Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.710.000
Beli Rp2.570.000
IHSG 6.007,656
LQ45 597,448
Srikehati 291,253
JII 359,060
USD/IDR 17.916

Perluas Akses Pembiayaan, LPDB-KUMKM Kolaborasi dengan Aspenda

Fabiola Febrinastri, Restu Fadilah

Senin, 26 Februari 2024 | 13:34 WIB
Perluas Akses Pembiayaan, LPDB-KUMKM Kolaborasi dengan Aspenda
Rapat koordinasi lembaga penjamin. (Dok: LPDB-KUMKM)

Suara.com - Sektor koperasi di Indonesia menjadi bagian penting bagi pertumbuhan dan juga pergerakan ekonomi masyakarat di berbagai sektor. Mulai dari sektor simpan pinjam, perdagangan, pangan, kerajinan tangan, hingga pariwisata, koperasi memegang peranan penting yang tidak bisa dilepaskan dari pertumbuhan ekonomi masyarakat baik secara regional maupun nasional.

Dari kondisi tersebut, Lembaga Pengelola Dana Bergulir Koperasi, Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (LPDB-KUMKM) sebagai satuan kerja dari Kementerian Koperasi dan UKM yang fokus dalam pembiayaan dan pinjaman dana bergulir kepada koperasi terus memperkuat ekosistem pembiayaan sektor tersebut. Hal ini tercermin dengan adanya penguatan sinergi antara LPDB-KUMKM dengan Lembaga-lembaga penjaminan dari berbagai daerah untuk satu visi dan satu tujuan dalam mengembangkan sektor koperasi untuk lebih maju dan naik kelas.

Direktur Utama LPDB-KUMKM, Supomo mengatakan, peranan lembaga penjaminan menjadi sangat strategis dalam ekosistem pembiayaan atau pinjaman dana bergulir dari LPDB-KUMKM kepada koperasi.

"Dengan ini kami mengajak kepada lembaga penjaminan dari berbagai daerah untuk secara bersama sama memperkuat koperasi-koperasi di Indonesia dengan pinjaman atau pembiayaan dana bergulir," kata Supomo dalam keterangannya, Senin (26/2/2024).

Menurut Supomo, dengan adanya lembaga penjaminan, koperasi-koperasi yang ingin mengajukan pinjaman atau pembiayaan dana bergulir kepada LPDB-KUMKM bisa lebih dimudahkan karena dapat mengajukan penjaminan, bilamana aset koperasi belum terpenuhi untuk persyaratan pinjaman.

"Dengan ada lembaga penjaminan, jika koperasi secara bisnis sehat, legalitas baik, dan aspek penilaian koperasi bagus, hanya saja dari sisi aset belum terpenuhi, disinilah peran lembaga penjaminan untuk membantu koperasi," tambah Supomo.

Dengan target pemerintah untuk mengejar Indonesia Emas pada 2045 ke depan, lanjut Supomo, diperlukan sinergi antar lembaga dalam mendukung sektor-sektor produktif yang memiliki dampak ganda ekonomi.

"Dukungan kepada sektor produktif akan semakin meningkat, apalagi yang memliki dampak pembukaan lapangan kerja, produk orientasi ekspor, hingga pengentasan kemiskinan, di 2024 LPDB-KUMKM terus memperkuat sektor produktif dengan penyaluran dana bergulir tentunya, dan kami membutuhkan peran lembaga penjaminan," kata Supomo.

Dalam kegiatan Rapat Koordinasi antara LPDB-KUMKM dan Lembaga Penjaminan Daerah juga dilaksanakan penandatangan kerja sama antara LPDB-KUMKM dengan Jamkrida Provinsi Banten dan Sulawesi Selatan tentang Penjaminan Pinjaman Kepada Koperasi dan Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah.

Perluas Akses Pembiayaan

Sementara itu, Asosiasi Perusahaan Penjaminan Daerah (Aspenda) mendorong kolaborasi lebih jauh dengan LPDB-KUMKM. Ketua Aspenda Agus Subrata mengatakan, pihaknya terus mendorong terjalinnya kerja sama lebih intensif antara Penjaminan Kredit Daerah (Jamkrida) dengan LPDB-KUMKM.

Menurutnya LPDB-KUMKM merupakan lembaga yang memberikan pembiayaan kepada koperasi di seluruh Indonesia, yang penyalurannya bisa dijamin oleh Jamkrida.

“Sampai tahun 2023 nilai pembiayaan LPDB-KUMKM yang dijamin Jamkrida sekitar Rp3 triliun,” jelas Agus pada acara Rapat Koordinasi Lembaga Penjamin di Mercure Nexa Hotel, Jalan Supratman, Kota Bandung.

Di sisi lain, sebagai bentuk reciprocal business, Jamkrida juga memberikan informasi dan rekomendasi koperasi di provinsi masing kepada LPDB-KUMKM yang berpotensi dikelola. Tercatat, paling sedikit ada sekitar 150-an koperasi yang direkomendasikan.

“Kedepannya, kerja sama Jamkrida dan LPDB-KUMKM akan terus ditingkatkan dengan penguatan digitalisasi pelayanan, penguatan komunikasi dan koordinasi di lapangan terutama dalam melakukan assesmen koperasi yang akan dijadikan mitra,” tambah Agus yang juga Direktur Keuangan PT Penjaminan Kredit Daerah (Jamkrida) Jawa Barat.

Supomo mengatakan, pihaknya terus mendorong pembiayaan bagi koperasi. Mereka perlu dibantu agar usahanya bisa terus berkembang.

“Mari kita sama-sama meningkatkan sektor bisnis yang ada multiplayer efeknya. Makanya kami terus menggenjot agar pembiayaan bagi usaha mikro, kecil dan koperasi terus tumbuh. Salah satunya melalui keberadaan Jamkrida,” pungkas Supomo.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Sempat Hadapi Tantangan, Begini Cerita UMKM Batik ini Bangkit Lewat TikTok

Sempat Hadapi Tantangan, Begini Cerita UMKM Batik ini Bangkit Lewat TikTok

Lifestyle | Minggu, 25 Februari 2024 | 07:50 WIB

Terima Investasi dari Raffi Ahmad, Warung Makan Padang Ini Langsung Kebanjiran Pengunjung

Terima Investasi dari Raffi Ahmad, Warung Makan Padang Ini Langsung Kebanjiran Pengunjung

Lifestyle | Sabtu, 24 Februari 2024 | 14:59 WIB

Raffi Ahmad Effect, Rumah Makan Padang Ini Kebanjiran Rezeki

Raffi Ahmad Effect, Rumah Makan Padang Ini Kebanjiran Rezeki

Lifestyle | Sabtu, 24 Februari 2024 | 09:07 WIB

Jamkrindo Gelar Workshop Literasi Keuangan agar UMKM Naik Kelas

Jamkrindo Gelar Workshop Literasi Keuangan agar UMKM Naik Kelas

Bisnis | Jum'at, 23 Februari 2024 | 15:24 WIB

Kolaborasi Hadirkan Program untuk Dorong UMKM Lebih Maju

Kolaborasi Hadirkan Program untuk Dorong UMKM Lebih Maju

Press Release | Kamis, 22 Februari 2024 | 16:30 WIB

Genjot Cari Pasar Baru, Begini Strategi Kemendag Buka Peluang Ekspor Pangan

Genjot Cari Pasar Baru, Begini Strategi Kemendag Buka Peluang Ekspor Pangan

Bisnis | Minggu, 11 Februari 2024 | 10:13 WIB

Terkini

Harga Bawang dan Beras Kompak Naik, Minyak Goreng Ikut Makin Mahal

Harga Bawang dan Beras Kompak Naik, Minyak Goreng Ikut Makin Mahal

Bisnis | Minggu, 14 Juni 2026 | 14:49 WIB

Pertamax Naik, Ojol: Saya Dari Awal Pakai Pertalite

Pertamax Naik, Ojol: Saya Dari Awal Pakai Pertalite

Bisnis | Minggu, 14 Juni 2026 | 12:40 WIB

Pegadaian Gelar LEXIS 2026 untuk Hadapi Transformasi Hukum Pidana Nasional

Pegadaian Gelar LEXIS 2026 untuk Hadapi Transformasi Hukum Pidana Nasional

Bisnis | Minggu, 14 Juni 2026 | 09:39 WIB

Penjelasan Dugaan Manipulasi Eskpor CPO Grup Salim, Mengapa Maybank Ikut Diperiksa?

Penjelasan Dugaan Manipulasi Eskpor CPO Grup Salim, Mengapa Maybank Ikut Diperiksa?

Bisnis | Sabtu, 13 Juni 2026 | 18:55 WIB

ILC Adopsi Standar Internasional, Menaker Dorong Keseimbangan Pelindungan dan Inovasi

ILC Adopsi Standar Internasional, Menaker Dorong Keseimbangan Pelindungan dan Inovasi

Bisnis | Sabtu, 13 Juni 2026 | 18:18 WIB

Bank Dunia Singgung 20 Persen Orang Kaya RI, Sebut Tak Tahu Diri

Bank Dunia Singgung 20 Persen Orang Kaya RI, Sebut Tak Tahu Diri

Bisnis | Sabtu, 13 Juni 2026 | 17:12 WIB

Investor Wajib Tahu, Indikator Utama Bisnis FnB Layak Difranchisekan

Investor Wajib Tahu, Indikator Utama Bisnis FnB Layak Difranchisekan

Bisnis | Sabtu, 13 Juni 2026 | 16:35 WIB

Penjualan Properti Anjlok, Pengembang Andalkan Kawasan Hunian-Komersial Terintegrasi

Penjualan Properti Anjlok, Pengembang Andalkan Kawasan Hunian-Komersial Terintegrasi

Bisnis | Sabtu, 13 Juni 2026 | 16:20 WIB

Bank Jakarta Permudah Layanan Warga Bayar Pajak Kendaraan

Bank Jakarta Permudah Layanan Warga Bayar Pajak Kendaraan

Bisnis | Sabtu, 13 Juni 2026 | 16:11 WIB

BTN Jakarta International Marathon 2026 Sukses Digelar, 20.500 Pelari Ramaikan Hari Pertama

BTN Jakarta International Marathon 2026 Sukses Digelar, 20.500 Pelari Ramaikan Hari Pertama

Bisnis | Sabtu, 13 Juni 2026 | 15:40 WIB