Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.655.000
Beli Rp2.530.000
IHSG 6.177,139
LQ45 609,402
Srikehati 299,172
JII 368,427
USD/IDR 17.821

Perkuat Bisnis Aviasi, InJourney Bentuk Subholding Baru

Achmad Fauzi

Jum'at, 23 Februari 2024 | 17:12 WIB
Perkuat Bisnis Aviasi, InJourney Bentuk Subholding Baru
Sejumlah maskapai terparkir di Bandara Udara Internasional Kualanamu di Deli Serdang, Sumatera Utara. [Dok.Antara]

Suara.com - Holding BUMN Pariwisata dan Aviasi atau InJourney kembali menata kembali industri aviasi dari sisi cargo. Salah satunya dengan membentuk subholding baru yaitu PT Integrasi Aviasi Solusi atau dikenal dengan nama InJourney Aviation Services (IAS).

IAS bergerak dalam memberikan layanan aviasi support untuk mendukung bandara serta maskapai penerbangan.

InJourney Aviation Services (IAS) yang terbentuk dari konsolidasi sembilan anak usaha dibawah PT Angkasa Pura I dan PT Angkasa Pura II memiliki 4 portfolio bisnis dengan 12 layanan bisnis. Empat portfolio bisnis IAS yaitu Ground Handling & Cargo Terminal, Logistics, Hospitality dan Operation Support.

Melalui ke-empat portofolio bisnis tersebut, IAS akan memberikan pelayanan profesional serta menghasilkan produk yang kompetitif untuk pasar Indonesia dan regional, serta mendukung mempercepat pertumbuhan industri pariwisata.

Baca Juga
Erick Thohir Punya 9 Proyek Strategis yang Belum Kelar, Bisa Rampung Sebelum Ganti Pemerintahan?

"Melalui konsolidasi dan fokus pada lini bisnis, kami yakin InJourney Aviation Service akan dapat meningkatkan esiensi, efektitas, serta kualitas layanan aviasi support sehingga berdaya saing global, baik dari sisi profesionalisme maupun protabilitas," ujar Direktur Utama InJourney Aviation Services, Dendi T Danianto dalam keterangannya, Jumat (23/2/2024).

Di sisi lain, InJourney Aviation Services akan menciptakan Value Creation yang akan membawa perusahaan berkembang lebih pesat.

InJourney Aviation Services ditargetkan menjadi kekuatan sentral dalam memberikan layanan pendukung bandar udara serta maskapai penerbangan demi pertumbuhan industri pariwisata Indonesia dan siap menjadi Top 10 Global Player di industri layanan aviasisupport.

IAS ini resmi dibentuk pada 4 Januari 2024 merupakan konsolidasi Sembilan anak usaha di bawah AP 1, AP II dan Garuda yang akan fokus pada seluruh kegiatan yang berkaitan dengan layanan bandara dan kargo.

baca juga

Empat portfolio bisnis utama IAS yaitu, Ground Handling & Cargo Terminal, Logistics, Hospitality dan Operation Support dengan memberikan 12 layanan penerbangan dan logistik yang kompeten dan kompetitif. 

"Kami optimis InJourney Aviation Services akan dapat menjadi bagian penting dalam pertumbuhan ekosistem pariwisata Indonesia dan pemimpin industri aviasi support. Hal ini karena InJourney Aviation Service memiliki potensi yang besar mulai dari pasar yang dilayani, teknologi yang akan dikembangkan, inovasi layanan yang akan mengubah industri, serta komitmen dari para stakeholder yaitu mulai dari BUMN holding, karyawan hingga para partner," pungkas Dendi.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Angkasa Pura II Gelar Apel Bulan K3 Nasional hingga Inspeksi RSC dan TSC

Angkasa Pura II Gelar Apel Bulan K3 Nasional hingga Inspeksi RSC dan TSC

Bisnis | Rabu, 21 Februari 2024 | 17:10 WIB

Pembelian Tiket F1 PowerBoat di Danau Toba Mulai Dibuka, Segini Harganya

Pembelian Tiket F1 PowerBoat di Danau Toba Mulai Dibuka, Segini Harganya

Bisnis | Selasa, 20 Februari 2024 | 16:06 WIB

Pesawat AirAsia Tergelincir Saat akan Menuju Apron Bandara Komodo di Labuan Bajo

Pesawat AirAsia Tergelincir Saat akan Menuju Apron Bandara Komodo di Labuan Bajo

News | Senin, 19 Februari 2024 | 16:16 WIB

Terkini

Purbaya Tetap Ngotot Ekonomi RI Kuat Meski Banyak Protes, Ini Buktinya

Purbaya Tetap Ngotot Ekonomi RI Kuat Meski Banyak Protes, Ini Buktinya

Bisnis | Senin, 22 Juni 2026 | 16:41 WIB

Rupiah Terperosok Jatuh ke Level Rp17.843/Dolar AS

Rupiah Terperosok Jatuh ke Level Rp17.843/Dolar AS

Bisnis | Senin, 22 Juni 2026 | 16:00 WIB

Profil PT Esa Medika Mandiri Tbk (EMMI): Emiten Alkes, Pemegang Saham dan Prospek

Profil PT Esa Medika Mandiri Tbk (EMMI): Emiten Alkes, Pemegang Saham dan Prospek

Bisnis | Senin, 22 Juni 2026 | 15:19 WIB

Industri Kopi Berpotensi Bikin Cuan Negara, Tapi Baristanya Banyak Nggak Profesional

Industri Kopi Berpotensi Bikin Cuan Negara, Tapi Baristanya Banyak Nggak Profesional

Bisnis | Senin, 22 Juni 2026 | 14:40 WIB

Profil PT Nitrasanata Dharma Tbk (JECX): Prospek IPO, Pemilik Saham dan Bisnis

Profil PT Nitrasanata Dharma Tbk (JECX): Prospek IPO, Pemilik Saham dan Bisnis

Bisnis | Senin, 22 Juni 2026 | 14:26 WIB

Emiten Pengolah Limbah MHKI Bagikan Dividen Rp9,9 Miliar, Catat Jadwalnya

Emiten Pengolah Limbah MHKI Bagikan Dividen Rp9,9 Miliar, Catat Jadwalnya

Bisnis | Senin, 22 Juni 2026 | 14:25 WIB

Aturan Outsourcing Bakal Dirombak Total, Ini Kata Said Iqbal dan Wamenaker

Aturan Outsourcing Bakal Dirombak Total, Ini Kata Said Iqbal dan Wamenaker

Bisnis | Senin, 22 Juni 2026 | 14:16 WIB

Investor Asing Bawa Kabur Dana Rp771 Miliar, BUMI hingga BUKA Jadi Sasaran

Investor Asing Bawa Kabur Dana Rp771 Miliar, BUMI hingga BUKA Jadi Sasaran

Bisnis | Senin, 22 Juni 2026 | 14:08 WIB

Benarkah Patriot Bond dan Merah Putih Bond Jadi Mesin Pencuci Uang Legal?

Benarkah Patriot Bond dan Merah Putih Bond Jadi Mesin Pencuci Uang Legal?

Bisnis | Senin, 22 Juni 2026 | 14:08 WIB

Harga Bitcoin Menguat Tembus Level US$ 64.000, Siap Menuju 100.000 Dolar AS?

Harga Bitcoin Menguat Tembus Level US$ 64.000, Siap Menuju 100.000 Dolar AS?

Bisnis | Senin, 22 Juni 2026 | 14:02 WIB