Pemerintah Bandingkan Keunggulan-Kekurangan NMC dengan LFP, Mana yang Lebih Bagus?

Achmad Fauzi Suara.Com
Sabtu, 27 Januari 2024 | 12:58 WIB
Pemerintah Bandingkan Keunggulan-Kekurangan NMC dengan LFP, Mana yang Lebih Bagus?
ilustrasi serba-serbi baterai LFP (Freepik)

Suara.com - Kementerian ESDM ikut buka suara membandingkan keunggulan baterai kendaraan listrik dari nikel atau NMC dengan Lithium Ferro Phosphate (LFP).

Topik LFP dengan NMC memang tengah gencang diperbincangkan publik, setelah muncul dalam debat Calon Wakil Presiden (Cawapres) pekan lalu.

Lantas, mana baterai kendaraan listrik yang lebih bagus dari sisi pemerintah?

Staf Khusus Menteri ESDM Bidang Percepatan Pengembangan Industri Sektor ESDM, Agus Tjahjana menjelaskan, sebenarnya LFP memiliki kekurangan dibandingkan NMC. Misalnya, dari sisi kepadatan energi, LFP masih kalah dibanding NMC.

"Bahwa LFP itu ada kekurangannya dibanding NMC. Density daripada energinya lebih rendah. Kalau dari skala 10 density energinya nikel, yang LFP density-nya 5," ujarnya di Kementerian ESDM Jakarta yang dikutip, Sabtu (27/1/2024).

Baca Juga: Pembelaan Luhut Terkait Harga Nikel Anjlok: Kalau Terlalu Tinggi Bisa Berbahaya!

Agus melanjutkan, LFP juga menambah berat massa motor. Dia menghitung motor listrik hanya seberat 10-11 kg jika menggunakan baterai dari NMC, sedangkan, menggunakan LFP berat massa motor listrik bisa mencapai 17 kg.

"Karena density-nya lebih kecil sehingga perlu barangnya lebih besar. Kalau kamu pakai mobil mahal habis beratnya sama baterai, ya nggak cocok. Kalau barang mahal pakai baterai mahal saja, yang enteng jaraknya bisa jauh," jelas dia.

Agus menuturkan, LFP bagus diperuntukkan untuk kendaraan besar mulai dari truk hingga bus. Pasalnya, kendaraan tersebut memang memiliki berat yang besar.

Baca Juga: Tom Lembong Vs Luhut dan Bahlil soal Nikel: Tabiat Elit Politik Sibuk Urus Kepentingan Industri Dibanding Rakyat!

Selain itu, tambah dia, LFP kebanyakan untuk digunakan untuk mobil murah.

"Coba tanya Ioniq, Ioniq kan pakai NMC," ucap dia.

Namun demikian, Agus mengakui memang LFP bisa berumur panjang, karena panasnya bisa lebih rendah.

"LFP lebih bagus, kenapa, karena LFP itu panasnya lebih kecil, karena nyedotnya dayanya lebih rendah. Kalau panas lebih tinggi umurnya agak pendek. Tapi itu semuanya yang lagi dicoba supaya umur lebih panjang, jarak tempuh lebih panjang, lebih murah, itu tantangan teknologi," pungkas dia.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tes Kepintaran GTA Kamu Sebelum Grand Theft Auto 6 Rilis!
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis: Kamu Tipe Red Flag, Green Flag, Yellow Flag atau Beige Flag?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Apa Kabar Kamu Hari Ini? Cek Pesan Drakor untuk Hatimu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tablet Apa yang Paling Cocok sama Gaya Hidup Kamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Film Makoto Shinkai Mana yang Menggambarkan Kisah Cintamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kalau Jadi Superhero, Kamu Paling Mirip Siapa?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Destinasi Liburan Mana yang Paling Cocok dengan Karakter Kamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Merek Sepatu Apa yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Karakter Utama di Drama Can This Love be Translated?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Menu Kopi Mana yang "Kamu Banget"?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kamu Tipe Kepribadian MBTI Apa Sih Sebenarnya?
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI