Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.798.000
Beli Rp2.660.000
IHSG 6.971,953
LQ45 674,558
Srikehati 329,471
JII 461,839
USD/IDR 17.363

Bos Garuda Indonesia Yakin Angkut Banyak Penumpang di 2024

Achmad Fauzi | Suara.com

Jum'at, 08 Maret 2024 | 16:28 WIB
Bos Garuda Indonesia Yakin Angkut Banyak Penumpang di 2024
Direktur Utama Garuda Indonesia, Irfan Setiaputra. (Suara.com/Achmad Fauzi)

Suara.com - Maskapai penerbangan RI sangat optimis bisa mengangkut banyak penumpang pada tahun 2024. Pasalnya, sudah banyak orang yang kini mulai pede untuk kembali bepergian dengan pesawat.

Direktur Utama PT Garuda Indonesia (Persero) Tbk., Irfan Setiaputra mengatakan, optimis ini terlihat dari jumlah pergerakan pesawat yang meningkat pada tahun 2023. Bahkan, dia menargetkan, jumlah pergerakan di tahun 2024 ini bisa melebihi sebelum masa pandemi pada tahun 2019

"Ngomong 2024, sebenarnya kita sangat optimis, pergerakan di 2023 itu signifikan meningkat meramalkan potensi terbang dibandingkan 2019 naik, dari 45 juta jadi 47 juta," ujar Irfan dalam diskusi Forwahub Bertajuk "Potensi Penumpang Pesawat 2024", di Kantor Kemenhub, yang dikutip Jumat (7/3/2024).

Irfan telah menyiapkan strategi untuk tetap bisa mengangkut banyak penumpang di tahun 2024. Pihaknya, akan terus menambah frekuensi penerbangan untuk mengakomodir animo penumpang pesawat.

Apalagi, menurut dia, pasar penerbangan Garuda Indonesia baik domestik dan internasional masih besar dibandingkan maskapai lain

"Kita lihat juga market kita sebenernya sangat besar, domestik dan Internasional. Kalau ditanya bagaimana optimisme kita dengan Citilink, prinsip-prinsip sama jangan kalah sama warna yang lain, kita sering muncul," ucap dia.

Selain itu, Irfan juga berupaya untuk menambahkan pesawat berbadan lebar atau wide body di rute-rute penerbangan yang gemuk.

"Kita akan tambah wide body untuk domestik, Bali, Medan, Makassar dan Balikpapan. Kami cukup optimis pada tahun ini," imbuh dia.

Dalam kesempatan yang sama, Direktur Utama Citilink Indonesia, Dewa Kadek Rai mengungkapkan, pemulihan penumpang sudah terlihat pada awal tahun ini. Tercermin, dari tingkat keterisian penumpang pada Januari 2024 naik 16-17 persen dibandingkan tahun lalu.

Kadek melihat, pemulihan penumpang pesawat ini terus berlanjut hingga bulan Februari 2024, di mana jumlah penumpang terus mengalami kenaikan.

"Recovery airlines sudah mulai keliatan mulai Februari. Kita harap Maret yang notabene setiap tahun paling low season tahun ini, Alhamdulillah masih mendapatkan faktor tinggi," pungkas dia.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Garuda Indonesia Ikut Raih Cuan dari Konser Taylor Swift di Singapura

Garuda Indonesia Ikut Raih Cuan dari Konser Taylor Swift di Singapura

Bisnis | Kamis, 07 Maret 2024 | 21:16 WIB

Kemenhub Yakin Penumpang Pesawat Bakal Kembali Penuhi Bandara Tahun Ini

Kemenhub Yakin Penumpang Pesawat Bakal Kembali Penuhi Bandara Tahun Ini

Bisnis | Kamis, 07 Maret 2024 | 19:27 WIB

Bos Garuda Indonesia Curhat Dapat Cuan Dikit Selama Kelola Bisnis Maskapai

Bos Garuda Indonesia Curhat Dapat Cuan Dikit Selama Kelola Bisnis Maskapai

Bisnis | Kamis, 07 Maret 2024 | 18:07 WIB

Terkini

Rupiah Keok ke Rp17.410, Subsidi Energi Jebol Rp118 Triliun

Rupiah Keok ke Rp17.410, Subsidi Energi Jebol Rp118 Triliun

Bisnis | Selasa, 05 Mei 2026 | 12:43 WIB

Potret Ketenagakerjaan RI: Pekerja Formal Menurun, Puluhan Juta Rakyat Pilih Kerja Serabutan

Potret Ketenagakerjaan RI: Pekerja Formal Menurun, Puluhan Juta Rakyat Pilih Kerja Serabutan

Bisnis | Selasa, 05 Mei 2026 | 12:31 WIB

Dorong Pemberdayaan Perempuan, Pegadaian Dukung Kartini Race 2026: Tonggak Baru Motorsport Indonesia

Dorong Pemberdayaan Perempuan, Pegadaian Dukung Kartini Race 2026: Tonggak Baru Motorsport Indonesia

Bisnis | Selasa, 05 Mei 2026 | 12:21 WIB

BPS: Ekonomi Indonesia Tumbuh 5,61 Persen pada Triwulan I 2026, Industri Pengolahan Jadi Penopang

BPS: Ekonomi Indonesia Tumbuh 5,61 Persen pada Triwulan I 2026, Industri Pengolahan Jadi Penopang

Bisnis | Selasa, 05 Mei 2026 | 12:17 WIB

Perkuat Kesiapan Asesmen Skala Nasional, 91 Ribu Siswa Ikuti Try Out Digital PIJAR

Perkuat Kesiapan Asesmen Skala Nasional, 91 Ribu Siswa Ikuti Try Out Digital PIJAR

Bisnis | Selasa, 05 Mei 2026 | 11:56 WIB

3 Bulan Pertama 2026 Ekonomi RI Terkontraksi 0,77 Persen, Sektor Energi Menjerit

3 Bulan Pertama 2026 Ekonomi RI Terkontraksi 0,77 Persen, Sektor Energi Menjerit

Bisnis | Selasa, 05 Mei 2026 | 11:52 WIB

Nilai Tukar Rupiah Diramal Bisa Terus Melemah Hingga ke Level Rp 17.550/USD

Nilai Tukar Rupiah Diramal Bisa Terus Melemah Hingga ke Level Rp 17.550/USD

Bisnis | Selasa, 05 Mei 2026 | 11:49 WIB

Rupiah Tembus Rp17.437, Bank Indonesia : Semua Mata Uang Negara Berkembang Melemah

Rupiah Tembus Rp17.437, Bank Indonesia : Semua Mata Uang Negara Berkembang Melemah

Bisnis | Selasa, 05 Mei 2026 | 11:36 WIB

Rupiah Ambruk, Ekonomi RI Triwulan I-2026 Minus 0,77 Persen

Rupiah Ambruk, Ekonomi RI Triwulan I-2026 Minus 0,77 Persen

Bisnis | Selasa, 05 Mei 2026 | 11:33 WIB

Community Gateway Telkomsat Dorong Percepatan Digital Inklusif di Wilayah 3T

Community Gateway Telkomsat Dorong Percepatan Digital Inklusif di Wilayah 3T

Bisnis | Selasa, 05 Mei 2026 | 11:27 WIB