Ibu-ibu Majelis Taklim Bersuara Jelang Pencoblosan, Minta Pemilu Jujur dan Adil

Mohammad Fadil Djailani

Rabu, 31 Januari 2024 | 12:41 WIB
Ibu-ibu Majelis Taklim Bersuara Jelang Pencoblosan, Minta Pemilu Jujur dan Adil
Para ibu-ibu pengajian ini meminta penyelenggaraan hajatan Pemilu harus jujur, adil, bermartabat dan damai.

Suara.com - Menjelang hari pencoblosan pada 14 Februari 2024 mendatang para ibu-ibu majelis taklim ikut bersuara soal politik. Para ibu-ibu pengajian ini meminta penyelenggaraan hajatan Pemilu harus jujur, adil, bermartabat dan damai.

Ketua Harakah Majelis Taklim Indonesia, Hj Nurhayati Murthado mengatakan pemilihan presiden dan legislatif merupakan hajat penting bangsa Indonesia yang menentukan arah bangsa dan negara ke depan.

Dirinya pun meminta penyelenggarannya harus jujur dan adil dan meninggalkan praktik politik yang kotor.

"Namun, kita menyaksikan proses Pilpres dan Pileg yang terjadi telah mencederai etika bernegara, rasa keadilan, akhlak bangsa dan akal sehat masyarakat," kata Nurhayati dalam acara Seruan Moral Majelis Taklim Indonesia di Jakarta pada Rabu (31/1/2024).

Dirinya pun sedikit menyinggung soal pelanggaran etik yang terjadi di Mahkamah Konstitusi (MK) hingga ketidaknetralan Presiden Jokowi.

"Ada pelanggaran etik di Mahkamah Konstitusi, ketidaknetralan Presiden, pejabat dan aparatur negara, penyalahgunaan kekuasaan dan fasilitas negara, politik uang, pemaksaan untuk memiliki paslon tertentu, serta intimidasi kepada pihak yang berbeda pilihan," katanya.

Untuk itu, Majelis Taklim Indonesia sebagai bagian dari organisasi di Tanah Air merasa terpanggil dan tergerak untuk menyampaikan seruan moral kepada semua pihak agar berperan aktif menciptakan Pemilu jujur, adil, damai dan martabat.

"Hanya dengan pemilu yang demikianlah para pemimpin bangsa yang dihasilkan oleh Pilpres dan Pileg akan memperoleh kepercayaan rakyat, sehingga gilirannya akanmendapatkan pertolongan Allah," pungkasnya.

baca juga
Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

PPLN New York Temukan 198 Data Pemilih Ganda, Ini Penyebabnya

PPLN New York Temukan 198 Data Pemilih Ganda, Ini Penyebabnya

Kotak Suara | Rabu, 31 Januari 2024 | 12:32 WIB

Adu Jam Tangan Cak Imin dan Gibran Rakabuming, Harganya Disebut di Luar Nurul

Adu Jam Tangan Cak Imin dan Gibran Rakabuming, Harganya Disebut di Luar Nurul

Your Say | Rabu, 31 Januari 2024 | 10:16 WIB

Soal Dugaan Unggah Pasal Palsu Pemilu, Anies Respons Pelaporan Tom Lembong ke Bawaslu

Soal Dugaan Unggah Pasal Palsu Pemilu, Anies Respons Pelaporan Tom Lembong ke Bawaslu

Video | Rabu, 31 Januari 2024 | 10:00 WIB

Terkini

Kapolres Bogor Bantah Pelaku Pembunuhan Bobotoh Suporter Persikabo: Bukan Suporter Klub Mana Pun

Kapolres Bogor Bantah Pelaku Pembunuhan Bobotoh Suporter Persikabo: Bukan Suporter Klub Mana Pun

Jabar | Senin, 02 November 2026 | 22:57 WIB

Aturan Baru Batas Penghasilan Tidak Kena Pajak Meluncur 2027?

Aturan Baru Batas Penghasilan Tidak Kena Pajak Meluncur 2027?

Bisnis | Senin, 02 November 2026 | 22:52 WIB

KPK Sita Rp106,3 Miliar di Kasus ATR/BPN, Kuasa Hukum Summarecon Buka Suara

KPK Sita Rp106,3 Miliar di Kasus ATR/BPN, Kuasa Hukum Summarecon Buka Suara

Bogor | Senin, 02 November 2026 | 22:49 WIB

Kapolda Banten Larang Polisi dan Tamu Ngevape di Kantor Kepolisian, Pelanggar Terancam Sanksi

Kapolda Banten Larang Polisi dan Tamu Ngevape di Kantor Kepolisian, Pelanggar Terancam Sanksi

Banten | Senin, 02 November 2026 | 22:39 WIB

Dijanjikan Gaji Rp50 Juta dan Bonus Rp620 Juta, 58 WNI Terjebak TPPO Tentara Bayaran Rusia

Dijanjikan Gaji Rp50 Juta dan Bonus Rp620 Juta, 58 WNI Terjebak TPPO Tentara Bayaran Rusia

Sumsel | Senin, 02 November 2026 | 22:36 WIB

Disentil PSI soal AHY Ingin Jadi Wapres Imbas Putusan MA soal Gibran, Jansen: Terlalu Jauh!

Disentil PSI soal AHY Ingin Jadi Wapres Imbas Putusan MA soal Gibran, Jansen: Terlalu Jauh!

News | Senin, 02 November 2026 | 22:29 WIB

Viral Nasabah MNC Bank Tak Bisa QRIS dan Transaksi Dibatasi, Netizen: Krisis Keuangan?

Viral Nasabah MNC Bank Tak Bisa QRIS dan Transaksi Dibatasi, Netizen: Krisis Keuangan?

Bisnis | Senin, 02 November 2026 | 22:26 WIB

Aksi Timnas Indonesia di Piala Asia 2027 Terancam Ditunda, AFC Masih Tunggu Situasi Arab Saudi

Aksi Timnas Indonesia di Piala Asia 2027 Terancam Ditunda, AFC Masih Tunggu Situasi Arab Saudi

Bola | Senin, 02 November 2026 | 22:15 WIB

Dua Korporasi Sudah Diselidiki, WALHI Kini Laporkan 9 Perusahaan soal Karhutla Jambi

Dua Korporasi Sudah Diselidiki, WALHI Kini Laporkan 9 Perusahaan soal Karhutla Jambi

Sumsel | Senin, 02 November 2026 | 22:06 WIB

Copot Kapolres Sukoharjo Usai Penggeledahan Ponpes, Langkah Kapolri Panen Pujian Ulama Bogor

Copot Kapolres Sukoharjo Usai Penggeledahan Ponpes, Langkah Kapolri Panen Pujian Ulama Bogor

News | Senin, 02 November 2026 | 21:51 WIB

×