Strategi Bisnis Berkelanjutan LPKR Atasi Krisis Iklim

Iwan Supriyatna

Rabu, 21 Februari 2024 | 14:36 WIB
Strategi Bisnis Berkelanjutan LPKR Atasi Krisis Iklim
PT Lippo Karawaci Tbk (LPKR) mengungkapkan rencana jangka panjang dalam agenda berkelanjutan hingga tahun 2030 untuk mengatasi permasalahan krisis iklim.

Suara.com - PT Lippo Karawaci Tbk (LPKR) mengungkapkan rencana jangka panjang dalam agenda berkelanjutan hingga tahun 2030 untuk mengatasi permasalahan krisis iklim.

LPKR menyadari bahwa krisis iklim merupakan salah satu risiko paling signifikan terhadap kelangsungan bisnis. Saat ini, bisnis di seluruh dunia telah merasakan dampak perubahan iklim, termasuk LPKR.

Oleh sebab itu, terdapat urgensi bagi LPKR untuk mempercepat upaya mitigasi dan adaptasi terhadap perubahan iklim selagi ikut bertransisi menuju ekonomi yang lebih rendah karbon dan berkelanjutan.

Dalam merumuskan pendekatan terhadap ketahanan iklim, LPKR mengadopsi rekomendasi dari Task Force on Climate-Financial Disclosures (TCFD) yang memberikan panduan bagi perusahaan tentang cara mengelola risiko dan peluang terkait iklim yang berhubungan dengan kinerja keuangan.  

Group CEO LPKR John Riady menyampaikan bahwa perseroan telah menetapkan target lingkungan di bawah Agenda Keberlanjutan 2030 tentang pengurangan emisi GRK, konsumsi dan pengolahan air berkelanjutan, serta pengelolaan limbah.

"LPKR juga memantau metrik terkait iklim tertentu untuk melacak kemajuan terhadap target yang ditentukan," kata John Riady ditulis Rabu (21/2/2024).

Dari sisi emisi operasional, LPKR telah mengurangi 30% intensitas emisi bangunan pada tahun 2022 dengan baseline sebesar 0,164 ktCO2e/m2 pada tahun 2019. Pada tahun 2030, LPKR menargetkan pengurangan intensitas emisi bangunan hingga 35%.

Dalam manajemen air, LPKR merealisasikan 15% konsumsi air dari sumber air berkelanjutan pada tahun 2022. Diharapkan pada tahun 2030, konsumsi dari sumber air berkelanjutan mencapai 20%.

Untuk pengolahan air, LPKR mencapai 19% peningkatan volume air yang diolah dari sumber air berkelanjutan pada tahun 2022, dari baseline 520.000 m3 pada tahun 2019.

baca juga

Pada tahun 2030, perusahaan menargetkan peningkatan volume air yang diolah dari sumber air berkelanjutan mencapai 30%. Terkait pengalihan limbah, LPKR mengalihkan 1.400 ton limbah ke tempat pembuangan akhir (TPA) pada tahun 2022. Pada tahun 2030, LPKR menargetkan untuk menggandakan realisasi pada tahun 2022.

John menambahkan LPKR ke depan akan terus berupaya untuk meningkatkan pengungkapan iklim dan praktik manajemen risiko agar lebih selaras dengan rekomendasi TCFD.

"LPKR juga akan terus membangun upaya ketahanan iklim sekaligus memosisikan diri untuk memanfaatkan transisi global menuju ekonomi rendah karbon." pungkas John.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

LPKR Terapkan 4 Pilar Utama untuk Mendukung Agenda Berkelanjutan

LPKR Terapkan 4 Pilar Utama untuk Mendukung Agenda Berkelanjutan

Bisnis | Selasa, 13 Februari 2024 | 11:52 WIB

LPKR Andalkan Lippo Village untuk Pacu Pra Penjualan

LPKR Andalkan Lippo Village untuk Pacu Pra Penjualan

Bisnis | Selasa, 13 Februari 2024 | 11:43 WIB

Dukung Bisnis Berkelanjutan, LPKR Komitmen Kembangkan Infrastruktur Kawasan

Dukung Bisnis Berkelanjutan, LPKR Komitmen Kembangkan Infrastruktur Kawasan

Bisnis | Jum'at, 09 Februari 2024 | 13:23 WIB

Terkini

Pemerintah Kucurkan Rp1,235 Triliun, Pemprov Riau Kebagian Rp30 M untuk Karhutla

Pemerintah Kucurkan Rp1,235 Triliun, Pemprov Riau Kebagian Rp30 M untuk Karhutla

Riau | Minggu, 01 November 2026 | 07:43 WIB

Dengar Taklimat Prabowo di Hambalang, Kadin Ungkap Investasi Dalam Negeri Hampir Rp2.000 Triliun

Dengar Taklimat Prabowo di Hambalang, Kadin Ungkap Investasi Dalam Negeri Hampir Rp2.000 Triliun

News | Minggu, 01 November 2026 | 07:37 WIB

Review The Longest Wait: Skuad Lokal dan Diaspora dalam Satu Impian Bersama

Review The Longest Wait: Skuad Lokal dan Diaspora dalam Satu Impian Bersama

Your Say | Minggu, 01 November 2026 | 07:30 WIB

Kapolda Kepri Ancam Sanksi Berat 4 Polisi Terlibat Penyalahgunaan Narkoba

Kapolda Kepri Ancam Sanksi Berat 4 Polisi Terlibat Penyalahgunaan Narkoba

Batam | Minggu, 01 November 2026 | 07:07 WIB

CL 2NE1 Dikabarkan dalam Pembicaraan Bergabung dengan THEBLACKLABEL

CL 2NE1 Dikabarkan dalam Pembicaraan Bergabung dengan THEBLACKLABEL

Your Say | Minggu, 01 November 2026 | 07:00 WIB

Polda Tetapkan 33 Tersangka Karhutla Kaltim, Dua di Antaranya Korporasi

Polda Tetapkan 33 Tersangka Karhutla Kaltim, Dua di Antaranya Korporasi

Kaltim | Minggu, 01 November 2026 | 06:51 WIB

Arwin AS Berpulang, Bupati Bengkalis Kenang Jasa Bapak Pembangunan Siak

Arwin AS Berpulang, Bupati Bengkalis Kenang Jasa Bapak Pembangunan Siak

Riau | Minggu, 01 November 2026 | 06:38 WIB

Arwin AS Wafat, Bupati Afni Kenang Pesan Terakhir: Jaga Siak, Jangan Menyerah

Arwin AS Wafat, Bupati Afni Kenang Pesan Terakhir: Jaga Siak, Jangan Menyerah

Riau | Minggu, 01 November 2026 | 06:17 WIB

Berapa Normal Asam Urat pada Wanita 40 Tahun ke Atas? Ini Batas dan Ciri-cirinya

Berapa Normal Asam Urat pada Wanita 40 Tahun ke Atas? Ini Batas dan Ciri-cirinya

Health | Minggu, 01 November 2026 | 06:10 WIB

Satu Pelaku Curas di Bekasi Ditangkap, Polisi Dalami Keterkaitan dengan 12 Kasus Lain

Satu Pelaku Curas di Bekasi Ditangkap, Polisi Dalami Keterkaitan dengan 12 Kasus Lain

Jabar | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 23:16 WIB

×