Iran Stop Komunikasi dengan AS dan Ancam Blokade, Harga Minyak Langsung Naik!

M Nurhadi

Selasa, 02 Juni 2026 | 08:04 WIB
Iran Stop Komunikasi dengan AS dan Ancam Blokade, Harga Minyak Langsung Naik!
Gamsunoro, kapal tanker milik Pertamina International Shipping. [Antara]
baca 10 detik
  • Pemerintah Iran pada 1 Juni 2026 resmi menghentikan jalur komunikasi diplomatik dengan Amerika Serikat melalui pihak ketiga.
  • Teheran mengancam memblokade Selat Hormuz sebagai balasan atas operasi militer Israel dan kegagalan gencatan senjata di Libanon.
  • Dampak ancaman tersebut menyebabkan harga minyak mentah dunia melonjak tajam hingga lebih dari tujuh persen di pasar global.

Suara.com - Eskalasi geopolitik di Timur Tengah kembali berada dalam titik kritis. Pemerintah Iran melalui utusan diplomasinya mengumumkan bakal menghentikan total pertukaran pesan dengan Amerika Serikat (AS) yang selama ini dijembatani oleh pihak ketiga.

Tidak hanya itu, Teheran mengancam akan menutup secara penuh Selat Hormuz sebagai bentuk pembalasan atas apa yang mereka sebut sebagai pelanggaran gencatan senjata yang terus dilakukan oleh Israel dan AS.

Pernyataan keras tersebut disiarkan oleh media afiliasi resmi pemerintah Iran, Tasnim, pada Senin (1/6/2026) waktu setempat.

Laporan tersebut menyoroti agresivitas operasi militer Israel di Libanon yang ditekankan pada kelompok milisi Hizbullah sokongan Teheran.

"Tidak akan ada dialog apa pun yang terjadi sampai Israel menarik penuh pasukannya dari wilayah pendudukan di Libanon dan menghentikan seluruh serangan, baik di Libanon maupun di Gaza," tegas laporan resmi Tasnim.

Lebih lanjut, pihak Tasnim menyatakan bahwa front perlawanan bersama Iran telah membulatkan tekad untuk memblokade total Selat Hormuz serta mengaktifkan perlawanan di front lain, termasuk Selat Bab al-Mandeb di Laut Merah, guna memberikan efek jera bagi Israel dan para sekutunya.

Harga Minyak Dunia Langsung Meroket

Pengumuman sepihak dari Teheran ini langsung mengirimkan gelombang kejut ke pasar komoditas global. Harga minyak mentah dunia dilaporkan melonjak tajam hingga lebih dari 7% sesaat setelah laporan Tasnim dirilis.

Lonjakan ini merefleksikan kepanikan investor atas potensi mandeknya pasokan energi global, sekaligus sinyal runtuhnya upaya diplomasi yang telah berjalan selama empat bulan terakhir.

baca juga

Padahal, tiga hari sebelumnya, Presiden AS Donald Trump sempat menyatakan akan menggelar pertemuan khusus di Situation Room Gedung Putih guna memutuskan kesepakatan damai sementara (pause conflict) dengan Iran. Namun, pertemuan tingkat tinggi tersebut berakhir buntu tanpa ada keputusan final dari Trump.

Pasca-kebuntuan tersebut, militer AS dan Iran justru terlibat saling serang dalam beberapa hari terakhir, yang secara otomatis menghancurkan sisa-sisa kesepakatan gencatan senjata di lapangan. Di saat bersamaan, PM Israel Benjamin Netanyahu justru menginstruksikan perluasan serangan udara ke basis Hizbullah di pinggiran Beirut.

Menteri Luar Negeri Iran, Abbas Araghchi, melalui unggahannya menegaskan bahwa kesepakatan yang sempat diupayakan dengan AS seharusnya mengikat di semua lini pertempuran tanpa pengecualian.

"Gencatan senjata antara Iran dan AS secara mutlak berarti gencatan senjata di semua front, termasuk di Libanon. Pelanggaran di satu front adalah pelanggaran di semua front. AS dan Israel bertanggung jawab penuh atas segala konsekuensi yang timbul," tulis Araghchi.

Hingga saat ini, pihak Gedung Putih belum memberikan respons resmi terkait laporan pembekuan jalur komunikasi oleh Tasnim, sementara Komando Sentral AS (US CENTCOM) memilih menolak memberikan komentar.

Ancaman penutupan total Selat Hormuz memastikan bahwa keran ekspor minyak dari kawasan Teluk Persia tidak akan mengalami pemulihan dalam waktu dekat.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Bukan Emas, Ini Komoditas yang Diprediksi 'Cuan' di Tengah Perang AS-Iran-Israel

Bukan Emas, Ini Komoditas yang Diprediksi 'Cuan' di Tengah Perang AS-Iran-Israel

Bisnis | Selasa, 02 Juni 2026 | 07:07 WIB

Khianati Gencatan Senjata AS, Penjajah Israel Minta Restu Bom Ibu Kota Lebanon

Khianati Gencatan Senjata AS, Penjajah Israel Minta Restu Bom Ibu Kota Lebanon

News | Senin, 01 Juni 2026 | 13:24 WIB

Konflik Israel - Lebanon Memanas, Harga Minyak Dunia Melonjak Lebih dari 2 persen

Konflik Israel - Lebanon Memanas, Harga Minyak Dunia Melonjak Lebih dari 2 persen

Bisnis | Senin, 01 Juni 2026 | 10:23 WIB

Negosiasi Memanas! Trump Ubah Syarat Damai, Iran Belum Mau Mengalah

Negosiasi Memanas! Trump Ubah Syarat Damai, Iran Belum Mau Mengalah

News | Senin, 01 Juni 2026 | 08:13 WIB

Kasih Paham: Dolar Naik Gila-gilaan, Kenapa Rupiah Kita Kalah?

Kasih Paham: Dolar Naik Gila-gilaan, Kenapa Rupiah Kita Kalah?

Video | Minggu, 31 Mei 2026 | 17:32 WIB

Update Harga Minyak Dunia Usai Menhan AS 'Bantah' Omongan Donald Trump

Update Harga Minyak Dunia Usai Menhan AS 'Bantah' Omongan Donald Trump

Bisnis | Minggu, 31 Mei 2026 | 10:24 WIB

Terkini

Febrie Pertanyakan Siapa yang Perintahkan Ferry Boboho, Pengamat Soroti Celah Dakwaan

Febrie Pertanyakan Siapa yang Perintahkan Ferry Boboho, Pengamat Soroti Celah Dakwaan

News | Kamis, 15 Oktober 2026 | 20:11 WIB

5 Pelembap Bibir Pria untuk Cerahkan Bibir Gelap karena Kebiasaan Merokok

5 Pelembap Bibir Pria untuk Cerahkan Bibir Gelap karena Kebiasaan Merokok

Lifestyle | Kamis, 15 Oktober 2026 | 20:10 WIB

Diragukan Publik, Kepala BNPB Baru Cek Ulang Data Karhutla Suharyanto yang Dilaporkan ke Prabowo

Diragukan Publik, Kepala BNPB Baru Cek Ulang Data Karhutla Suharyanto yang Dilaporkan ke Prabowo

News | Kamis, 15 Oktober 2026 | 20:09 WIB

Perkuat Ekosistem Koperasi Desa, BRI Berikan Dukungan Lewat Kehadiran BRILink Agen

Perkuat Ekosistem Koperasi Desa, BRI Berikan Dukungan Lewat Kehadiran BRILink Agen

Batam | Kamis, 15 Oktober 2026 | 20:09 WIB

Bangun Fondasi Ekonomi dari Desa, BRI Optimalkan BRILink Agen untuk Dukung Koperasi Merah Putih

Bangun Fondasi Ekonomi dari Desa, BRI Optimalkan BRILink Agen untuk Dukung Koperasi Merah Putih

Malang | Kamis, 15 Oktober 2026 | 20:07 WIB

Kabut Asap Palembang Makin Parah, Jarak Pandang 50 Meter Picu Pembatalan Penerbangan

Kabut Asap Palembang Makin Parah, Jarak Pandang 50 Meter Picu Pembatalan Penerbangan

Sumsel | Kamis, 15 Oktober 2026 | 20:06 WIB

Menag Sebut Bayar Pajak Setara Ibadah Sosial, Kutip QS Al-Maidah Ayat 2

Menag Sebut Bayar Pajak Setara Ibadah Sosial, Kutip QS Al-Maidah Ayat 2

Bisnis | Kamis, 15 Oktober 2026 | 20:06 WIB

BRI Dukung Koperasi Desa Merah Putih, Perkuat Ketahanan Pangan dan Ekonomi Masyarakat

BRI Dukung Koperasi Desa Merah Putih, Perkuat Ketahanan Pangan dan Ekonomi Masyarakat

Lampung | Kamis, 15 Oktober 2026 | 20:05 WIB

Bikin Suguhan Segar, Adili Idola Bawa Warna Baru Stand Up Comedy Indonesia

Bikin Suguhan Segar, Adili Idola Bawa Warna Baru Stand Up Comedy Indonesia

Your Say | Kamis, 15 Oktober 2026 | 20:05 WIB

4 Krim Kaki Petroleum Jelly untuk Atasi Tumit Pecah-Pecah dan Kering

4 Krim Kaki Petroleum Jelly untuk Atasi Tumit Pecah-Pecah dan Kering

Lifestyle | Kamis, 15 Oktober 2026 | 20:05 WIB

×