Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.875.000
Beli Rp2.760.000
IHSG ...
LQ45 ...
Srikehati
JII ...
USD/IDR 17.184

Sekupang Batam Jadi Kota Incaran Investor Asing, Ada Daya Pikat Apa di Sana?

Iwan Supriyatna | Suara.com

Rabu, 06 Maret 2024 | 18:16 WIB
Sekupang Batam Jadi Kota Incaran Investor Asing, Ada Daya Pikat Apa di Sana?
Proyek residensial Serenity Central City yang berlokasi di Sekupang, Kota Batam.

Suara.com - Sejumlah negara besar terus melihat Batam sebagai destinasi investasi yang menjanjikan. Di paruh pertama tahun 2023, Singapura mencatatkan nilai Penanaman Modal Asing (PMA) sebesar USD225,4 juta dari 901 proyek. Sementara itu, Perancis dan Hong Kong masing-masing mencatatkan PMA sebesar USD34,37 juta dan USD34,21 juta.

Samuel Jason, Managing Director dari proyek residensial Serenity Central City yang berlokasi di Sekupang, Kota Batam, menyebut bahwa Batam, Singapura, dan Malaysia yang terletak berdekatan membentuk golden triangle atau segitiga emas. Posisi Batam sendiri menjadi point hub sehingga memiliki high investment value.

Potensi Batam yang kian menonjol praktis membuat segelintir kawasan yang ada di kota ini ikut terkerek perkembangan dan nilainya.

“Terutama kawasan Sekupang yang semakin hari semakin menunjukkan daya pikat bagi investor asing dan lokal. Tak hanya punya pesona kekayaan alam yang masih terjaga, Sekupang juga sangat menjanjikan sebagai sasaran investasi khususnya di sektor properti,” papar Jason.

Saat ini, Sekupang tengah dikembangkan menjadi kawasan destinasi wisata selanjutnya di Batam. Peluang ini diprediksi membuat harga tanah di kawasan akan terus mengalami peningkatan per tahunnya. Maka tak heran, proyek resort city development yang dikembangkan Central Group yakni Serenity Central City ikut diincar banyak investor dari negara luar.

“Selain Singapura dan Malaysia yang jadi investor tetap, banyak juga dari Korea, Jepang, sampai Qatar dan UAE,” imbuh Jason.

Proyek Hits di Batam “Serenity Central City” Hadir di BCA Expoversary 2024

Serenity Central City dalam perjalanannya menjadi kawasan residensial turut dikembangkan dalam konsep menyatukan harmoni antara bisnis, gaya hidup, dan leisure.  Mengenai lokasi pun menjanjikan lantaran bakal dilintasi rencana jalur Light Rail Transit (LRT). Dimana Stasiun LRT Sekupang hanya selangkah, dan berjarak dekat dengan rencana LRT fase dua rute Batu Ampar - Sekupang.

Tak hanya itu pengembangan Serenity Central City juga dilakukan searah dengan Environmental, Social, and Governance atau ESG. Secara harfiah, ESG merupakan konsep yang mengedepankan kegiatan pembangunan, investasi maupun bisnis yang berkelanjutan dengan tiga kriteria tersebut yaitu lingkungan, sosial, serta tata kelola.

Bagi yang mengincar properti sebagai ladang investasi, maka produk Serenity Central City yang kini tengah dipasarkan yakni Beachside sangat layak diperuntukkan sebagai aset sewaan. Mengingat nilai kapitalnya dalam beberapa tahun mendatang akan semakin besar.

“Kami membuka Beachside karena melihat market-nya semakin bagus. Total ada 218 unit yang bakal kami bangun. Lalu karena ini lokasinya benar-benar di bibir pantai, maka kami desain unitnya bergaya minimalis tropis dengan harga Rp4 sampai Rp10 miliar,” Jason menjelaskan.

Adapun demi memperkenalkan Beachside lebih dekat dengan konsumen di seputar Jabodetabek, Serenity Central City hadir di BCA Expoversary 2024 yang digelar pada 29 Februari hingga 3 Maret di ICE BSD, Tangerang. Dalam pameran ini, calon konsumen ditawarkan promo spesial berupa suku bunga 2,67% lengkap dengan pengalaman private trip ke Batam dan Singapura selama 2 hari 1 malam.

“Dari 600 pengembang yang kerja sama dengan BCA, kami terpilih untuk kembali ikut serta di pameran ini. Jadi ini keempat kalinya kami berpartisipasi, dari sekian banyaknya pengembang nasional yang ada,” ujarnya.

Terkait kemudahan akses, jarak antara Serenity Central City dengan Bandara Internasional Hang Nadim bisa ditempuh dalam waktu 30 menit berkendara. Jika ingin ke Kota Batam, perlu waktu 20 menit dan hanya 15 menit menuju Nagoya Batam.

Serenity Central City menawarkan nuansa hunian yang tidak biasa dengan akses pemandangan tanpa batas ke laut, pantai, dan Marina Bay Sands Singapura langsung dari atas perbukitan. Hal ini diyakini akan membuat penghuni lekat dengan suasana hidup di vila dan resor setiap harinya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

4 Fakta Bullying Remaja di Batam: Pelaku Ditangkap, Motif Diduga Sakit Hati

4 Fakta Bullying Remaja di Batam: Pelaku Ditangkap, Motif Diduga Sakit Hati

News | Minggu, 03 Maret 2024 | 09:55 WIB

Aksi Perundungan di Batam Viral, Terduga Pelaku Didatangi Keluarga Korban, malah Mewek Ketakutan

Aksi Perundungan di Batam Viral, Terduga Pelaku Didatangi Keluarga Korban, malah Mewek Ketakutan

News | Jum'at, 01 Maret 2024 | 19:51 WIB

Miris! Viral Video Aksi Bully Sekelompok Remaja Putri, Korban Ditendang Berulang Kali

Miris! Viral Video Aksi Bully Sekelompok Remaja Putri, Korban Ditendang Berulang Kali

Your Say | Jum'at, 01 Maret 2024 | 17:36 WIB

Terkini

Cara Andi Hakim Tilap Dana Nasabah Rp28 Miliar, Modus 'BNI Deposito Investment'

Cara Andi Hakim Tilap Dana Nasabah Rp28 Miliar, Modus 'BNI Deposito Investment'

Bisnis | Minggu, 19 April 2026 | 14:51 WIB

Viral Gerakan Tutup Rekening, BNI Janji Kembalikan Dana Gereja di Aek Nabara

Viral Gerakan Tutup Rekening, BNI Janji Kembalikan Dana Gereja di Aek Nabara

Bisnis | Minggu, 19 April 2026 | 12:51 WIB

Skandal Dana Umat di Aek Nabara, BNI Janji Dana Gereja Dikembalikan Sepenuhnya

Skandal Dana Umat di Aek Nabara, BNI Janji Dana Gereja Dikembalikan Sepenuhnya

Bisnis | Minggu, 19 April 2026 | 12:33 WIB

Iran Kembali Tutup Selat Hormuz Sampai Waktu yang Tak Ditentukan, Gegara Ulah Trump

Iran Kembali Tutup Selat Hormuz Sampai Waktu yang Tak Ditentukan, Gegara Ulah Trump

Bisnis | Minggu, 19 April 2026 | 12:26 WIB

Pemerintah Segera Tutup Praktik Open Dumping di Seluruh TPA

Pemerintah Segera Tutup Praktik Open Dumping di Seluruh TPA

Bisnis | Minggu, 19 April 2026 | 11:17 WIB

Pemerintah Mulai Kaji Kereta Papua, Rute Sentani-Kota Jayapura Jadi Proyek Awal

Pemerintah Mulai Kaji Kereta Papua, Rute Sentani-Kota Jayapura Jadi Proyek Awal

Bisnis | Minggu, 19 April 2026 | 10:47 WIB

Harga BBM Naik, Ini Warga RI yang 'Halal' Beli Bensin Subsidi

Harga BBM Naik, Ini Warga RI yang 'Halal' Beli Bensin Subsidi

Bisnis | Sabtu, 18 April 2026 | 18:35 WIB

Permudah Akses Keuangan Pedagang, BTN Ekspansi Bisnis ke Ekosistem Koperasi Pasar

Permudah Akses Keuangan Pedagang, BTN Ekspansi Bisnis ke Ekosistem Koperasi Pasar

Bisnis | Sabtu, 18 April 2026 | 16:49 WIB

Lawan Imunitas Algoritma, Prof Harris: Masa Rokok Bisa Digugat, Kode Digital Tidak?

Lawan Imunitas Algoritma, Prof Harris: Masa Rokok Bisa Digugat, Kode Digital Tidak?

Bisnis | Sabtu, 18 April 2026 | 16:43 WIB

Ambisi Swasembada Gula 2028 Terganjal Mesin Tua dan Kiamat Lahan

Ambisi Swasembada Gula 2028 Terganjal Mesin Tua dan Kiamat Lahan

Bisnis | Sabtu, 18 April 2026 | 15:53 WIB