh organisasinya.

"Tren lainnya yang kami amati adalah kesiapan para eksekutif untuk melakukan investasi dalam sarana-sarana yang dapat memperkaya hubungan profesional mereka melalui keterlibatan dalam jaringan profesional seperti EGN, agar tidak selalu bergantung pada apa yang ditawarkan oleh perusahaan mereka semata," pungkas Dona.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Majukan Ekonomi dan Kesejahteraan Masyarakat Banjar Lewat Pelatihan Ikan Air Tawar

Majukan Ekonomi dan Kesejahteraan Masyarakat Banjar Lewat Pelatihan Ikan Air Tawar

Bisnis | Kamis, 18 Januari 2024 | 06:24 WIB

IMF Sebut AI Meresehkan Ketersedian Lapangan Kerja Global

IMF Sebut AI Meresehkan Ketersedian Lapangan Kerja Global

Bisnis | Senin, 15 Januari 2024 | 09:24 WIB

BRI Berdayakan 3.178 Desa di Indonesia, Tingkatkan Inklusi Keuangan dan Pertumbuhan Ekonomi

BRI Berdayakan 3.178 Desa di Indonesia, Tingkatkan Inklusi Keuangan dan Pertumbuhan Ekonomi

Bri | Jum'at, 12 Januari 2024 | 09:06 WIB

Terkini

Menteri PU Jelaskan Kasus Dugaan Korupsi di Dirjen SDA

Menteri PU Jelaskan Kasus Dugaan Korupsi di Dirjen SDA

Bisnis | Jum'at, 22 Mei 2026 | 23:05 WIB

Inovasi Baru PGTC 2026: Energy AdSport Challenge Jadi Wadah Mahasiswa Berprestasi Jalur Non-Akademis

Inovasi Baru PGTC 2026: Energy AdSport Challenge Jadi Wadah Mahasiswa Berprestasi Jalur Non-Akademis

Bisnis | Jum'at, 22 Mei 2026 | 22:53 WIB

BRI Consumer Expo Jakarta 2026 Hadir di JICC: Banjir Promo Hunian, Kendaraan, Sampai Tiket Pesawat

BRI Consumer Expo Jakarta 2026 Hadir di JICC: Banjir Promo Hunian, Kendaraan, Sampai Tiket Pesawat

Bisnis | Jum'at, 22 Mei 2026 | 22:38 WIB

Harga Aspal Jadi Mahal Gegara Rupiah Lemah, Kementerian PU Ganti Pakai Beton

Harga Aspal Jadi Mahal Gegara Rupiah Lemah, Kementerian PU Ganti Pakai Beton

Bisnis | Jum'at, 22 Mei 2026 | 21:38 WIB

DPR Soroti PSN 1 Juta Hektare, Begini Katanya

DPR Soroti PSN 1 Juta Hektare, Begini Katanya

Bisnis | Jum'at, 22 Mei 2026 | 21:20 WIB

PLN Sedang Selidiki Penyebab Mati Lampu di Sumatra Bagian Utara

PLN Sedang Selidiki Penyebab Mati Lampu di Sumatra Bagian Utara

Bisnis | Jum'at, 22 Mei 2026 | 21:16 WIB

GMFI Kejar Laba Bersih 35,1 Juta Dolar AS di 2026, Begini Strateginya

GMFI Kejar Laba Bersih 35,1 Juta Dolar AS di 2026, Begini Strateginya

Bisnis | Jum'at, 22 Mei 2026 | 21:05 WIB

Kementerian PU Butuh Rp30 Triliun untuk Bereskan 136 Perlintasan Sebidang

Kementerian PU Butuh Rp30 Triliun untuk Bereskan 136 Perlintasan Sebidang

Bisnis | Jum'at, 22 Mei 2026 | 20:59 WIB

BI Minta Publik Tak Borong Dolar, saat Masyarakat Ramai-ramai Timbun Valas di Bank

BI Minta Publik Tak Borong Dolar, saat Masyarakat Ramai-ramai Timbun Valas di Bank

Bisnis | Jum'at, 22 Mei 2026 | 20:54 WIB

Sumatra Gelap Gulita, Ini Penjelasan PLN

Sumatra Gelap Gulita, Ini Penjelasan PLN

Bisnis | Jum'at, 22 Mei 2026 | 20:41 WIB