Menebak Penyebab Harga Nikel Ambruk, Begini Kata Eks Menteri Perdagangan

M Nurhadi

Selasa, 30 Januari 2024 | 12:40 WIB
Menebak Penyebab Harga Nikel Ambruk, Begini Kata Eks Menteri Perdagangan
Sebagai Ilustrasi-Salah seorang pekerja berada di ruang produksi nikel milik PT Vale Indonesia (Tbk) yang beroperasi di Provinsi Sulawesi Tengah, Kamis (29/7/2021). ANTARA/HO

Suara.com - Eks Menteri Perdagangan dari tahun 2020 hingga 2022, Muhammad Luthfi menyebut, tidak perlu terlalu khawatir mengenai fluktuasi harga komoditas, terutama nikel hal itu merupakan hal yang lazim dalam pasar komoditas.

Dalam sebuah acara talkshow yang diselenggarakan oleh Relawan Pengusaha Muda Nasional (Repnas) bertajuk "Blak-blakan Soal Mobil Nasional dan Polemik LFP vs Nikel" di The East, Jakarta, pada Senin (29/1/2024), Luthfi menekankan, "Kita tidak boleh terlalu terpengaruh oleh perubahan harga komoditas. Pasalnya, fluktuasi harga komoditas adalah hal yang lumrah."

Ia menambahkan, komoditas nikel masih tetap diminati di pasar global sebagai salah satu bahan baku untuk pembuatan baterai. 

Namun demikian, Lutfi mengakui, muncul sejumlah masalah sejak Indonesia menerapkan larangan ekspor bijih nikel pada tahun 2019, salah satunya penurunan harga. 

Ia menduga, penurunan harga nikel bisa disebabkan oleh beberapa pedagang atau trader yang tidak senang melihat kontrol komoditas tersebut berada di tangan pihak lain, terutama dari China.

Karena mayoritas investor smelter di Indonesia memiliki asal dari China, hal ini tidak diinginkan oleh pihak lain, terutama dari negara-negara Barat. Akibatnya, harga nikel terus merosot di London Metal Exchange (LME).

Untuk diketahui, harga nikel di pasar global turun ke level 16.036 dolar AS per ton pada tanggal 22 Januari 2024, mencapai titik terendah sejak April 2021.

Luthfi menegaskan bahwa ia tidak berniat terlibat dalam spekulasi semacam itu. Dia menyadari bahwa pasar memiliki dinamika tersendiri, namun ia juga meyakini adanya upaya dari pihak-pihak tertentu untuk mengendalikan pergerakan pasar.

"Market is market, tapi saya percaya ada pihak-pihak besar yang ingin mengontrol dinamika pasar ini, itu adalah suatu teori yang berdiri sendiri. Tapi, kita tidak perlu terlibat dalam hal itu," ujarnya.

baca juga

Luthfi menyatakan bahwa Indonesia, yang kaya akan sumber daya alam, harus memanfaatkannya secara optimal untuk kepentingan nasional. Oleh karena itu, dia menekankan pentingnya kesatuan dan kekompakan Indonesia dalam menguasai pasokan, teknologi, dan memahami kebutuhan pasar.

Saat ini, kata dia, permintaan mayoritas masih dikuasai luar negeri sehingga Indonesia mau tidak mau harus memantau setiap peluang.

Untuk mencapai posisi yang lebih kuat, diperlukan kontribusi dari semua pihak agar Indonesia dapat berkembang menjadi pemain utama. Menurut Luthfi, proses ini tidaklah instan, melainkan memerlukan langkah-langkah bertahap dan waktu yang panjang.

Salah satu upaya yang sedang dilakukan oleh pemerintah adalah melalui hilirisasi sejumlah komoditas, terutama nikel.

"Kita baru memiliki pasokan, sementara teknologi dan permintaan masih dipegang oleh pihak luar. Jadi, kita hanya dapat mengikuti permainan ini. Ini bukanlah sesuatu yang bisa langsung diambil alih, seperti menggigit cabai yang langsung terasa pedas, tidak mungkin," ungkapnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Siap Adu Data Dengan Luhut, Tom Lembong Terima Ajakan Cak Imin Cek Tambang Nikel

Siap Adu Data Dengan Luhut, Tom Lembong Terima Ajakan Cak Imin Cek Tambang Nikel

News | Selasa, 30 Januari 2024 | 12:31 WIB

Luhut Sebut RI dan China Juga Kembangkan Baterai LFP, Tom Lembong Gembira

Luhut Sebut RI dan China Juga Kembangkan Baterai LFP, Tom Lembong Gembira

Bisnis | Selasa, 30 Januari 2024 | 10:17 WIB

Beda Baterai LFP dan Nikel untuk Kendaraan Listrik, Mana yang Paling Joss?

Beda Baterai LFP dan Nikel untuk Kendaraan Listrik, Mana yang Paling Joss?

Lifestyle | Senin, 29 Januari 2024 | 16:53 WIB

Mengulas Industri Nikel dan Perkembangannya di Indonesia

Mengulas Industri Nikel dan Perkembangannya di Indonesia

Your Say | Minggu, 28 Januari 2024 | 13:50 WIB

Pemerintah Bandingkan Keunggulan-Kekurangan NMC dengan LFP, Mana yang Lebih Bagus?

Pemerintah Bandingkan Keunggulan-Kekurangan NMC dengan LFP, Mana yang Lebih Bagus?

Bisnis | Sabtu, 27 Januari 2024 | 12:58 WIB

Tom Lembong Vs Luhut dan Bahlil soal Nikel: Tabiat Elit Politik Sibuk Urus Kepentingan Industri Dibanding Rakyat!

Tom Lembong Vs Luhut dan Bahlil soal Nikel: Tabiat Elit Politik Sibuk Urus Kepentingan Industri Dibanding Rakyat!

News | Sabtu, 27 Januari 2024 | 09:20 WIB

Terkini

Optimalisasi KUR Jadi Kunci Perluasan Peluang Kerja Pekerja Migran ke Luar Negeri

Optimalisasi KUR Jadi Kunci Perluasan Peluang Kerja Pekerja Migran ke Luar Negeri

News | Rabu, 04 November 2026 | 17:45 WIB

Ulasan Do You Like Brahms?: Jatuh Bangun Mahasiswa Musik Mengejar Mimpi

Ulasan Do You Like Brahms?: Jatuh Bangun Mahasiswa Musik Mengejar Mimpi

Your Say | Rabu, 04 November 2026 | 17:45 WIB

Cara Dapat Beasiswa Riset BAZNAS 2026, Ini Syarat dan Link Pendaftarannya

Cara Dapat Beasiswa Riset BAZNAS 2026, Ini Syarat dan Link Pendaftarannya

Lifestyle | Rabu, 04 November 2026 | 17:37 WIB

Gubernur Sulsel Luncurkan Beasiswa Yatim-Piatu 2026: Tanpa Biaya, Ini Syarat dan Cara Daftar

Gubernur Sulsel Luncurkan Beasiswa Yatim-Piatu 2026: Tanpa Biaya, Ini Syarat dan Cara Daftar

Sulsel | Rabu, 04 November 2026 | 17:35 WIB

DKI Jakarta Angkat 15 PNS Disabilitas, Masih Ada 73 Kuota yang Belum Terisi

DKI Jakarta Angkat 15 PNS Disabilitas, Masih Ada 73 Kuota yang Belum Terisi

News | Rabu, 04 November 2026 | 17:34 WIB

Bye Bibir Kering! Ini 5 Lip Balm Madu yang Ampuh Melembapkan

Bye Bibir Kering! Ini 5 Lip Balm Madu yang Ampuh Melembapkan

Your Say | Rabu, 04 November 2026 | 17:30 WIB

Gaya Listyo Sigit Prabowo dengan Bintang 4 di Kerah Baju dan Jas Dicibir Publik

Gaya Listyo Sigit Prabowo dengan Bintang 4 di Kerah Baju dan Jas Dicibir Publik

News | Rabu, 04 November 2026 | 17:21 WIB

Fantastis! Harta Kekayaan Ariyo Windutomo, Plt KSP Pengganti Listyo Sigit

Fantastis! Harta Kekayaan Ariyo Windutomo, Plt KSP Pengganti Listyo Sigit

Lifestyle | Rabu, 04 November 2026 | 17:20 WIB

Honda RS125 Edisi Terakhir Jadi Penanda Berakhirnya Era Motor Bebek Sporty

Honda RS125 Edisi Terakhir Jadi Penanda Berakhirnya Era Motor Bebek Sporty

Otomotif | Rabu, 04 November 2026 | 17:20 WIB

Gerindra Yakin Fakta Baru Kasus Penyadapan Prabowo Akan Terungkap: Apa Motif di Baliknya?

Gerindra Yakin Fakta Baru Kasus Penyadapan Prabowo Akan Terungkap: Apa Motif di Baliknya?

News | Rabu, 04 November 2026 | 17:17 WIB

×