Perluas Akses Pembiayaan, LPDB-KUMKM Kolaborasi dengan Aspenda

Fabiola Febrinastri, Restu Fadilah

Senin, 26 Februari 2024 | 13:34 WIB
Perluas Akses Pembiayaan, LPDB-KUMKM Kolaborasi dengan Aspenda
Rapat koordinasi lembaga penjamin. (Dok: LPDB-KUMKM)

Suara.com - Sektor koperasi di Indonesia menjadi bagian penting bagi pertumbuhan dan juga pergerakan ekonomi masyakarat di berbagai sektor. Mulai dari sektor simpan pinjam, perdagangan, pangan, kerajinan tangan, hingga pariwisata, koperasi memegang peranan penting yang tidak bisa dilepaskan dari pertumbuhan ekonomi masyarakat baik secara regional maupun nasional.

Dari kondisi tersebut, Lembaga Pengelola Dana Bergulir Koperasi, Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (LPDB-KUMKM) sebagai satuan kerja dari Kementerian Koperasi dan UKM yang fokus dalam pembiayaan dan pinjaman dana bergulir kepada koperasi terus memperkuat ekosistem pembiayaan sektor tersebut. Hal ini tercermin dengan adanya penguatan sinergi antara LPDB-KUMKM dengan Lembaga-lembaga penjaminan dari berbagai daerah untuk satu visi dan satu tujuan dalam mengembangkan sektor koperasi untuk lebih maju dan naik kelas.

Direktur Utama LPDB-KUMKM, Supomo mengatakan, peranan lembaga penjaminan menjadi sangat strategis dalam ekosistem pembiayaan atau pinjaman dana bergulir dari LPDB-KUMKM kepada koperasi.

"Dengan ini kami mengajak kepada lembaga penjaminan dari berbagai daerah untuk secara bersama sama memperkuat koperasi-koperasi di Indonesia dengan pinjaman atau pembiayaan dana bergulir," kata Supomo dalam keterangannya, Senin (26/2/2024).

Menurut Supomo, dengan adanya lembaga penjaminan, koperasi-koperasi yang ingin mengajukan pinjaman atau pembiayaan dana bergulir kepada LPDB-KUMKM bisa lebih dimudahkan karena dapat mengajukan penjaminan, bilamana aset koperasi belum terpenuhi untuk persyaratan pinjaman.

"Dengan ada lembaga penjaminan, jika koperasi secara bisnis sehat, legalitas baik, dan aspek penilaian koperasi bagus, hanya saja dari sisi aset belum terpenuhi, disinilah peran lembaga penjaminan untuk membantu koperasi," tambah Supomo.

Dengan target pemerintah untuk mengejar Indonesia Emas pada 2045 ke depan, lanjut Supomo, diperlukan sinergi antar lembaga dalam mendukung sektor-sektor produktif yang memiliki dampak ganda ekonomi.

"Dukungan kepada sektor produktif akan semakin meningkat, apalagi yang memliki dampak pembukaan lapangan kerja, produk orientasi ekspor, hingga pengentasan kemiskinan, di 2024 LPDB-KUMKM terus memperkuat sektor produktif dengan penyaluran dana bergulir tentunya, dan kami membutuhkan peran lembaga penjaminan," kata Supomo.

Dalam kegiatan Rapat Koordinasi antara LPDB-KUMKM dan Lembaga Penjaminan Daerah juga dilaksanakan penandatangan kerja sama antara LPDB-KUMKM dengan Jamkrida Provinsi Banten dan Sulawesi Selatan tentang Penjaminan Pinjaman Kepada Koperasi dan Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah.

baca juga

Perluas Akses Pembiayaan

Sementara itu, Asosiasi Perusahaan Penjaminan Daerah (Aspenda) mendorong kolaborasi lebih jauh dengan LPDB-KUMKM. Ketua Aspenda Agus Subrata mengatakan, pihaknya terus mendorong terjalinnya kerja sama lebih intensif antara Penjaminan Kredit Daerah (Jamkrida) dengan LPDB-KUMKM.

Menurutnya LPDB-KUMKM merupakan lembaga yang memberikan pembiayaan kepada koperasi di seluruh Indonesia, yang penyalurannya bisa dijamin oleh Jamkrida.

“Sampai tahun 2023 nilai pembiayaan LPDB-KUMKM yang dijamin Jamkrida sekitar Rp3 triliun,” jelas Agus pada acara Rapat Koordinasi Lembaga Penjamin di Mercure Nexa Hotel, Jalan Supratman, Kota Bandung.

Di sisi lain, sebagai bentuk reciprocal business, Jamkrida juga memberikan informasi dan rekomendasi koperasi di provinsi masing kepada LPDB-KUMKM yang berpotensi dikelola. Tercatat, paling sedikit ada sekitar 150-an koperasi yang direkomendasikan.

“Kedepannya, kerja sama Jamkrida dan LPDB-KUMKM akan terus ditingkatkan dengan penguatan digitalisasi pelayanan, penguatan komunikasi dan koordinasi di lapangan terutama dalam melakukan assesmen koperasi yang akan dijadikan mitra,” tambah Agus yang juga Direktur Keuangan PT Penjaminan Kredit Daerah (Jamkrida) Jawa Barat.

Supomo mengatakan, pihaknya terus mendorong pembiayaan bagi koperasi. Mereka perlu dibantu agar usahanya bisa terus berkembang.

“Mari kita sama-sama meningkatkan sektor bisnis yang ada multiplayer efeknya. Makanya kami terus menggenjot agar pembiayaan bagi usaha mikro, kecil dan koperasi terus tumbuh. Salah satunya melalui keberadaan Jamkrida,” pungkas Supomo.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Sempat Hadapi Tantangan, Begini Cerita UMKM Batik ini Bangkit Lewat TikTok

Sempat Hadapi Tantangan, Begini Cerita UMKM Batik ini Bangkit Lewat TikTok

Lifestyle | Minggu, 25 Februari 2024 | 07:50 WIB

Terima Investasi dari Raffi Ahmad, Warung Makan Padang Ini Langsung Kebanjiran Pengunjung

Terima Investasi dari Raffi Ahmad, Warung Makan Padang Ini Langsung Kebanjiran Pengunjung

Lifestyle | Sabtu, 24 Februari 2024 | 14:59 WIB

Raffi Ahmad Effect, Rumah Makan Padang Ini Kebanjiran Rezeki

Raffi Ahmad Effect, Rumah Makan Padang Ini Kebanjiran Rezeki

Lifestyle | Sabtu, 24 Februari 2024 | 09:07 WIB

Jamkrindo Gelar Workshop Literasi Keuangan agar UMKM Naik Kelas

Jamkrindo Gelar Workshop Literasi Keuangan agar UMKM Naik Kelas

Bisnis | Jum'at, 23 Februari 2024 | 15:24 WIB

Kolaborasi Hadirkan Program untuk Dorong UMKM Lebih Maju

Kolaborasi Hadirkan Program untuk Dorong UMKM Lebih Maju

Press Release | Kamis, 22 Februari 2024 | 16:30 WIB

Genjot Cari Pasar Baru, Begini Strategi Kemendag Buka Peluang Ekspor Pangan

Genjot Cari Pasar Baru, Begini Strategi Kemendag Buka Peluang Ekspor Pangan

Bisnis | Minggu, 11 Februari 2024 | 10:13 WIB

Terkini

Kenapa Deretan Musisi Mundur dari Rans Carnival Jogja? Ini Kronologinya

Kenapa Deretan Musisi Mundur dari Rans Carnival Jogja? Ini Kronologinya

Lifestyle | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 12:19 WIB

Sisi Gelap Solo Traveling yang Gak Ada di Algoritma Instagram, Perempuan Wajib Tahu!

Sisi Gelap Solo Traveling yang Gak Ada di Algoritma Instagram, Perempuan Wajib Tahu!

Your Say | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 12:17 WIB

Hujan Mulai Turun, Ahmad Luthfi Optimis Target Produksi Padi Jateng 2026 Tercapai

Hujan Mulai Turun, Ahmad Luthfi Optimis Target Produksi Padi Jateng 2026 Tercapai

News | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 12:10 WIB

Menguak Andil Manusia, Benarkah Kepunahan Keenam akan Segera Tiba?

Menguak Andil Manusia, Benarkah Kepunahan Keenam akan Segera Tiba?

Your Say | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 12:10 WIB

Berapa Harga Jual Maksimal Beras SPHP ? Bulog Awasi Pengoplosan di Kendari

Berapa Harga Jual Maksimal Beras SPHP ? Bulog Awasi Pengoplosan di Kendari

Sulsel | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 12:09 WIB

Menguatkan Tata Kelola Keuangan Haji, BPKH Jaga Asa Jemaah Hari Ini dan Masa Depan

Menguatkan Tata Kelola Keuangan Haji, BPKH Jaga Asa Jemaah Hari Ini dan Masa Depan

Bisnis | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 11:58 WIB

Harga Cabai Merah Besar di Jayapura Tembus Rp120 Ribu per Kilogram

Harga Cabai Merah Besar di Jayapura Tembus Rp120 Ribu per Kilogram

Sulsel | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 11:54 WIB

Baekhyun EXO Dirikan Agensi Baru, CBX Dikabarkan Siap Bernaung Bersama

Baekhyun EXO Dirikan Agensi Baru, CBX Dikabarkan Siap Bernaung Bersama

Your Say | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 11:47 WIB

Penyaluran BSU Dinilai Bias Sektor Formal, Pakar UGM Desak Integrasi Basis Data Tunggal

Penyaluran BSU Dinilai Bias Sektor Formal, Pakar UGM Desak Integrasi Basis Data Tunggal

News | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 11:45 WIB

5 Rekomendasi Jam Tangan Digital Awet dan Terjangkau, Cocok Dipakai Outdoor dan Indoor

5 Rekomendasi Jam Tangan Digital Awet dan Terjangkau, Cocok Dipakai Outdoor dan Indoor

Lifestyle | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 11:45 WIB

×