Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.890.000
Beli Rp2.770.000
IHSG 7.623,586
LQ45 759,945
Srikehati 349,574
JII 532,247
USD/IDR 17.136

Cek Faktanya! Rokok Elektronik Memiliki Risiko Kesehatan Lebih Rendah daripada Rokok

Iwan Supriyatna | Suara.com

Selasa, 23 Januari 2024 | 05:48 WIB
Cek Faktanya! Rokok Elektronik Memiliki Risiko Kesehatan Lebih Rendah daripada Rokok
Ilustrasi vape.

Suara.com - Produk tembakau alternatif, seperti rokok elektronik, produk tembakau yang dipanaskan, dan kantong nikotin, hingga kini masih sering dipersepsikan memiliki risiko kesehatan yang sama besarnya dengan rokok.

Tapi, ternyata anggapan ini salah. Persepsi yang keliru tersebut pun dijadikan sebagai acuan untuk menilai bahwa produk tembakau alternatif bukanlah opsi yang tepat bagi perokok dewasa untuk beralih dari kebiasaan merokok.

Bagaimana fakta sebenarnya? Simak penjelasannya di bawah ini.

Risiko Lebih Rendah Dibandingkan Rokok

Public Health England (PHE), yang kini dikenal sebagai UK Health Security Agency, mempublikasikan hasil kajian berjudul “Evidence Review of E-Cigarettes and Heated Tobacco Products” pada 2018 lalu.

Hasilnya, rokok elektronik dan produk tembakau yang dipanaskan mampu mengurangi paparan risiko hingga 90-95 persen lebih rendah daripada rokok.

“Kami perlu meyakinkan perokok bahwa beralih ke produk tembakau alternatif akan jauh lebih rendah risiko daripada merokok. Akan tragis jika ribuan perokok yang ingin bisa beralih dengan bantuan produk tembakau alternatif jadi terhambat karena takut,” kata Profesor John Newton, Direktur Peningkatan Kesehatan di PHE, seperti dikutip, Selasa (23/1/2024).

Perbaiki Kualitas Kardiovaskular

Berdasarkan penelitian dari Universitas Dundee (2019), yang didanai British Heart Foundation, menyebutkan produk tembakau alternatif memiliki risiko yang lebih rendah terhadap kardiovaskular dibandingkan merokok.

Penelitian ini melakukan observasi terhadap 114 orang, yang telah merokok setidaknya 15 batang sehari selama dua tahun. Hasilnya, dalam rentang satu bulan setelah beralih dari rokok ke produk tembakau alternatif, kondisi pembuluh darah, termasuk tekanan dan kekakuan arteri, mulai membaik.

“Penelitian ini menunjukkan bahwa rokok elektronik memiliki risiko yang lebih rendah bagi pembuluh darah Anda dibandingkan merokok. Hanya dalam satu bulan setelah beralih, kesehatan pembuluh darah mereka sudah mulai pulih,” kata Profesor Jeremy Perason, Associate Medical di British Heart Foundation.

Rokok Elektronik Tak Sebabkan Masalah Kesehatan Gusi

Dari dalam negeri, Fakultas Kedokteran Gigi Universitas Padjadjaran (Bandung) telah melakukan kajian klinis dengan judul “Respon Gusi Pada Pengguna Vape (Rokok Elektronik) Saat Mengalami Peradangan Gusi Buatan (Gingivitas Experimental)”.

Penelitian tersebut untuk mengetahui sejauh mana produk tembakau alternatif memiliki dampak bagi pertahanan gusi terhadap bakteri plak gigi pada pengguna vape (rokok elektronik) dibandingkan pada perokok yang tidak beralih.

“Hasil penelitian ini membuktikan bahwa pengguna vape (rokok elektronik) yang telah berhenti dari merokok menunjukkan perbaikan kualitas gusi yang sama seperti yang dialami oleh non-perokok. Artinya, kondisi pertahanan gusi pengguna vape (rokok elektronik) telah kembali normal,” kata peneliti Unpad, Profesor Amaliya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Produk Tembakau Alternatif Terbukti Efektif Turunkan Prevalensi Merokok

Produk Tembakau Alternatif Terbukti Efektif Turunkan Prevalensi Merokok

Bisnis | Senin, 15 Januari 2024 | 11:25 WIB

Ketemu Petani Tembakau Di Jombang, Kampanye Ganjar Banjir Keluhan

Ketemu Petani Tembakau Di Jombang, Kampanye Ganjar Banjir Keluhan

Kotak Suara | Sabtu, 13 Januari 2024 | 23:51 WIB

Apa Itu Rokok Herbal? Bisnis yang Bikin Ustaz Solmed Kaya Raya hingga Punya Rumah Mewah

Apa Itu Rokok Herbal? Bisnis yang Bikin Ustaz Solmed Kaya Raya hingga Punya Rumah Mewah

Lifestyle | Jum'at, 12 Januari 2024 | 14:51 WIB

Terkini

Rupiah Hari Ini Menguat ke Rp17.134 per Dolar AS, Simak Prediksi Pergerakannya

Rupiah Hari Ini Menguat ke Rp17.134 per Dolar AS, Simak Prediksi Pergerakannya

Bisnis | Kamis, 16 April 2026 | 09:51 WIB

Harga Emas Antam Longsor Lagi Jadi Rp 2.888.000/Gram, Cek Daftarnya

Harga Emas Antam Longsor Lagi Jadi Rp 2.888.000/Gram, Cek Daftarnya

Bisnis | Kamis, 16 April 2026 | 09:25 WIB

Akses Selat Hormuz Bakal Dibuka, Harga Minyak Dunia Melemah

Akses Selat Hormuz Bakal Dibuka, Harga Minyak Dunia Melemah

Bisnis | Kamis, 16 April 2026 | 09:25 WIB

IHSG Lompat Tinggi Lagi ke Level 7.663 di Kamis Pagi

IHSG Lompat Tinggi Lagi ke Level 7.663 di Kamis Pagi

Bisnis | Kamis, 16 April 2026 | 09:17 WIB

Emiten Bandel Tak Mau Buyback saat Delisting, Ini Kata BEI

Emiten Bandel Tak Mau Buyback saat Delisting, Ini Kata BEI

Bisnis | Kamis, 16 April 2026 | 09:15 WIB

Gandeng TikTok, Kemnaker Siapkan Talenta Digital untuk Perluas Kesempatan Kerja

Gandeng TikTok, Kemnaker Siapkan Talenta Digital untuk Perluas Kesempatan Kerja

Bisnis | Kamis, 16 April 2026 | 09:00 WIB

Kemnaker Dorong Dunia Usaha dan Industri Buka Peluang Kerja Bagi Lansia

Kemnaker Dorong Dunia Usaha dan Industri Buka Peluang Kerja Bagi Lansia

Bisnis | Kamis, 16 April 2026 | 08:48 WIB

Belanja Lebaran 2026 Cetak Rekor, Kelas Menengah dan Gen Z Jadi Penggerak Ekonomi Indonesia

Belanja Lebaran 2026 Cetak Rekor, Kelas Menengah dan Gen Z Jadi Penggerak Ekonomi Indonesia

Bisnis | Kamis, 16 April 2026 | 08:45 WIB

Purbaya Tolak Bantuan IMF, Yakin Dana SAL Rp 420 T Milik Pemerintah Masih Cukup

Purbaya Tolak Bantuan IMF, Yakin Dana SAL Rp 420 T Milik Pemerintah Masih Cukup

Bisnis | Kamis, 16 April 2026 | 08:18 WIB

Inabuyer B2B2G Bisa Jadi Jembatan UMKM Ikut Serta Program MBG

Inabuyer B2B2G Bisa Jadi Jembatan UMKM Ikut Serta Program MBG

Bisnis | Kamis, 16 April 2026 | 08:15 WIB